Kamu Termasuk Seorang People Pleaser? Segera Stop dan Lakukan 6 Hal Ini

Rahmat Jiwandono
Kamis 09 Februari 2023, 16:50 WIB
Ilustrasi people pleaser. (Sumber : freepik)

Ilustrasi people pleaser. (Sumber : freepik)

Techverse.asia - People pleaser menjadi istilah yang kerap digunakan masyarakat untuk melabeli seseorang yang tidak bisa menolak permintaan orang lain. Apakah benar pemaknaan tersebut?

Psikolog UGM, Smita Dinakaramani, S.Psi., M.Psi., Psikolog.,  menjelaskan bahwa people pleaser merupakan pelabelan informal bagi individu yang memiliki keinginan kuat untuk menyenangkan orang lain.

"People Pleaser ini basically membantu dengan motif untuk menyenangkan orang lain meski itu merugikan dirinya sendiri. Itu perbedaanya dengan orang yang benar-benar mau membantu, bisa memetakan kapasitasnya sampai mana bisa membantu atau tidak," paparnya, saat dihubungi Kamis (9/2/2023).

Smita menyebutkan terdapat beberapa ciri yang mencerminkan people pleaser. Ciri dalam diri orang dengan people pleaser adalah memprioritaskan kepentingan maupun perasaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri. Bahkan, jika hal tersebut merugikan dirinya sendiri tidak menjadi persoalan bagi people pleaser.

"People Pleaser akan menaruh kebutuhan diri sendiri pada urutan paling akhir. Perasaan, kebutuhan, serta opini diri tidak lebih penting dari orang lain," ujarnya.

Dosen Fakultas Psikologi UGM ini menjelaskan ciri lain people pleaser yakni ingin terlihat sempurna. Dengan terlihat sempurna diharapkan dapat menyenangkan semua orang. Sementara ciri di luar diri, people pleaser ini memiliki keinginan kuat semua orang untuk menyukai dirinya.

Baca Juga: Netflix Perluas Paket Berbagi Berbayar di Empat Negara Baru: Akan Blokir Perangkat yang Ilegal Membagikan Password

Ada keinginan untuk mendapatkan validasi diri yang baik dari orang lain yang sangat kuat. Di samping itu, membiarkan dirinya untuk dimanfaatkan oleh orang lain. Lalu, mudah atau sering meminta maaf karena penuh dengan rasa bersalah maupun takut disalahkan.

"Ciri lain saat menolak atau menetapkan batasan kemudian muncul perasaan bersalah yang sangat mendalam," katanya.

Berikutnya, people pleaser juga takut terhadap konflik. Ada perasaan cemas, tidak nyaman, serta takut apabila tidak disetujui orang lain. People pleaser bisa terjadi kepada siapa saja. Pasalnya, menjadi sebuah hal yang wajar untuk memiliki keinginan agar disukai oleh orang lain.

"Ya ini bisa terjadi ke siapa saja karena pada dasarnya semua orang ingin diterima dan disukai," katanya.

Menurutnya, ada banyak penyebab atau faktor pendorong mengapa mereka menjadi people Pleaser. Salah satunya, kepercayaan diri (self esteem) yang rendah. Saat melihat orang lain lebih keren maka orang dengan kepercayaan diri rendah akan menganggap bahwa perasaan maupun pendapatnya bukanlah hal yang penting dibandingkan perasaan dan pendapat orang lain.

"Orang-orang dengan kepercayaan diri rendah kalau mengatakan Yes merasa jadi berguna, tetapi jika menyatakan No jadi merasa tidak berguna," tutur dia.

Faktor lain, sikap people pleaser ditujukan untuk menghindari konflik dengan orang lain. Untuk menghindari konflik yang dilihat sebagai perbedaan menjadikan people Pleaser berusaha menyamakan pendapatnya dengan orang lain. Lalu, rasa cemas karena ingin bisa beradaptasi untuk bisa disukai orang lain. People pleaser memiliki kecemasan karena takut konflik dan ditolak.

"Semua motifnya ya agar semua suka," terangnya.

Baca Juga: Dampak Buruk dari Hustle Culture, Kenali Ciri-cirinya!

Ia menambahkan, faktor budaya juga menjadi salah satu faktor pendorong mengapa orang menjadi people pleaser. Misal suatu negara memiliki nilai-nilai untuk memprioritaskan kebutuhan orang lain di atas kepentingan diri sendiri akan mempengaruhi masyarakat didalamnya untuk menurunkan nilai tersebut.

Sikap people pleaser ini apabila terus berlangsung disebutkan Smita bisa mengakibatkan kelelahan fisik dan mental. Tak hanya itu, people pleaser yang berlebihan dapat berakibat sulitnya mengetahui keinginan diri sendiri (lost sense of self) karena segala yang dilakukan dan dipilihnya tergantung pada orang lain. Lalu, bisa menyebabkan perasaan tertekan karena tidak menjadi dirinya sendiri. Penampilan juga terabaikan karena acuh terhadap kepentingan diri sendiri.

"Sikap people pleaser juga bisa berdampak pada hubungan sosial. Saat di tempat kerja berusaha baik ke semua orang lalu sampai rumah sudah capek fisik mental kalau tidak pandai mengelola emosi akhirnya mudah marah pada anggota keluarga," urainya.

Lantas bagaimana untuk berhenti menjadi people pleaser? Smita membagikan sejumlah tips yang bisa diikuti. Pertama, menanamkan pola pikir (mindset) untuk bisa menjaga diri sendiri. Mengutamakan diri sendiri tidak berarti menjadi egois karena kebahagiaan orang lain bukan menjadi tanggung jawab utamamu dan jangan menjadikannya sebagai beban.

Kedua, memahami bahwa kita tidak bisa membuat semua orang senang dan menyukaimu. Hal ini penting untuk dipahami agar tidak memaksakan diri secara terus menerus untuk bisa disukai oleh orang lain karena akan mengakibatkan kelelahan fisik dan mental.

"Pahami tidak semua orang akan menyukai kita. Impossible bisa menyukai orang 100 persen, bahkan orang terdekat kita pun ada hal-hal yang tidak kita sukai," jelasnya.

Ketiga, membuat batasan diri menolong orang lain. Kenali kemampuan diri, sejauh mana bantuan yang bisa diberikan. Keempat,  memahami berkonflik tidaklah selalu menjadi hal yang buruk. Mengutarakan pendapat yang berbeda dengan komunikasi yang sehat justru dapat meningkatkan hubungan.

Kelima, cobalah untuk menahan diri untuk tidak spontan menerima permintaan orang lain. Misalnya ada orang yang minta dibantu pekerjaannya atau permintaan tolong lainnya, coba untuk tidak langsung mengiyakan. Ambil waktu untuk memikirkan seberapa penting persoalnnya dan apakah kita berada dalam kapasitas bisa membantu.

Keenam, belajar untuk berkata tidak. Menolak hal yang tidak sesuai dengan perasaan maupun keinginan diri bukanlah berarti menjadi orang yang buruk ataupun menjatuhkan orang lain. "Belajar pelan-pelan, coba sampaikan pendapat yang kita inginkan dahulu dan baru setelah itu menolak. Misal saat diminta untuk lembur sampai jam 9 malam, sampaikan saya keberatan kalau lembur sampai jam 9  malam karena masih harus mengurus keluarga di rumah dan tawarkan bagaimana jika lemburnya hanya sampai jam 6 saja," katanya.

Apabila cara-cara ini masih belum efektif, masih kesulitan untuk menghilangkan sifat people pleaser bahkan sudah sangat menganggu ketenangan jiwa dan relasi sosial, Smita mengimbau untuk jangan ragu meminta bantuan pada tenaga ahli atau profesional untuk berkonsultasi.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle29 Juni 2026, 17:45 WIB

Loreal dan Shopee Gelar House of Beauty Hyper Brand Day

Keduanya menyatukan 13 brand legendaris Loreal di Shopee Mall.
Loreal x Shopee. (Sumber: ist)
Techno29 Juni 2026, 17:01 WIB

Oppo Enco Air 5S: Earbud Semi-in-Ear Pertamanya Resmi Dilansir

Bobot earbud ini sangat ringan cuma 3,9 gram saja.
Oppo Enco Air 5S. (Sumber: Oppo)
Startup29 Juni 2026, 16:47 WIB

Floq Jalin Kolaborasi dengan Sejumlah Perusahaan Aset Digital

‘The Genesis’ Babak Baru FLOQ Perkuat Ekosistem Aset Digital.
Floq. (Sumber: ist)
Techno29 Juni 2026, 15:55 WIB

Apple Menaikkan Harga Sebagian Besar Perangkat Kerasnya, Berapa?

Meski begitu, sejauh ini produk iPhone dan AirPods belum terdampak kenaikan harga RAM.
MacBook Neo.
Lifestyle29 Juni 2026, 15:10 WIB

Anime Kagurabachi akan Tayang di Crunchyroll Mulai April 2027

Serial Baru dari Kreator Takeru Hokazono Akan Tayang Perdana di Crunchyroll.
Kagurabachi. (Sumber: Crunchyroll)
Techno29 Juni 2026, 14:54 WIB

Oppo Memperkenalkan Reno 16 Series, Punya Desain Planet Pop 3D

Peluncuran tiga ponsel ini berkolaborasi bersama idol K-pop Babymonster.
Oppo Reno 16 Series Pop White. (Sumber: Oppo)
Hobby27 Juni 2026, 18:35 WIB

Sony Alpha Festival 2026: Satukan Teknologi, Kreativitas, dan Komunitas Kreator

Acara ini menghadirkan pengalaman digital imaging yang lebih interaktif melalui experience zone, workshop, talkshow, dan photo walk.
Sony Alpha Festival 2026. (Sumber: istimewa)
Techno27 Juni 2026, 18:30 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis Global, Cek Spesifikasi dan Harganya

Perangkat ini menggabungkan sistem audio sembilan speaker rancangan JBL, layar 2,5K yang menakjubkan, dan fleksibilitas yang ditingkatkan.
Lenovo Tab Plus Gen 2. (Sumber: Lenovo)
Automotive26 Juni 2026, 21:51 WIB

Spesifikasi New Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista, Tersedia 7 Kelir

New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista with TSS telah sepenuhnya terintegrasi dengan aplikasi mToyota.
New Toyota Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista. (Sumber: toyota)
Techno26 Juni 2026, 20:53 WIB

XLSmart x Tencent Cloud Rampung Proyek Transformasi Cloud Skala Besar

Jejak global Tencent Cloud telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia.
XLSMART. (Sumber: dok. visious)