Nike Memperkenalkan Air Max 95000, Bakal Rilis Akhir November 2025

Rahmat Jiwandono
Kamis 30 Oktober 2025, 15:38 WIB
Nike Air Max 95000. (Sumber: Nike)

Nike Air Max 95000. (Sumber: Nike)

Techverse.asia - Nike memadukan bentuk dan fungsi futuristik dalam sepatu Air Max 95000 terbarunya, sebuah siluet cetak tiga dimensi (3D) yang memberi penghormatan kepada Air Max 95 yang ikonis sekaligus menandai era baru inovasi sepatu kets. Nike Air Max 95000 akan tersedia dalam warna Black/Volt pada 28 November 2025 di Amerika Serikat (AS).

Nike Air Max 95000 adalah sepatu pertama yang lahir dari Project Nectar Nike, sebuah proses cetak yang diformulasikan secara khusus yang memberikan daya tahan dan daya tarik pada sol luar serta hiasan berani pada bagian atas cetak 3D, membuka kemungkinan baru untuk berekspresi.

Baca Juga: One Piece Season 2 Tetapkan Tanggal Rilis, Kru Luffy Tiba di Pulau Drum

Nike Air selalu berkomitmen untuk mendobrak batasan dan menginspirasi generasi mendatang. Air Max 95000 menghidupkan inspirasi tersebut melalui inovasi yang menghadirkan kreativitas dan kesempatan untuk berekspresi,” terang Vice President (VP) of Nike, North America Brand Management, Brittany Shelton seperti kami kutip, Kamis (30/10/2025).

Menurut Britanny, Nike Air Max 95000 mencerminkan posisi terdepan jenama olahraga asal Paman Sam tersebut di garda depan budaya sneaker.

Itu mengingatkan kembali sejarah empat dekade silam yang mana Nike dalam gaya Nike Air sekaligus memberikan gambaran sekilas tentang kemungkinan masa depan desain komputasional dan alas kaki cetak - tempat eksplorasi kreatif bertemu personalisasi, yang mendorong keunikan yang didambakan sekaligus performa atletis.

Baca Juga: Nike x Converse x Alexis Sablone Hadirkan Sepatu Skateboard Edisi Terbatas

Siluet ini dibangun berdasarkan bentuk futuristik Nike Air Max 1000 pertama di jenisnya, yang dikembangkan bersama Zellerfeld menggunakan printer Gen3 multiwarna terbaru milik perusahaan, dengan menumpuk sasis cetak 3D yang sama dengan unit Max Air 'Big Bubble' di bagian tumit dan unit Max Air yang lebih kecil di bagian kaki depan untuk memberikan rasa lembut, halus, dan cukup kenyal di bawah kaki.

“Zellerfeld didirikan untuk menata ulang bagaimana alas kaki diciptakan dan dinikmati. Apa yang berawal dari ide mendalam untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada para kreator telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar,” kata Chief Executive Officer (CEO) Zellerfeld Cornelius Schmitt.

Kini, merek Nike yang menggunakan pelantar Zellerfeld untuk mendesain lebih cepat, menguji ide secara instan, bereksperimen tanpa batas, dan mewujudkan siluet yang benar-benar baru. “Nike selalu mendefinisikan masa depan alas kaki, dan teknologi kami dapat membantu membuka kemungkinan baru dalam desain,” ujarnya.

Baca Juga: Adidas x Humanrace Luncurkan Adizero Evo SL Earth, Harganya Rp2 Jutaan

Aplikasi Nike Air yang unik ini menjadi penghormatan bagi Air Max 95, 30 tahun setelah diperkenalkan sebagai inovasi Air terdepan pada masanya. Siluet ini juga merujuk pada masa depan Air, sebuah platform inovasi tanpa batas yang teknologinya yang cair dan ekspresif menjangkau seluruh merek, mulai dari pakaian dan alas kaki berperforma tinggi hingga siluet streetwear ultramodern.

“Kami tidak akan pernah mampu menciptakan siluet ini menggunakan metode tradisional, dan desain berkontur yang terpahat serta aplikasi Air yang futuristik ini hanyalah awal dari perjalanan bertahun-tahun bersama Zellerfeld dan apa yang kami lihat sebagai kemungkinan tak terbatas di era baru alas kaki cetak 3D,” tambah Britanny.

Baca Juga: Converse x Shai 001 Hadirkan Seri Family, Punya 3 Pilihan Warna

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)