Meminjamkan teman uang atau memberikan utang kepada teman, untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan atau keperluan, adalah perbuatan terpuji. Dengan demikian, kita bisa menolong teman dan membuat mereka terlepas dari kesulitan. Apalagi menolong orang lain adalah salah satu perbuatan yang juga disukai oleh Tuhan dalam ajaran agama apapun.
Akan tetapi, kondisi keuangan kita tidaklah selalu fit dan baik-baik saja. Karena kita adalah manusia biasa yang mungkin sedang menghadapi masalah keuangan. Alasan lainnya, bisa saja kita sedang berhemat dan menabung, karena ingin membeli barang yang kita inginkan atau berwisata ke luar kota yang sudah diimpikan.
Masalah lain yang juga harus dipikirkan adalah risiko meminjamkan uang. Apabila teman terus menunggak utang atau tidak sanggup mengembalikannya, maka kamu harus merelakan uangmu. Termasuk juga dampak lainnya, yaitu rusaknya pertemanan.
Maka dari itu, menolak permintaan utang dari teman adalah keputusan yang bijaksana, setidaknya untuk dirimu sendiri. Dan untuk kamu yang membutuhkan beberapa cara untuk menolak permintaan teman yang akan berutang, berikut langkah yang bisa dicoba.
Berikan Kail
Rasa tidak enak juga bisa meliputi dirimu, saat menolak permintaan utang teman. Namun, kita juga harus ingat, bahwa seseorang bisa menjadi manja karena terus-terusan dimudahkan mendapat utang dari teman atau kerabatnya.
Daripada memberi uang, bantu dengan hal lain yang membuat berdaya. Seperti, memperbaiki resume atau CV mereka agar lebih menarik; memberikan informasi lowongan kerja yang cocok; atau mengusulkan baginya menjual barang-barang miliknya.
Kesepakatan Ketat
Untuk cara yang satu ini bisa dibilang cukup tega dan tegas. Tujuannya jelas, agar kita terlindungi dan syukur-syukur bisa menjadi strategi menolak secara halus pinjaman utang.
Sejak temanmu mengajukan utang, tegasnya poin-poin seperti tenggat waktu pelunasan; utang akan dibayar via transfer atau tunai; utang akan dicicil atau dibayar sekali lunas.
Jangan lupa catat juga kesepakatan itu dalam pesan WhatsApp, percakapan lain atau surat elektronik. Tujuannya agar kesepakatan utang piutang bisa diingat oleh kedua belah pihak.
Dari sini kamu akan tahu, teman yang berutang namun niat membayar hanya setengah-setengah atau yang tegas bisa membayar kembali. Bila temanmu menolak poin kesepakatan tadi, maka kamu bisa dengan ringan menolak permintaan utang dari temanmu. Alasannya? "Maaf, sepertinya aku tidak bisa mempercayakan utang padamu".
Tanyakan Tujuan Berutang
Temanmu ingin berutang dan kamu ragu untuk memberikan utang? Salah satu langkah yang bisa kamu ambil adalah menanyakan tujuan penggunaan uang dari utang tersebut.
Bila mereka meminjam karena keadaan yang mendesak, maka tak perlu ragu membantunya. Namun kalau ternyata tujuannya untuk foya-foya, tolak saja. Katakan secara terbuka kalau kamu lebih bisa meminjamkan uang karena alasan penting dan mendesak, bukan karena urusan bersenang-senang atau gaya hidup belaka.
Tolak Mentah-mentah Dengan Kalimat Sopan
Ada kalanya kamu harus menghilangkan perasaan tidak enak untuk menolak piutang, meskipun yang meminjam uang adalah teman dekat.
Katakan langsung bahwa kamu tidak dapat meminjamkan uang dan tidak ingin merusak hubungan pertemanan. Ingat, ketika sudah berurusan dengan uang, terkadang karakter orang bisa saja tak sama lagi. Bahkan mungkin, orang yang kita pinjami uang berubah menjadi orang yang tak kita kenal.
Katakan Tidak Punya Cukup Uang
Bila keuanganmu sedang buruk dan tidak ada dana cadangan biaya hidup setidaknya enam bulan ke depan, maka tolaklah permintaan utang dari temanmu dengan jujur. Katakan bahwa kamu tidak memiliki anggaran lebih untuk dialokasikan sebagai utang.
Perlu kamu pahami juga, bahwa memaksakan diri untuk menolong meski tidak mampu bisa memicu masalah baru.
Bertukar Peran
Sesekali bertukar peran dengan teman yang ingin meminjam uang, sepertinya akan menjadi ide yang bisa dicoba. Saat teman meminjam uang, katakan bahwa dirimu juga sedang membutuhkan uang pinjaman.
Ajukan pinjaman kepada temanmu yang sebelumnya menyatakan ingin berutang. Lalu lihatlah reaksi mereka atas penolakan terselubungmu itu.
Setelah mendapatkan ide di atas, mulai berani untuk menolak permintaan utang temanmu?












