Techverse.asia - Rockstar Games akhirnya resmi mengungkapkan harga untuk Grand Theft Auto VI (GTA VI) — dan fakta bahwa gim ini akan menjadi pengalaman pemain tunggal saat peluncuran — tepat sebelum pemesanan awal dibuka untuk judul yang sangat dinantikan ini. Permainan ini akan ditawarkan dalam dua edisi yakni standar dan Ultimate.
GTA VI edisi standar akan dihargai US$80 atau setara dengan Rp1,4 jutaan. Sementara itu, edisi Ultimate dari gim ini akan berharga US$100 atau hampir mencapai Rp1,8 jutaan dan menambahkan kendaraan, senjata, dan pakaian eksklusif yang terjalin dalam kisah Jason dan Lucia - karakter protagonis dalam permainan ini.
Akan ada juga edisi digital dan fisik Grand Theft Auto VI, tetapi versi "fisik" akan berupa kode dalam kotak, bukan dalam format cakram.
Baca Juga: Trailer Kedua GTA VI: Terinspirasi Dua Sejoli Bonnie dan Clyde
Saat mengungkapkan harga tersebut kemarin, Rockstar Games tidak menyebutkan fitur multipemain atau daring untuk GTA VI saat peluncurannya, hanya mencatat bahwa permainan ini terdiri dari pengalaman pemain tunggal yang berlatar evolusi seri terbesar dan paling imersif hingga saat ini.
Seperti diketahui bahwa gim GTA VI diproyeksikan akan dirilis pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan PS5 Pro serta Xbox Series X dan S. Sedangkan untuk pra-pemesanan sendiri akan dimulai pada Kamis (25/6/2026) melalui platform PlayStation Store, Microsoft Store, Rockstar Games Store, dan pengecer global.
Bagi pelanggan yang telah melakukan pra-pemesanan versi digital GTA VI dapat mulai melakukan pra-unduhan pada 12 November 2026. Edisi fisik gim ini, yang akan menyertakan kode unduhan di dalam kotak, akan tersedia untuk dijual mulai 12 November untuk mendukung pra-unduhan file gim yang diperkirakan akan sangat besar.
Baca Juga: Mengenal 6 Karakter dalam Gim Grand Theft Auto VI
Pertama kali diungkapkan pada akhir 2023 dengan trailer yang sekarang memiliki hampir 300 juta penayangan di Youtube, gim ini menampilkan duo seperti "Bonnie dan Clyde" yang beraksi di versi fiksi Miami, Florida, yang disebut "Vice City".
Meski baru akan rilis akhir tahun ini, namun Take-Two Interactive selaku penerbit GTA VI mengaku tak terlalu khawatir dengan hal tersebut. “Saat menetapkan tanggal terakhir, kami bilang, jika sebuah gim butuh penyempurnaan lebih lanjut untuk menjadi versi terbaiknya, kami akan memberinya lebih banyak waktu,” ujar CEO Take-Two Strauss Zelnick.
Strauss justru sangat senang dengan tanggal rilis baru yang telah dipilih tersebut. Menurutnya, tanggalnya berada di tahun fiskal yang sama, dan kebetulan merupakan waktu rilis yang tepat, dan tentu saja Take-Two sangat mendukung pendekatan Rockstar Games tersebut.
Baca Juga: Perilisan Gim Grand Theft Auto VI akan Ditunda hingga Mei 2026
Tanggal peluncuran baru tersebut menunda gim yang sangat dinantikan ini selama enam bulan penuh dari tanggal sebelumnya. Gim dunia terbuka ini sebelumnya ditunda dari tanggal peluncurannya di tahun ini menjadi 26 Mei 2026.
Perjalanan menuju titik ini bagi Rockstar Games sendiri sangat panjang dan berliku. Para penggemar telah lama menantikan sekuel GTA 5 setelah dirilis pada tahun 2013 dan menjadi salah satu gim terlaris sepanjang masa.
Rockstar Games telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan GTA VI pada Februari 2022 lalu, setelah pandemi Covid-19. Namun, setelah akun mereka diretas dan aset dari gim yang masih dalam pengembangan bocor secara daring, sehingga perusahaan harus terpaksa menunda jadwal perilisannya.
Pada saat yang sama, perusahaan juga menghadapi tekanan internal - dengan beberapa staf di Rockstar North, kantor pusatnya di Edinburgh, mengklaim bahwa perusahaan mencoba menghentikan pembentukan serikat pekerja dengan memecat mereka.
Baca Juga: Gameplay GTA VI Bocor di Internet, Rockstar Games Akui Jaringannya Diretas Hacker