Musim Hujan Was-was Dengan Koleksi Sukulenmu? Kami Sarankan Lakukan 3 Hal Berikut

Uli Febriarni
Minggu 26 Februari 2023, 16:36 WIB
sukulen (Sumber: samuderabibit)

sukulen (Sumber: samuderabibit)

Succulents atau sukulen, dikenal sebagai tanaman tahan kekeringan karena kemampuannya menyimpan air di batang dan daunnya.

Mereka senang mendapatkan air rendaman yang baik, agar tetap hidup dan tumbuh sehat. Hanya saja tidak terlalu banyak.

Membiarkan sukulen berada dalam kondisi kelembaban berlebih atau tanah basah terlalu lama, dapat mengundang masalah seperti serangan hama atau jamur, dan pembusukan akar.

Baca Juga: Menyusuri Desa Jatimulyo, Kawasan Eksotis di Perbatasan DIY dan Jateng

Baca Juga: Merawat Tanaman Palem Kuning Dengan 6 Langkah Mudah

Jadi jika kamu menanam sukulen di luar ruangan, musim hujan memang menjadi hal yang perlu diperhatikan. Terutama untuk sukulen yang lunak seperti Echeveria, Crassula, atau Kalanchoe yang lebih sensitif terhadap kelembapan dibandingkan varietas sukulen lainnya.

Hujan Dapat Membunuh Sukulen?

Laman Succulent Box menjelaskan, sedikit hujan sebenarnya tidak akan merusak sukulen, justru akan membantu membersihkan semua kotoran dan bahan kimia dari tanah tanaman. Pada saat yang sama, memberikan nitrogen yang dibutuhkan sukulen.

Sebaliknya, jika hujan yang terlalu sering dan deras, maka itu mulai harus kita waspadai.

Jadi jika kita tinggal di daerah yang cenderung hujan deras dan terlalu sering, ingatlah untuk memberikan sukulen perlindungan di luar ruangan. Atau lebih baik lagi menyimpannya sebagai tanaman indoor (dalam ruangan). 

Sumber Kematian Sukulen

1.Pot tidak memiliki lubang drainase. Beri lubang pada pot sukulen, kita dapat melubanginya sendiri, bila memang pot sama sekali tak berlubang.

2.Sukulen ditanam dalam wadah atau pot yang terbuat dari logam atau kayu. Perlu diingat, logam dapat berkarat saat basah dan kering. Jika karat ini masuk ke tanah sukulen, dapat merusak akar. Wadah kayu, dapat rusak dan menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri.

3.Sukulen ditanam dalam pot dengan campuran tanah yang buruk atau tidak cocok. Tidak seperti sukulen di dalam tanah, akar sukulen yang ditanam dalam pot memiliki ruang terbatas untuk tumbuh. Itu juga membatasi mereka menemukan nutrisi yang dibutuhkan selama musim hujan. Memindahkan sukulen kesayanganmu ke dalam ruangan adalah keputusan terbaik.

4.Kita tinggal di daerah bercurah hujan tinggi. Kalau sudah paham akan kondisi ini, atur dan bangunlah taman luar ruangan atau area tanam sukulen, dengan kemiringan tanah yang bagus.

Baca Juga: Tetap Disiplin Pakai Sunscreen Walau Musim Mendung Dan Sering Hujan

Melindungi Sukulen Dari Kematian Akibat Hujan

Beberapa orang tetap ingin kecantikan sukulennya ditampakkan dari halaman rumah (outdoor).

Jika kamu merupakan salah satu dari orang itu, ada tiga cara yang harus diterapkan, agar sukulen tidak mati sia-sia diguyur hujan di musim nan basah.

1. Tutupi Sukulen

Sukulen yang berada di luar ruangan, wajib kami tutup dengan payung, tenda, terpal, lembaran plastik UV atau polikarbonat.

Menutup sukulen berlaku baik yang ditanam di tanah langsung atau pot. Penutupan atau memberi atap bagi sukulen ini, cukup membantu mengurangi risiko pembusukan akar.

"Ini akan melindungi tanaman dari banyak air atau kelembapan yang bersentuhan dengan sukulen," tulis laman Garden Know How.

2. Tingkatkan Aliran Udara

Salah satu alasan mengapa hujan menjadi perhatian sukulen adalah infeksi jamur akibat kondisi lembab. Dengan meningkatkan aliran udara, risiko sukulen terkena penyakit jamur akan berkurang. Ini membuat sukulen kita memiliki peluang lebih tinggi untuk bertahan dari hujan.

Baca Juga: Sering Belanja Online Secara Impulsif? Simak Ancaman Siber yang Mengintai

Cara untuk meningkatkan aliran udara bagi sukulen, yakni mengangkat akar sukulen dari dalam tanah berada sedikit di atas tanah (tingginya sekitar 5 hingga 6 inci). Lalu membuat parit kecil di depannya. Cara ini memungkinkan angin bergerak ke atas gundukan tanah dan melewati sukulen (membantu tanah mengering). Pada saat yang sama, biarkan air mengalir menuruni 'lereng' daripada terkumpul di bawahnya.

Sementara untuk sukulen pot di luar ruangan, kita hanya perlu memastikan tanah media tanam kita memiliki lapisan kerikil atau batu di dasar wadah. Material ini akan meningkatkan drainase dan aliran udara yang lebih baik.

3. Pangkas Sukulen

Daun atau batang yang mati di bagian bawah, atau sekitar batang tanaman, dapat mendorong pembusukan setelah hujan.

Pasalnya, dalam kondisi demikian, air dapat terjebak di bawah atau sekitar sukulen. Kalau sudah demikian, tanah menjadi lembab dan menjadi lingkungan yang baik bagi bakteri.

Baca Juga: Jalan-Jalan Keliling 'Kota Bandar' Gresik: Menengok Pertemuan Warisan Kolonial dan Keberagaman

Periksa sukulen koleksimu sesekali, mengecek ada tidaknya daun atau batang yang mati. Pangkas. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)