Di Myanmar Hati-hati Kalau Mau Likes Dan Repost, Salah-salah Bisa Dipenjara

Uli Febriarni
Selasa 20 September 2022, 20:19 WIB
logo myanmar / myanmar gov

logo myanmar / myanmar gov

Setiap negara di dunia tentunya memiliki kebijakan sendiri-sendiri dalam mengatur warga negara mereka, agar bijak dalam bermedia sosial. Namun di Myanmar, pemerintahan Militer Myanmar memilih untuk menerapkan larangan keras kepada warga negaranya dalam beraktivitas di media sosial. Sekeras apa larangan tersebut?

Jadi, Pemerintah Myanmar mengancam penjara bagi pendukung atau pihak-pihak lain terkait, bila mereka menyukai, membagikan konten lawan atau oposisi junta militer di media sosial. Apa ancamannya? Hukuman penjara hingga 10 tahun!

Hal ini terang-terangan diumumkan oleh pemerintah junta militer setempat, pada Selasa (20/9/2022). Diketahui, junta militer memperingatkan masyarakat agar tidak menunjukkan dukungan moral untuk gerakan perlawanan 'teroris'. 

Baca Juga: Wattpad Akan Luncurkan Podcast di Spotify Asia Tenggara: Gandeng Penulis Asal Indonesia

Kekerasan terus menjadi pemberitaan mengenai Myanmar sejak militer merebut kekuasaan di negara yang punya sebutan Burma itu, awal tahun lalu. Bentrokan di berbagai front antara pasukan junta dan milisi yang bersekutu dengan pemerintah bayangan dan kelompok pro-demokrasi tak dapat terelakaan terus menjadi kabar buruk dari negara ini.

Baca Juga: Mengenal Ponsel yang Diklaim Tertipis dan Teringan di Dunia: Honor X40 5G

Menteri Penerangan dan juru bicara junta, Zaw Min Tin mengatakan, 'teroris' mencari dana untuk membunuh orang tak bersalah dalam kampanye mereka untuk mengacaukan negara, jadi dukungan untuk mereka akan ditindak tegas.

Dia mengatakan, dukungan media sosial dari National Unity Government (NUG) atau afiliasi bersenjatanya, Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), dapat menyebabkan hukuman penjara tiga hingga 10 tahun, dan lebih buruk lagi bagi mereka yang menyediakan bahkan sejumlah kecil uang.

"Jika Anda menyumbangkan uang atau mendukung teroris dan tindakan mereka, Anda akan menghadapi hukuman yang lebih berat. Kami melakukan ini untuk melindungi warga sipil yang tidak bersalah," katanya, dalam jumpa pers yang disiarkan televisi, seperti dikutip dari CNA yang melansir Reuters.

Dalam jumpa pers itu, Min Tin juga mempresentasikan dan merinci hukuman untuk orang-orang yang dianggap membantu kelompok perlawanan.

Sejak kudeta, penentang militer telah menggunakan platform media sosial untuk mencoba mengkomunikasikan pesan mereka secara lebih luas. Para jurnalis warga sering menunggah gambar protes dan dugaan kekejaman oleh tentara. PBB menuduh junta melakukan pembunuhan massal dan kejahatan terhadap kemanusiaan, dalam tindakan kerasnya terhadap lawan sejak kudeta tahun lalu. Ribuan orang telah ditangkap dan banyak yang dipenjara selama persidangan rahasia.

Junta Militer di negeri bunga paduak kuning itu, terkenal keras dengan para aktivis demokrasi. Bahkan baru-baru ini mereka mengeksekusi empat aktivis, menuduh mereka memfasilitasi serangan oleh kelompok-kelompok milisi. 

Hal itu dilakukan oleh otoritas militer Myanmar, usai peradilan tertutup di negara itu. Putusan pengadilan itu dikabarkan oleh media pemerintah Myanmar. Dalam media pemerintahan setempat dinyatakan bahwa empat aktivis tersebut dituduh "Memimpin aksi teror brutal dan tidak manusiawi," tulis surat kabar Global New Light of Myanmar.

Global New Light juga melaporkan, bahwa keempatnya telah didakwa di bawah undang-undang anti-terorisme dan hukum pidana. Menurut media tersebut, eksekusi dilakukan di bawah prosedur hukuman penjara. Keempatnya dijatuhi hukuman mati pada Januari lalu dalam sebuah persidangan tertutup. Mereka dituduh membantu kelompok sipil untuk memerangi tentara yang merebut kekuasaan dalam kudeta tahun lalu.

Eksekusi kepada empat aktivis pro demokrasi itu, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, merupakan eksekusi pertama tahun ini bagi junta militer, setelah kali terakhir mereka mengeksekusi aktivis pro demokrasi pada 1988, di negara tersebut.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain modular pertama di industri untuk fleksibilitas maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon nirkabel ringkas DJI dilengkapi penutup depan berwarna-warni untuk menyesuaikan dengan gaya apa pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat guna memberikan pengalaman yang nyaman bagi keluarga tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)