Festival Kebudayaan Yogyakarta 2023 Mengambil Tema 'Kembul Mumbul', Catat Tanggalnya

Rahmat Jiwandono
Selasa 12 September 2023, 17:21 WIB
Jumpa pers Festival Kebudayaan Yogyakarta 2023 di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (11/9/2023). (Sumber : Techverse.asia/Rahmat Jiwandono)

Jumpa pers Festival Kebudayaan Yogyakarta 2023 di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (11/9/2023). (Sumber : Techverse.asia/Rahmat Jiwandono)

Techverse.asia - Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2023 akan dibuka mulai tanggal 24 September hingga 15 Oktober 2023. Pada penyelenggaraan FKY tahun ini tema yang diusung adalah 'ketahanan pangan' yang diberi judul utama 'Kembul Mumbul.' FKY 2023 akan dilaksanakan di beberapa venue, jadi tidak terkonsentrasi di satu venue saja. 

Namun, yang akna menjadi venue utama adalah Alun-Alun Wates. Pasalnya, skema yang digunakan yaitu rotasi antara empat kabupaten dan satu kota yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dan untuk tahun ini, Kabupaten Kulon Progo yang didaulat untuk menggelar FKY 2023. Tujuannya agar menyingkap dinamika kebudayaan Yogyakarta yang lebih berwarna dan berdaya.

Selain Alun-alun Wates, Kulon Progo sebagai venue utama, ada juga FKY yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Gedung Kesenian Kulon Progo, Taman Budaya Kulon Progo, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, dan penutupannya akan berlangsung di Stadion Kridosono, Kota Jogja. 

Ihwal tema Kembul Mumbul itu, di dalam konteks kultur Jawa, kembulan adalah sebuah peristiwa kolektif yang ditandai dengan aktivitas menikmati hasil pangan di satu media saji yang sama. Inti dari kembul sendiri yaitu rasa saling berbagi kenikmatan untuk mengucap syukur terhadap berbagai usaha dan berkat yang telah dirasakan dari peristiwa sehari-hari.

Baca Juga: Kata Sutradara Ismail Basbeth untuk Mahasiswa Baru UMY: Yakin dengan Diri Sendiri

Kemudian istilah mumbul yang berarti melanting atau membumbung, merupakan upaya FKY melambungkan sesuatu hal yang penting terkait dengan persoalan ketahanan pangan. Secara mendasar, Kembul Mumbul dapat dipahami sebagai sebuah upaya untuk memunculkan, memantik, dan mendorong semua agar menjadi gerakan kesadaran bersama perihal persoalan ketahanan pangan.

Kembul Mumbul sebagai tema dinyatakan melalui tiga dimensi. Ketiga dimensi ini menjadi pembeda antara pengertian ketahanan pangan dari sudut pandang secara global yang menekankan pada ketersediaan, kegunaan, keterjangkauan, dan kestabilan pangan dengan Kembul Mumbul yang mengupayakan aspek kulturalnya sebagai fondasi. 

Pada dimensi pertama, FKY hadir sebagai sebuah ruang pertemuan bagi setiap warga untuk merayakan peristiwa saling berbagi. Selanjutnya, dimensi kedua untuk menandai segala permasalahan kompleks antara peran warga, budaya pengolahan pangan, kondisi alam, corak pengetahuan, dan ragam persoalan lainnya.

Baca Juga: ARTJOG 2023 Telah Resmi Ditutup, Dikunjungi Lebih dari 100 Ribu Orang

Terakhir pada dimensi ketiga sebagai ruang keterlibatan warga untuk menginisiasi perubahan ke arah kehidupan yang berdaulat dan menancapkan lebih dalam lagi semangat kolektivitas melalui peristiwa kultural. 

Sebagai informasi tambahan, FKY 2023 merupakan festival yang menjadi perantara, mengakomodasi, mencatat, hingga merayakan keberadaan berbagai subjek, gerak, maupun hasil kebudayaan yang sebelumnya pernah atau sedang terjadi di Kota Budaya ini. Sejak 1989 lalu, artinya kurang lebih sudah ada selama 35 tahun, FKY turut hadir membersamai dinamika kebudayaan

Pada awal diselenggarakan, FKY lebih condong kepada unsur kesenian, tetapi pada 2019 lalu, FKY memperluas cakupan dan perannya dari 'etalase seni' menjadi ruang 'pencatatan kebudayaan’ sekaligus akhirnya berganti nama dari “Festival Kesenian Yogyakarta” menjadi “Festival Kebudayaan Yogyakarta”. FKY 2023 adalah langkah awal dari upaya untuk melakukan rebranding menjadi event induk dari perhelatan kesenian dan kebudayaan yang ada di DIY.

Oleh karena itu, guna menyongsong upaya tersebut, maka dibentuklah Steering Committee yang di dalamnya terdapat tujuh orang budayawan serta seniman. Ketuanya dijabaat oleh Butet Kartaredjasa, dengan anggota Koes Yuliadi, Ong Harry Wahyu, Bambang Paningron, RM Altiyanto Henryawan, Aji Wartono, Suwarno Wisetrotomo.

Baca Juga: Peristiwa Sastra dalam Event FKY 2022 Mengusung Tema Yogyakarta Tanah Diaspora

Mereka menjadi board pengarah dalam pelaksanaan roadmap FKY 2023, dengan jajaran ketua pelaksana tahun ini yakni B.M. Anggana, Muhamad Erlangga Fauzan, dan Istifadah Nur Rahma.

Sesuai dengan arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X bahwa kebutuhan untuk memberi pemahaman tentang makna budaya sangat identik dengan peradaban. Dan pemahaman akan kebudayaan justru menjadi hal yang paling krusial untuk dimengerti. Dari hal itulah FKY diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk menggeser pemahaman kesenian ke dalam lanskap besar kebudayaan dan peradaban.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)