Techverse.asia - Lucid Group, produsen kendaraan dan teknologi berbasis perangkat lunak paling canggih di dunia, baru-baru ini resmi meluncurkan Gravity GT-S, sebuah varian baru Lucid Gravity yang berfokus pada performa.
Terinspirasi oleh Lucid Air Sapphire, model baru ini menghadirkan tenaga lebih besar, kemampuan dinamis, dan desain yang mengutamakan performa, namun tetap mempertahankan kelapangan, kenyamanan, dan fleksibilitas luar biasa yang ditawarkan Lucid Gravity kepada pelanggannya.
Lucid Gravity GT-S akan tersedia secara eksklusif di Amerika Serikat (AS) dengan harga mulai dari US$125.900 atau sekitar Rp2,2 miliar (belum termasuk pajak, biaya balik nama, lisensi, opsi tambahan, biaya pengiriman, dan biaya dokumentasi).
Baca Juga: Lucid Memberhentikan 18 Persen Pekerjanya, CEO Peter Rawlinson: Pengurangan Biaya
Di samping itu, untuk opsi interior kulit Tahoe ditawarkan seharga US$1.300 atau setara dengan Rp23 jutaan, sedangkan biaya pengiriman dan penyerahan kendaraan adalah US$1.850 atau setara dengan Rp33 jutaan.
Dengan tenaga 1.070 tenaga kuda, Lucid Gravity GT-S merupakan mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) tiga baris kursi paling bertenaga di Negeri Paman Sam, yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam dalam waktu 3,1 detik, dengan kecepatan tertinggi 155 mph.

Fitur standar dynamic handling package dari Lucid meningkatkan kelincahan, stabilitas, dan kenyamanan berkendara melalui sistem kemudi roda belakang independen serta suspensi udara adaptif tiga ruang yang dapat menurunkan ketinggian kendaraan saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Ini mencakup independent rear-wheel steering dan suspensi udara adaptif tiga ruang yang menurunkan bodi saat kecepatan tinggi demi stabilitas dan kenyamanan. Jarak tempuh diproyeksikan sekitar 373 mil atau sekitar 600 kilometer (km).
Baca Juga: Hot Wheels x Turbo Bastard Wheel: Kolaborasi Dunia Diecast dan Merek Otomotif Indonesia
Desainnya menonjolkan aksen biru khas GT-S, termasuk kaliper rem berwarna biru. Pilihan warna eksterior mencakup Abyss Black, Stellar White Metallic, Quantum Grey Metallic, dan Supernova Bronze Metallic. Pelek tersedia ukuran 21 hingga 23 inci dengan desain Orion Stealth atau Aether Stealth menambah kesan sporty dan agresif.

Garis bodi aerodinamis tetap mempertahankan siluet elegan SUV tiga baris Lucid, namun sentuhan biru dan elemen performa membuatnya lebih ekspresif dibanding varian biasa.
Di kabin, nuansa performa berlanjut lewat tema Mojave PurLuxe Premium. Jahitan dan piping biru menghiasi baris pertama dan kedua, dilengkapi sabuk pengaman biru, jahitan biru pada setir, sandaran lengan pintu, serta konsol tengah. Marker biru di setir dan logo Lucid Bear yang diembos pada sandaran kepala depan menjadi ciri khas yang terinspirasi Air Sapphire.
Dua tema interior yang terinspirasi Golden State menawarkan material premium dan berkelanjutan. Layar besar curved OLED serta kursi lipat fleksibel hingga tujuh penumpang menciptakan suasana mewah sekaligus praktis. Opsional, material Tahoe leather tersedia untuk sentuhan lebih eksklusif.
Baca Juga: VinFast VF 9 Mengaspal di Amerika Serikat, Ada Varian Eco dan Plus
Lucid Gravity GT-S memadukan performa layaknya supercar dengan kapasitas tempat duduk untuk hingga tujuh orang dewasa, ruang bagasi yang luas, serta platform teknologi canggih yang menjadi ciri khas setiap kendaraan Lucid.

Hasilnya adalah sebuah SUV mewah yang menggabungkan kemampuan luar biasa dengan kenyamanan dan fleksibilitas yang dibutuhkan pelanggan dalam keseharian mereka.
"Melalui Lucid Gravity GT-S, kami menciptakan interpretasi yang lebih ekspresif dan memikat dari SUV Gravity," ujar Chief Creative Officer (CCO) Lucid Derek Jenkins.
Lucid Gravity GT-S akan melakukan debut globalnya dalam ajang Monterey Car Week, salah satu perayaan desain, kemewahan, dan performa otomotif terkemuka di dunia. Dipamerkan bersama Lucid Air Sapphire di Concours Village, Pebble Beach, Lucid Gravity GT-S menunjukkan bagaimana Lucid terus memperluas batasan kemampuan sebuah kendaraan listrik mewah.
Baca Juga: Lucid Gravity Ditargetkan Rilis 2 Tahun Lagi, Diklaim Bisa Tempuh Jarak 700 Kilometer