Ferrari Luce Diluncurkan dengan Bantuan Desain dari Jony Ive

Rahmat Jiwandono
Kamis 28 Mei 2026, 15:51 WIB
Ferrari Luce. (Sumber: Ferrari)

Ferrari Luce. (Sumber: Ferrari)

Techverse.asia - Setelah berbulan-bulan memberikan bocoran, Ferrari akhirnya resmi menampilkan tampilan penuh pertama dari mobil listriknya yakni Luce. Harga Ferrari Luce akan dimulai dari €550 ribu atau setara dengan Rp11,39 miliar di Italia, menjadikannya kendaraan termahal Ferrari hingga saat ini.

Baca Juga: Ferrari 12Cilindri Resmi Dipasarkan di Indonesia, Ini Prediksi Harganya

Ferrari Luce terkenal bukan hanya karena menjadi kendaraan elektrik (EV) pertama raksasa otomotif tersebut, tetapi juga karena dirancang bekerja sama dengan Jony Ive dan Mark Newson di LoveFrom. Ini juga akan menjadi mobil empat pintu kedua Ferrari dan yang pertama dengan lima tempat duduk.

Namun demikian, tampilan Luce hampir sama sekali tidak terlihat seperti ciri khas Ferrari. Bahkan, lebih mirip produk buatan Apple. Eksteriornya memang halus dan membulat seperti produk Apple rancangan Jony Ive. Luce jelas bukan mobil sport tradisional, lebih mirip mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV) dalam ukuran dan bentuknya.

Ferrari Luce.

Ini bukan mobil empat pintu pertama buatan Ferrari; sebelumnya sudah ada SUV Purosangue yang memegang kehormatan itu, tetapi ini adalah pertama kalinya mobil dengan logo kuda jingkrak itu di kap mesin memiliki tempat duduk lebih dari empat orang.

Baca Juga: Xiaomi MX11 Diduga Mengaspal di Jalanan China, Proposinya Mirip Ferrari Purosangue

Apalagi selama ini karya Ive di Apple berfokus pada minimalisme yang ramping, jadi agak mengejutkan melihat begitu banyak tombol, kenop, dan sakelar di seluruh interior Luce. Tentu saja, semua layar memiliki sudut membulat yang mengingatkan pada iPhone atau iPad, sehingga pengaruh Ive masih sangat terasa.

Layar tengahnya terletak pada sambungan bola-dan-soket, memungkinkan layar berputar ke arah pengemudi atau penumpang. Layar tersbeut juga dilengkapi sandaran telapak tangan sehingga dapat berinteraksi dengan kontrol tanpa melihat.

Dan layar multigraf mekanis dengan tiga motor independen berfungsi sebagai jam, kronograf, kompas, atau indikator kontrol peluncuran. Tepi yang membulat dan lapisan metalik semuanya sangat khas Jony Ive, begitu pula perhatian yang sangat detail.

Ferrari Luce.

Baca Juga: Aprilia X 250TH: Satu-satunya Sepeda Motor di Dunia dengan Rem Karbon-karbon

Sedangkan, eksteriornya memiliki garis-garis tajam dan gaya agresif yang telah membangun reputasi Ferrari selama hampir 80 tahun pun telah hilang. Yang mereka miliki sebagai gantinya adalah "rumah kaca" yang luas, sayap aerodinamis besar, dan pencahayaan rata untuk mencapai koefisien hambatan terendah dalam sejarah Ferrari.

Tapi, Ferrari Luce memiliki banyak hal yang patut dikagumi di bawah kap mesinnya. Mobil listrik ini memiliki empat motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 1.035 tenaga kuda, namun yang lebih penting, tenaga tersebut berasal dari empat motor.

Hal itu berarti satu motor per roda, sebuah pengaturan yang seharusnya memberikan dinamika yang mengesankan. Dua motor depan secara gabungan hanya menghasilkan 282 tenaga kuda, sementara motor belakangnya dapat menghasilkan 835 tenaga kuda. Itu berarti akselerasi 0–60 mph dalam waktu 2,5 detik, dan 0–124 mph dalam 6,8 detik.

Ferrari Luce.

Baca Juga: Lamborghini Fenomeno Hanya Diproduksi 30 Unit, Harganya Rp56 Miliar

Semua itu dipadukan dengan sistem kontrol traksi dan stabilitas yang baru dan lebih canggih, semuanya dikelola oleh apa yang disebut Ferrari sebagai Vehicle Control Unit (VCU.) Sistem ini dirancang untuk mengambil sampel permukaan jalan dan output motor di keempat sudut setiap lima milidetik, menyesuaikan output daya dan perilaku suspensi agar sesuai dengan kondisi.

Tenaganya berasal dari paket baterai 122 kWh yang terletak di bagian bawah mobil, seperti papan seluncur. Luce dapat diisi daya dengan kecepatan maksimum 350 kW, dan Ferrari mengatakan bahwa mobil ini mampu menempuh jarak 329 mil berdasarkan siklus WLTP Eropa. Luce juga dibangun di atas arsitektur 800 volt untuk pengisian daya DC cepat, dengan kemampuan maksimal hingga 350 kW.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)