Techverse.asia - Suzuki E Vitara resmi mengaspal di Indonesia melalui pameran otomotif IIMS 2026 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mulai 5-15 Februari. Mobil ini ditawarkan dalam dua pilihan harga yang kompetitif yakni varian single-tone Rp755 juta, sedangakan varian two-tone Rp758 juta, hanya selisih Rp3 juta saja.
"Peluncuran ini menandai babak baru bagi Suzuki di Indonesia. Kehadiran E Vitara sebagai BEV melengkapi strategi multi-pathway dari kami," kata President Director PT Suzuki Indomobil Sales dan PT Suzuki Indomotor Sales Minoru Amano, Jumat (6/2/2026).
Suzuki mempersenjatai E Vitara dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh. Supaya mengisi baterai lebih cepat, tersedia metode fast charging model DC yang sanggup memulihkan daya mulai dari 15-80 persen cuma dalam waktu kurang lebih 50 menit.
Energi dan baterai tersebut lalu disalurkan ke roda depan lewat motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm. Kinerja ini dilakukan oleh perangkat eAxle yang pintar dalam mengintegrasikan inverter dan motornya.
Baca Juga: Wuling Eksion Mejeng untuk Pertama Kali di IIMS 2026, Cek Spesifikasinya
Dengan demikian, si pengemudi pun akan merasakan keharmonisan antara respons performa dengan efisiensi konsumsi daya listriknya," ujarnya.
Mobil ini hadir dengan tiga mode berkendara yang bisa dioperasikan secara mudah. Pengemudi juga dapat mengatur tingkat kekuatan deselerasi yang dihasilkan saat kaki diangkat dari pedal akselerator lewat pilihan mode pedal. Ini memungkinkan personalisasi kendaraan dilakukan secara optimal.
Soal desain, Suzuki E Vitara merepresentasikan konsep Metal Beast dengan memadukan arsitektur polygonal guna mengekspresikan kecanggihan sekaligus ketangguhan SUV masa kini. Itu disempurnakan melalui penambahan detail seperti 3-point LED lamp matrix dan pemakaian alloy wheel berdiameter 18 inci berkontur aerodinamis.
Berbeda dengan mobil Suzuki lainnya, E Vitara dibangun di atas platform terbaru Heartect-e. Inovasi ini dirancang secara cerdas untuk mengejar sejumlah kriteria yang menguntungkan. Dengan begitu, perusahaan menjadikan SUV listrik yang berbobot lebih enteng, aerodinamis, dan mengoptimalkan kekuatan bodi.
Baca Juga: Spek dan Harga Suzuki Satria Pro dan Satria F150 Baru, Ada Teknologi SCAS
"Kami juga menekan kebisingannya melalui peningkatan jumlah peredaman suara dengan teknik khusus," katanya.

Postur mobil tersebut didesain proporsional dengan dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Bentuknya yang kokoh ditopang dengan ban berukuran 225/55 R18. Formulasi di atas platform HEARTECT-e itu memungkinkannya punya radius putar minimum 5,8 meter.
"Sekaligus mendapat ruang kabin yang lebih lapang dan nyaman," katanya.
Sementara, bagian dalamnya dikemas dalam kelir cokelat dan hitam, menciptakan kesan berkualitas tinggi dan berkelas. Kombinasi penggunaan bahan maupun teksturnya juga memperkaya pengalaman sepanjang perjalanan.
Pada bagian dasbor E Vitara telah dilengkapi dengan Integrated Display, layar berukuran 10,25 inci meter display dan 10,1 inci center display yang menyatu secara mulus sebagai sumber informasi kendaraan, layanan hiburan, dan pemakaian fitur.
Baca Juga: Berkat Wuling Air Ev, Penjualan Mobil Listrik Tipe BEV Salip HEV
Indera pendengaran penumpang kemudian dimanjakan dengan premium infinity sound system beserta subwoofer untuk membuat pengendara semakin nyaman ketika mendengarkan musik dari dalam mobil.
Interior yang dimiliki Suzuki E Vitara menghadirkan nuansa premium yang dapat dipersonalisasi lewat fitur ambient light dengan 12 pilihan warna dan tujuh tingkat kecerahan. Kenyamanan pengemudi menjadi prioritas utama melalui kehadiran jok elektrik yang dapat diatur 10 arah, serta dilengkapi fitur pemanas untuk baris depan.
Menunjang daya hidup serba digital, tersedia pula dukungan konektivitas smartphone (Apple CarPlay/Android Auto), berikut Wireless Charger sebagai perangkat pengisian daya gawai.
Konfigurasi suspensi pada E Vitara pun diperhatikan oleh Suzuki untuk mengejar keselarasan antara stabilitas pengendalian di berbagai medan dengan halusnya penyerapan guncangan. SUV kompak ini menggunakan sistem Multi-link pada bagian belakang dan MacPherson Struts di sisi depan.















