Glamping Pinus Pengger di Bantul Resmi Dibuka, Beroperasi Penuh Pertengahan 2026

Rahmat Jiwandono
Senin 05 Januari 2026, 18:00 WIB
Fasilitas glamping Pinus Pengger yang terletak di Sendangsari, Terong, Dlingo, Bantul, DIY. (Sumber: Pemprov DIY)

Fasilitas glamping Pinus Pengger yang terletak di Sendangsari, Terong, Dlingo, Bantul, DIY. (Sumber: Pemprov DIY)

Techverse.asia - Glamour camping atau biasa disebut glamping, salah satunya ialah Pinus Pengger yang berlokasi di Jalan Dlingo-Patuk, Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi diluncurkan akhir Desember kemarin.

Baca Juga: Kota Perth Tawarkan Wisata Keluarga, Ada Alam hingga Edutainment

Soft launching glamping di area Wana Wisata Budaya Mataram Mangunan tersebut menjadi langkah penting terkait dengan pengembangan wisata alam berbasis masyarakat atau community-based tourism yang berkelanjutan dan kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengembangan glamping Pinus Pengger ini dilakukan dengan mengajak masyarakat sekitar sebagai pengelolanya dan juga melibatkan dukungan dunia usaha lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR).

Insiatif itu diharapkan dapat mendongkrak kualitas daya tarik wisata, memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat hingga menghadirkan pengalaman wisata yang bertanggung jawab.

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengapresiasi atas kolaborasi dari beberapa pihak dalam menghadirkan fasilitas glamping di area Hutan Pinus Pengger. Menurutnya, hal ini adalah kolaborasi pentahelix yang luar biasa.

Baca Juga: Menyusuri Desa Jatimulyo, Kawasan Eksotis di Perbatasan DIY dan Jateng

"Enggak hanya lokasinya saja yang indah, tapi jadi bukti nyata cita-cita yang sudah muncul sejak lama yang akhirnya dapat terealisasi. Terima kasih kepada Angkasa Pura, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi," ujar Ni Made.

Ia mengatakan, total ada sepuluh unit glamping yang nantinya bakal diluncurkan. Keberagaman opsi akomodasi, bakal menjadi nilai tambah bagi wisatawan. "Berdiri di sini saja sudah terasa luar biasa, apalagi dengan adanya glamping ini yang bisa menjadi alternatif berbeda. Jadi, kami tidak perlu berkompetisi, melainkan menghadirkan pengalaman yang unik supaya wisatawan bisa punya pilihan," kata dia.

Dia juga menekankan pentingnya melakukan promosi sejak tahap soft launching dan memastikan keberlanjutan pengelolaan serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebelum glamping Pinus Pengger benar-benar sepenuhnya beroperasi pada pertengahan tahun ini.

"Inovasi dan kolaborasi dapat menjadi contoh bagi daerah lain bahwa kerja sama bisa mewujudkan banyak hal. Untuk ke depannya, yang paling penting yaitu membuat suatu perencanaan yang berkelanjutan dan kesiapan SDM," terangnya.

Baca Juga: Geser Ke Transaksi Non-Tunai, Ada Area Parkir Di Sleman Mulai Pakai QRIS

Kepala Dinas Pariwisata DIY Imam Pratanadi menambahkan bahwa telah terjadi peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru kemarin. Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat keterisian atau okupansi hotel di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman mencapai 80-85 persen.

"Sedangkan untuk daerah lainnya di DIY mencapai 80 persen. Dengan kondisi seperti ini, kami harus mampu mendistribusikan wisatawan ke daerah lain. Pinus Pengger kami harapkan bisa menjadi pilihan baru buat menginap saat glamping ini akan mulai dioperasikan pertengahan 2026 nanti," kata Imam.

Imam pun menyoroti pentingnya akan kesiapan SDM pengelola supaya wisatawan memperoleh pengalaman kunjungan yang berkualitas. Dengan begitu, mereka akan berkunjung kembali ke Pinus Pengger. Hal ini akan sangat membantu upaya penguatan kualitas turisme di Kota Gudeg.

"Kawasan Hutan Pinus harus mampu menjadi kawasan eksklusif dengan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung," ujarnya.

Baca Juga: Cari Sarapan Enak di Kota Jogja? Coba Saja ke Soto Lamongan Cak Ngun

Ketua Koperasi Notowono selaku pengelola Pinus Pengger Purwo Harsono mengatakan bahwa kehadiran glamping tersebut menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat. Setelah melalui masa yang sangat sulit pandemi Covid-19, dukungan dari Pemda DIY dan berbagai pihak sangat berarti.

"Total ada 10 unit glamour camping yang saat ini sudah kami siapkan dengan segmen pasar beragam. Harapannya dapat memberdayakan masyarakat dan memberi berkah bersama," ujar Purwo.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno08 Juni 2026, 18:16 WIB

Motorola Menghadirkan Moto Buds 2, Punya Fitur Peredam Kebisingan Lingkungan

Produk ini menawarkan audio berkualitas tinggi.
Motorola Moto Buds 2. (Sumber: Motorola)
Startup08 Juni 2026, 17:58 WIB

JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Meski demikian, nominal pendanaan tersebut tak diungkap ke publik.
Vending machine milik JumpStart. (Sumber: dok. jumpstart)
Startup08 Juni 2026, 17:24 WIB

Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Menambah Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Pendanaan ini akan dialokasikan untuk beberapa hal yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan.
Floq. (Sumber: ist)
Techno08 Juni 2026, 15:41 WIB

Harga dan Spek Lengkap Shokz OpenDots Air, Bobotnya Hanya 6,3 Gram

Model unggulan OpenDots Air ini dipasarkan di segmen earbud kelas menengah.
Shokz OpenDots Air. (Sumber: Shokz)
Techno08 Juni 2026, 15:20 WIB

ASUS Luncurkan TUF Gaming 16 2026, Cek Spesifikasinya

Laptop gaming dengan gaya TUF Gaming klasik dan performa bertenaga tinggi.
ASUS TUF Gaming 16.
Automotive08 Juni 2026, 15:07 WIB

Jetour T1 Resmi Diniagakan di Indonesia, Ada 2 Pilihan Varian

Kendaraan ini memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Indonesia untuk model EV atau ICE.
Jetour T1. (Sumber: Jetour)
Automotive08 Juni 2026, 14:20 WIB

Hot Wheels Legends Tour akan Hadir Kembali di IMX 2026

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) adalah pameran otomotif dan lifestyle di Indonesia.
Hot Wheels Legends Tour ke Indonesia. (Sumber: NMAA)
Techno08 Juni 2026, 13:48 WIB

Amazfit Cheetah 2 Ultra Dirancang Guna Menaklukkan Jalur Pegunungan Terberat

Smartwatch ini menggabungkan masa pakai baterai yang lama, navigasi presisi, dan wawasan pelatihan lanjutan untuk menempuh jarak lebih jauh.
Amazfit Cheetah 2 Ultra. (Sumber: amazfit)
Techno05 Juni 2026, 20:43 WIB

Lintasarta Dorong Investasi Infrastruktur AI untuk Indonesia

Sejak 1988, Lintasarta merupakan penyedia komunikasi data, internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri.
Lintasarta. (Sumber: Ist)
Techno05 Juni 2026, 18:25 WIB

Acer Swift Spin 14 AI Ditenagai Prosesor Snapdragon X2 Series

Laptop konvertibel baru dari Acer yang menawarkan penggunaan serbaguna di lingkungan apa pun.
Acer Swift Spin 14 AI. (Sumber: Acer)