Kenali Dulu Jenis Kulitmu Sebelum Skin Fasting Ya

Uli Febriarni
Sabtu 03 Desember 2022, 00:34 WIB
merawat kulit / freepik

merawat kulit / freepik

Merawat kulit memerlukan banyak usaha, sekalipun saat ini kulit kita tak nampak masalah berarti. Karena setidaknya, perawatan yang kita lakukan itu bisa mempertahankan kondisinya hingga tahun-tahun berikutnya. 

Baca Juga: Negaranya Dikritik Terlambat Terapkan Energi Hijau, Menteri Lingkungan Korea Selatan Jelaskan Ini

Menggunakan produk perawatan kulit, menjadi pilihan bagi banyak orang agar kulit mereka nampak lebih sehat. Tentunya dengan menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya. 

Bagi pemilik jenis kulit tertentu, menggunakan produk perawatan tertentu juga bisa mengurangi gejala kondisi kulit yang memburuk. Tergantung yang mereka alami.

Namun pada kenyataannya, kulit yang kerap kita beri produk perawatan, sesekali membutuhkan rehat untuk mengembalikan tekstur dan 'naluri alamiah'-nya. Puasa kulit atau skin fasting menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Honda SUV e: Prototype Dan Honda Civic Type R, Tampil Di Thailand International Motor Expo 2022

Puasa kulit menjadi konsep detoksifikasi kulit agar berfungsi lebih efektif dan meningkatkan pancaran alaminya. Dengan berpuasa, kulit bisa rehat dari beragam aktivitas dan penetrasi beragam macam zat.

Berhenti menggunakan produk perawatan kulit selama sehari, sepekan atau sebulan dan membiarkan kulit kita mengatur ulang fungsi alaminya bukanlah tindakan yang terlalu buruk. Bahkan punya manfaat membantu bahan dalam produk perawatan yang kita gunakan, menyerap dan berfungsi lebih optimal.

Klik Dokter dalam halamannya memberikan penjelasan, bahwa memakai produk perawatan kulit, awalnya menjadi proses melatih atau merangsang kulit untuk melakukan fungsi sesuai tujuan produk perawatan itu sendiri. Tetapi, lama-kelamaan kulit akan kehilangan fungsi alami untuk bekerja merawat bagiannya sendiri.

Contohnya, saat pakai pelembap, kita memberi sinyal atau perintah ke kulit agar tak perlu menghasilkan sebum minyak alami.

Skinkraft menyebutkan, istilah ini pertama kali diciptakan oleh merek Jepang Mirai Clinical, yang menggambarkan puasa kulit sebagai cara untuk menormalkan sekresi minyak alami dan mendukung proses peremajaan alami.

Namun, pastikan kamu mengetahui jenis kulitmu sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Walau Sedang Puasa Kulit, Tetap Lakukan Ini

dr. Yessica Tania selaku dokter estetika, dikutip dari Her Story mengatakan, waktu terbaik untuk melakukan puasa produk perawatan kulit sekitar dua pekan sampai empat pekan. Sebab rentang waktu tersebut ideal untuk skin barrier pulih secara alami.

Namun ia menyarankan agar pelaku puasa kulit ini tetap menggunakan produk dasar seperti sabun, pelembab, dan sunscreen.

Tiga produk itu wajib dipakai karena punya fungsi paling penting, untuk menjaga kondisi kulit tetap baik. Apalagi sunscreen, karena pada dasarnya bukanlah produk yang merawat kulit. Sunscreen bertujuan mencegah terjadi kerusakan kulit akibat paparan sinar UV matahari. Risiko jika tidak menggunakan, maka flek hitam atau kanker kulit bisa terjadi.

Selama puasa produk perawatan kulit, tetap konsumsi makan makanan bernutrisi seperti sayur atau buah, minum air mineral dalam jumlah cukup agar kulit tetap terhidrasi baik.

Kemudian, setelah menjalani puasa produk perawatan yang penting untuk diperhatikan adalah dengan menggunakan produk satu per satu. Ini ditujukan agar kita dapat langsung mengetahui bila timbul reaksi alergi. 

Sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter kulit sebelum melakukan puasa produk perawatan kulit ya. Dan jangan lupa bandingkan kulitmu sebelum dan sesudah melakukan puasa kulit. Kalau memang ada efek positif, kamu bisa mengulanginya lagi. Karena tandanya, metode ini cocok untuk kita lakukan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)