Techverse.asia - Anthropic telah resmi menghadirkan peningkatan yang sudah lama ditunggu-tunggu untuk mode suara di Claude baru-baru ini. Dan kini perusahaan tersebut untuk pertama kalinya menyediakan model Opus dan Sonnet dalam mode suara, dan memperluas jangkauannya ke aplikasi seperti Gmail, Slack, dan Canva.
Ini berarti pengguna dapat meminta Claude untuk memperbarui slot rapat, membuat draf email, atau membuat dokumen di Notion. Sebenarnya Claude telah meluncurkan mode suara pada tahun lalu dan didukung oleh model Haiku, yang mampu memberikan respons cepat, tetapi tidak cocok untuk pekerjaan yang kompleks.
Baca Juga: Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite
Oleh karena itu, dengan pembaruan baru ini, mode suara memilih model terakhir yang digunakan orang dalam obrolan teks dan menggunakan versi tercepatnya secara default.
Saat itu, mode suara di Claude fokus utamanya adalah memberikan jawaban untuk pertanyaan cepat dengan penundaan minimal. Tetapi dalam sebuah postingan blog, perusahaan tersebut mengatakan bahwa orang-orang segera mulai menggunakan mode suara untuk lebih dari sekadar pertanyaan biasa.
Perluasan mode suara ke model Claude Opus dan Claude Sonnet dari Anthropic menyelaraskan kemampuan mode suara dengan kecerdasan berbasis teks Claude.
Baca Juga: Claude Pro: Claude.ai Versi Berbayar Milik Anthropic, Diklaim Punya Kinerja 5x Lebih Oke
Anthropic menyatakan bahwa mode suara baru dapat membantu pengguna dalam percakapan yang lebih panjang, termasuk memberikan umpan balik tentang gaya komunikasi mereka, membahas presentasi kepada klien, dan melakukan brainstorming riset pasar produk.
Misalnya, ubah percakapan pengguna menjadi presentasi satu halaman, atau ubah jadwal janji temu di kalender mereka jika keretanya terlambat. Pengguna dapat beralih bolak-balik antara mode teks dan suara di tengah percakapan, serta mengubah model.
Jadi, jika obrolan singkat dengan Haiku memunculkan ide, maka kamu pun dapat mengeksplorasinya lebih lanjut dengan beralih ke Opus secara mulus.
Baca Juga: 3 Chipset Produksi Qualcomm Mendukung Banyak Fitur Galaxy AI
Awal tahun ini, Anthropic juga telah menambahkan dukungan multibahasa ke mode suara Claude dalam versi beta. Mereka mengatakan bahwa sekarang pengguna dapat berbicara dalam berbagai bahasa, tetapi mereka harus menentukan bahasa secara manual.
Hingga saat ini, bahasa selain Inggris hanya tersedia dalam versi beta, tetapi sekarang mode suara sudah tersedia dalam bahasa Prancis, Jerman, Spanyol, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, dan Portugis.
Mode suara baru ini tersedia untuk semua pengguna dalam versi beta di semua platform. Namun begitu, bagi pengguna gratis akan dibatasi untuk menggunakan model Haiku hanya dengan satu aplikasi yang terhubung.
Baca Juga: OpenAI Merilis Model Suara Baru untuk Percakapan Langsung yang Lebih Alami
Mode suara menggunakan arsitektur berbasis giliran, sehingga semua interaksi akan membuat Claude mendengarkan pengguna, berhenti sejenak untuk berpikir, lalu merespons. Ini bukan sepenuhnya dupleks seperti sistem GPT-Live baru dari OpenAI, yang dapat memproses ucapan dan menghasilkan output secara bersamaan.
Seperti disebutkan di atas bahwa keterbatasan lain dari mode suara Claude adalah tidak dapat secara otomatis mendeteksi bahasa yang digunakan jika pengguna memutuskan untuk beralih bahasa di tengah percakapan. Mereka perlu memberi tahu Claude secara lisan bahwa akan beralih atau memilih bahasa yang akan digunakan dari menu pengaturan suara.
"Rilis ini berfokus pada kecerdasan dan akses alat. Kami terus berinvestasi dalam teknologi suara dan kami akan berbagi lebih banyak informasi di akhir tahun ini," tulis perusahaan tersebut kami kutip, Senin (26/7/2026).
Baca Juga: Chatbot Claude Anthropic Kini Bisa Melakukan Pengodean, Termasuk Java Script