Bocoran Desain Google Pixel Watch 4, Lebih Tebal dan Tawarkan Pengisian Nirkabel?

Rahmat Jiwandono
Selasa 15 April 2025, 17:54 WIB
Bocoran Google Pixel Watch 4. (Sumber: onleaks/91mobile)

Bocoran Google Pixel Watch 4. (Sumber: onleaks/91mobile)

Techverse.asia - Meskipun tidak mengejutkan bahwa Google berencana untuk segera merilis Pixel Watch 4, bocoran baru menunjukkan beberapa perubahan kecil yang mungkin membedakannya dari jam tangan pintar lainnya. Render yang bocor memberikan tampilan mendetail pada desain yang sudah dikenal.

Dalam perubahan generasi, jajaran Pixel Watch tampaknya tidak berbeda dari desain yang ada selama ini. Semua jam tangan pintar tersebut memiliki rangka yang melingkar dengan layar membulat.

Meskipun bukan smartwatch tertipis di pasaran, Google Pixel Watch 4 disebut-sebut pas di pergelangan tangan dan menawarkan kenyamanan untuk dikenakan. Secara keseluruhan, jajaran jam tangan pintar ini merupakan tambahan yang disambut baik untuk WearOS.

Baca Juga: Alat AI Baru Youtube Bisa Menghasilkan Musik Latar Gratis untuk Video

Dari render yang dipublikasikan oleh 91mobiles dari pembocor OnLeaks menunjukkan terdapat beberapa perubahan utama pada jajaran gawai itu. Gambar langsung pertama memperlihatkan layar dan fasad Pixel Watch 4, yang tidak menawarkan perubahan langsung.

Google Pixel Watch 4 tersebut tampak sedikit lebih tebal dengan apa yang tampak seperti dua tombol kecil di kedua sisi speaker. Apa fungsi tombol-tombol itu juga masih menjadi misteri.

Tidak jelas apakah itu tombol atau fitur peredam seperti bantalan karet yang terdapat di dalam konektor tali jam tangan. Perubahan itu juga bisa jadi lahir dari kebutuhan akan lebih banyak sensor kesehatan, seperti titik kontak elektrodiagram (EKG).

Pixel Watch 4

Lebih lanjut, Google Pixel Watch 4 kabarnya akan memiliki ketebalan 14,3 milimeter (mm) dibandingkan dengan 12,3 mm. Ada beberapa alasan mengapa jam tangan pintar ini bisa menjadi lebih tebal, tetapi itu cenderung berarti baterai yang lebih besar atau ada komponen tambahan.

Baca Juga: Vivo Watch GT: Smartwatch dengan Daya Tahan Baterai Selama 21 Hari

Tidak jelas juga apakah model ini hadir berpasangan dengan opsi 41 mm atau 45 mm lainnya. Hal itu akan memengaruhi ukuran yang berbeda juga, tetapi tanpa referensi, sulit untuk menentukan seberapa tebalnya berdasarkan render tersebut.

Namun, ada beberapa perubahan perangkat keras kecil yang mengisyaratkan fitur baru. Rangkaian sensor tidak lagi menunjukkan empat pin pengisian daya yang ditambahkan dengan Pixel Watch 2, yang menunjukkan bahwa ia dapat mendukung pengisian daya nirkabel. Pixel Watch 3 sendiri mengisi daya melalui porta USB-C.

Dengan demikian, mengisyaratkan kalau Google mungkin telah menemukan cara untuk mengaktifkan pengisian daya yang lebih cepat tanpanya. Seri Pixel Watch pun tidak memiliki pengisian daya nirkabel Qi konvensional, meskipun tidak adanya pin mungkin menunjukkan bahwa Google beralih ke sistem nirkontak.

Baca Juga: Honor Watch 5 Ultra Dilansir Global, Perpaduan Dunia Timur dan Barat

Selain itu, sensornya tampak tidak berubah, meskipun kita tidak akan tahu pasti hingga spesifikasi terperinci bocor. Pilihan warnanya yang ditampilkan sejuah ini cuma hitam, namun kemungkinan bukan satu-satunya pilihan warna saja, dengan Google biasanya merilis beberapa lapisan logam lainnya.

Perlu diingat, kita tidak dapat menarik kesimpulan pasti dari kebocoran desain ini. Banyak hal dapat berubah sebelum produk akhir resmi diluncurkan, dan render perangkat keras tidak memberi tahu apa pun tentang apa yang ada di dalam perangkat atau apa fokus WearOS 6 nantinya.

Kami juga tidak memiliki terlalu banyak detail konkret mengenai spesifikasi, tetapi laporan telah mengindikasikan bahwa jam tangan pintar itu akan menyertakan chipset baru. Untuk Google Pixel Watch 3 sendiri menggunakan chipset Snapdragon W5 Gen 1.

Beberapa rumor telah menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan chipset Tensor internal untuk Pixel Watch, tetapi itu mungkin tidak akan siap hingga Watch 5. Smartwatch Google berikutnya diharapkan akan diluncurkan di akhir Agustus atau September tahun ini, kemungkinan bersamaan dengan seri Pixel 10.

Baca Juga: Google Pixel Buds Pro 2: Earbud Pertama yang Bekerja dengan Gemini AI

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)
Techno15 Juni 2026, 16:52 WIB

Sony WH-1000XM6 Sandstone Dipasarkan Rp7,5 Juta

Warna Sandstone sebagai tambahan terbaru pada jajaran WH-1000XM6.
Sony WH-1000XM6 Sandstone. (Sumber: null)
Hobby15 Juni 2026, 16:43 WIB

Review Backrooms: Manifestasi Pikiran Manusia dalam Lorong Tak Berujung

Film ini dibuat oleh seorang Youtuber yang usianya baru 20 tahun.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno15 Juni 2026, 15:51 WIB

Rasio Klik-Tayang Anjlok, Google Meluncurkan Fitur Profil Pencarian

Hal ini disebabkan oleh ringkasan AI yang berdampak terhadap penurunan tajam dalam lalu lintas dan rujukan.
Google Search Profiles. (Sumber: ist)
Lifestyle15 Juni 2026, 15:34 WIB

Esports Foundation Resmi Buka Program Kreator untuk Streaming EWC dan ENC 2026

Pendaftaran telah dibuka bagi para kreator di seluruh dunia.
Program kreator 2026. (Sumber: ist)
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.