Youtube Go Sudah Tidak Ada Lagi di Play Store, Kok Bisa?

Editor Techverse
Minggu 14 Agustus 2022, 19:41 WIB
Logo Youtube Go.

Logo Youtube Go.

Techverse.asia – Aplikasi Youtube Go mulai ini sudah resmi tidak ada di Play Store lagi. Sejatinya keputusan ini sudah disampaikan oleh Google pada Mei 2022 lalu.

Tim Youtube saat itu, Meaghan mengatakan bahwa Youtube Go akan dimatikan pada Agustus 2022.

"Kami mengumumkan Youtube Go akan resmi dihentikan pada Agustus 2022. Kami ucapkan terima kasih kepada para pengguna yang selama ini sudah menggunakan Youtube Go," paparnya.

Aplikasi Youtube Go dirilis enam tahun lalu atau tepatnya pada 2016. Tujuannya untuk melayani suatu daerah yang belum terkaver jaringan internet, mahalnya harga paket data, dan sebagai sebuah solusi yang punya handphone dengan spesifikasi rendah. 

Baca Juga: Tujuh Penyebab Memori Ponsel di Android Cepat Penuh, Begini Solusinya

Sebagai contoh, negara India punya akses ke Youtube Go. Namun, di Amerika Serikat tidak ada layanan ini karena internetnya sudah lebih memadai.

Harapannya Youtube Go bisa memberikan opsi terkait dengan seberapa besar kuota yang akan dihapuskan kala pengguna menonton suatu video. Tidak hanya itu, pengguna juga bisa mengecek berapa sisa kuota internet yang dimiliki. Dengan begitu, pengguna akan tahu berapa konten lagi yang bisa ditonton.

Yang tidak bisa dilakukan saat menggunakan Youtube Go adalah memberikan komentar atau membuat sebuah video. 

Baca Juga: Optimasi Instagram, Trik Sukses Bisnis Online

Google pun telah mengeluarkan banyak uang guna mengembangkan Youtube agar layanan streaming videonya bisa digunakan di area yang dahulunya hanya bisa dimasuki YouTube Go.

"Kami telah meningkatkan kinerja pemula atau perangkat yang menonton YouTube di jaringan yang lebih lambat. Kami juga membangun kontrol pengguna tambahan yang membantu mengurangi penggunaan data seluler untuk pemirsa dengan data terbatas," ujarnya.

Menurutnya, alasan menghentikan aplikasi Youtube Go lantaran YouTube tidak menganggap YouTube Go tidak perlu lagi. Selain itu, cepatnya kemajuan kinerja ponsel serta infrastruktur yang terus berkembang, Google memutuskan untuk menghentikan YouTube Go.

Penghentian tersebut bisa jadi merupakan dampak domino pertama pada aplikasi di bawah payung Go.

Bagi pengguna yang masih menggunakannya diimbau untuk beralih ke aplikasi Youtube. Namun, masih ada solusi bagi yang ingin tetap memakai Youtube Go, dengan catatan anda siap menanggung risikonya sendiri.

Aplikasi Youtube Go masih dapat diunduh dan dipasang secara manual tanpa melalui Google Play Store. Caranya dengan memakai pihak third app atau pihak ketiga. Pada umumnya, setelah diunduh akan muncul notifikasi bahwa terdapat perangkat yang tidak dikenal sumbernya.

Agar bisa terpasang, langkah yang dilakukan yaitu masuk ke pengaturan (settings), lalu pilih keamanan (security), dan tekan tombol pada setting unknown sources. Setelah itu tap file download Youtube Go untuk memasangnya (install).

Aplikasi Go

Sebagaimana diketahui bahwa Google juga mempunyai sejumlah versi Go lainnya seperti Gmail Go dan Maps Go. Kedua aplikasi ini juga dibangun untuk memberi pemerataan akses terhadap layanan Google tapi untuk daerah-daerah yang memang internetnya lemot atau minim sinyal.

Pembaruan terakhir Youtube Go pada Oktober 2021. Sementara, aplikasi seperti Google Assistant Go pembaruan teranyarnya pada 2 Mei 2022. Namun, aplikasi yang kurang populer seperti Gallery Go terakhir melihat pembaruan bulan November 2021.

Di samping itu, ada aplikasi di bawah Go yang jumlah unduhannya menyaingi Youtube Go. Google belum memberi tanggapan kaitannya dengan status aplikasi Go lainnya, tapi masa depan mereka sekarang sedikit kurang pasti.

 

 

 

 

 

 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.
Automotive16 Juni 2026, 17:14 WIB

All New Lexus ES Segera Meluncur di Indonesia pada Juli 2026

Selain tersedia dalam tipe BEV, mobil ini juga akan tersedia dalam model HEV.
Lexus ES. (Sumber: Lexus)
Hobby16 Juni 2026, 16:18 WIB

Cerita Alumni UMY Chairul Mukmin Jadi Pemenang Pertama SUCI 12

Menapaki jalan yang panjang dan enggak mudah di dunia komedi.
Chairul Mukmin juara pertama SUCI 12. (Sumber: UMY)
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)