Sigma BF: Kamera Full-frame Minimalis Tanpa Slot Kartu Memori

Rahmat Jiwandono
Rabu 26 Februari 2025, 17:46 WIB
Sigma BF adalah kamera mirrorless memiliki desain minimalis. (Sumber: Sigma)

Sigma BF adalah kamera mirrorless memiliki desain minimalis. (Sumber: Sigma)

Techverse.asia - Sigma telah mengumumkan kamera full-frame 24,6 megapiksel (MP) baru yang ringkas bernama BF dengan desain yang minimalis dan clean yang cuma memiliki empat tombol kontrol dan dial. Kamera ini memiliki SSD internal, bukan slot CFexpress atau kartu SD.

Perusahaan ini memang dikenal karena membuat lensa dan kamera yang tidak konvensional, dan desain BF serta pendekatan unik terhadap penyimpanan benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Bodi dari Sigma BF digiling dari satu blok aluminium, antarmuka penggunanya juga telah didesain ulang dengan struktur informasi yang sama sekali baru dibandingkan dengan kamera digital konvensional.

Baca Juga: DJI RS4 Mini: Gimbal Ringkas dan Ringan untuk Kamera dan Smartphone

Dan dengan sebagian besar tepi datar dan bersudut yang tampaknya tidak sepenuhnya dirancang untuk tangan manusia, kecuali untuk sandaran ibu jari di bagian belakang. Ini semua adalah bagian dari pendekatan minimalis BF yang disengaja, yang meluas hingga tidak adanya teks pada bodi kamera dan tombol haptik kamera.

Sigma BF

Desain minimalis Sigma BF paling jelas terlihat di bagian belakangnya. Di samping layar sentuh berukuran 3,2 inci yang tidak memiliki artikulasi apa pun, terdapat tiga kontrol sentuh yang dilengkapi umpan balik haptik sehingga terasa seperti menyentuh tombol sungguhan.

Tombol-tombol tersebut mencakup tombol putar untuk menavigasi menu, tombol opsi, tombol daya, dan tombol putar ulang. Pun terdapat sebuah monitor status yang berbentuk seperti pil guna menyorot pengaturan apa pun yang disesuaikan. Sementara itu, di bagian atasnya bahkan lebih sederhana: hanya ada dua mikrofon dan tombol rana.

Antarmuka pengguna yang ramping pada Sigma BF mengelilingi pratinjau langsung dengan pengaturan terkait dengan pemotretan termasuk kecepatan rana, apertur, ISO, dan kompensasi EV. Pengaturan sekunder disembunyikan dalam menu opsional, sementara fungsi manajemen kamera terkubur dalam menu sistem.

Baca Juga: Sony A1 II: Kamera Mirrorless Flagship Baru yang Punya Fitur-fitur Canggih

Sigma BF kompatibel dengan lensa L-mount, dan selain foto, sensor full-frame 35 milimeternya dapat merekam video 6K, dan mendukung hal-hal seperti enkode HEVC dan perekaman hingga 120 bingkai per detik.

Sigma BF

Di dalamnya sudah terdapat SSD bawaan berkapasitas 230GB yang disebut mampu menyimpan lebih dari 14.000 file JPEG, 4.300 gambar RAW yang tidak dikompresi, atau video berdurasi 2,5 jam pada pengaturan kualitas tertinggi.

Sedangkan, ada resolusi penuh, Sigma BF dapat merekam gambar hingga delapan bingkai per detik dan mengandalkan sistem autofokus hibrida yang menggabungkan deteksi fase dan kontras.

Sistem Autofokusnya juga menggunakan apa yang digambarkan perusahaan sebagai 'algoritma canggih' untuk mendeteksi dan dengan cepat memfokuskan pada subjek tertentu termasuk orang, anjing, dan kucing.

Baca Juga: Fujifilm Memperkenalkan Kamera Digital Mirrorless X-M5, Ada 2 Opsi Warna

Di sisi lain, seperti yang semakin umum terjadi pada kamera digital, Sigma telah menyertakan 13 mode warna berbeda dengan BF, yang memungkinkan fotografer untuk mendapatkan tampilan tertentu di dalam kamera tanpa perlu pasca-pemrosesan.

Sigma BF

Hal ini termasuk opsi seperti standar dan kaya, serta mode yang lebih kreatif seperti hijau hutan, merah matahari terbenam, emas hangat, sinema, dan monokrom.

Sigma BF akan tersedia dalam warna hitam atau perak seharga US$2000 atau setara dengan Rp32 jutaan dan diharapkan akan dikirim ke pelanggan sekitar April 2025, tapi harga ini belum termasuk lensa.

Kamera mirrorless BF kompatibel dengan standar lensa L-Mount yang awalnya dikembangkan oleh Leica tetapi sekarang juga digunakan oleh Panasonic dan Sigma. Sigma sendiri baru akan memperbarui koleksi lensa prima Seri I dengan opsi warna perak baru agar sesuai dengan BF.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Kamera Canon EOS C80, Cocok untuk Live dan Perekaman

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)