Youtube Rilis Hype: Beri Ruang Kreator Kecil untuk Mengembangkan Jangkauannya

Rahmat Jiwandono
Senin 23 September 2024, 17:07 WIB
Youtube merilis Hype guna memberi kesempatan bagi para kreator kecil. (Sumber: Youtube)

Youtube merilis Hype guna memberi kesempatan bagi para kreator kecil. (Sumber: Youtube)

Techverse.asia - Pada acara Made On Youtube yang diselenggarakan minggu lalu, Youtube mengumumkan fitur baru yang disebut Hype. Dengan fitur baru ini, Youtube mencoba untuk fokus pada pengembangan saluran (channel) yang lebih kecil dan membantu orang menemukan dan berbagi kreator baru.

Hype adalah sistem promosi yang sepenuhnya baru di dalam Youtube: ada tombol baru untuk mempromosikan video, dan video yang paling banyak dibicarakan akan muncul di papan peringkat (leader board) di semua platform.

Ini sedikit seperti Trending, tetapi difokuskan secara khusus pada channel yang lebih kecil dan pada apa yang secara khusus dipilih orang untuk direkomendasikan, bukan hanya apa yang mereka tonton.

Dengan demikian, kreator Youtube tidak perlu lagi bergantung sepenuhnya pada algoritma rekomendasi, hasil penelusuran, atau kolaborasi untuk membantu mereka mengembangkan audiens mereka.

Baca Juga: F5 Gandeng Intel Guna Menyederhanakan Keamanan dan Penyediaan Layanan AI

Youtube telah mengerjakan Hype sejak awal tahun 2023, ketika perusahaan memutuskan untuk lebih fokus membangun komunitas di dalam Youtube.

"Kami baru saja melihat pertumbuhan pendapatan yang tidak proporsional, meskipun sebagian besar kreator kami lebih kecil dari ukuran ini," ungkap Direktur Manajemen Produk Youtube Bangaly Kaba.

Dijelaskannya, agar fitur tersebut bisa berfungsi, audiens perlu mengklik fitur 'Hype' baru di bawah tombol suka (likes) yang sudah ada. Fitur ini akan tersedia pada video dari kreator dengan jumlah pelanggan (subscribers) kurang dari 500 ribu.

Semakin banyak orang yang meramaikan video tersebut, maka peringkatnya pun akan lebih tinggi pada leader board 100 video paling populer. Tapi, hal ini bersifat khusus untuk setiap negara, dan seiring berjalannya waktu, Youtube juga berencana untuk mempersonalisasi bagian Hype untuk setiap pengguna.

Baca Juga: Youtube Hadirkan Shopping Collections, Bantu Kreator Pasarkan Produk Mereka

Untuk 100 video teratas tidak akan berubah, tapi Youtube tiba-tiba mendapatkan banyak data bagus tentang video pendek mana yang disukai orang di semua subjek.

Menurut Kaba, Hype tidak akan memengaruhi algoritma Youtube tradisional, tetapi bagian Hype mungkin akan segera memiliki lebih banyak filter dan leader board khusus topik, dan video yang tengah ramai dibahas akan mulai muncul di bagian baru di umpan (feed) rekomendasi.

"Tujuan dengan semua nuansa dan kompleksitas ini adalah untuk memastikan papan peringkat banyak berubah dan membuat orang merasa terlibat dalam setiap hal yang mereka gembar-gemborkan," katanya.

Namun demikian, mekanisme sebenarnya di balik Hype cukup rumit. Pasalnya, sebuah video hanya bisa memenuhi syarat untuk diramaikan dalam tujuh hari pertama setelah dipublikasikan.

Baca Juga: Mantan CEO Youtube Susan Wojcicki Meninggal Dunia karena Kanker Paru-paru

Setiap pengguna Youtube juga hanya mendapatkan tiga Hype seminggu, dan setiap Hype bernilai sejumlah poin tertentu yang berbanding terbalik dengan jumlah pelanggan yang dimiliki channel tersebut.

Fitur ini dibuat guna mencegah penggemar menyalahgunakan fitur tersebut untuk mendongkrak kreator favorit mereka. Youtube menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk membuat fitur itu lantaran melihat bahwa penggemar yang bersemangat ingin menjadi bagian dari kisah sukses si kreator.

Di sisi lain, di masa mendatang, Youtube akan memungkinkan penggemar untuk membeli Hype tambahan, yang membuka aliran pendapatan baru untuk situs video tersebut. Namun, mereka belum mengumumkan berapa besar potongan yang akan diambil dari pembelian tersebut.

Baca Juga: Antarez Easy Sematkan AI, Optimalkan Fungsi Analitik Pada Video

Pada pembelian penggemar lainnya seperti Super Thanks, yang mana pendapatannya dibagi dengan kreator, Youtube mengambil 30 persen dari pembagian standar 70/30 antara kreator dan dirinya sendiri. Saat kreator mendapatkan 'semangat', mereka bakal dapat poin untuk naik ke papan peringkat mingguan di negara mereka.

Ditambah lagi, Youtube akan menawarkan kreator bonus kecil yang sudah termasuk dalam channel dengan jumlah subscribers lebih sedikit yang akan melipatgandakan poin untuk menempatkan mereka pada posisi yang lebih setara dengan kreator yang lebih besar yang sedang trending.

Video yang paling banyak digembar-gemborkan juga akan menerima lencana khusus. "Youtube Hype memberi komunitas cara untuk mengekspresikan cinta dan kegembiraan yang mereka miliki untuk kreator yang sedang naik daun dan untuk mendukung video baru mereka dengan menyebarluaskannya," imbuhnya.

Baca Juga: Youtube x Shopee: Hadirkan Program Afiliasi Youtube Shopping di Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)
Techno13 April 2026, 17:20 WIB

Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Perangkat yang telah lama ditunggu-tunggu ini bisa hadir pada September 2026 atau paling lambat awal 2027.
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.
Techno13 April 2026, 16:53 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Earbud Gaming Razer Hammerhead V3 HyperSpeed

Razer baru saja merilis earbud gaming baru dengan latensi rendah dan peralihan cepat antar perangkat.
Razer Hammerhead V3 HyperSpeed. (Sumber: Razer)
Automotive13 April 2026, 16:39 WIB

KIA EV3 2027 Punya 5 Varian, Bisa Melaju hingga 320 Mil

SUV listrik kompak EV3 menghadirkan desain yang terinspirasi dari EV9, serta pengisian daya cepat.
KIA EV3 2027. (Sumber: KIA)
Startup13 April 2026, 16:01 WIB

Grab Menambahkan 13 Fitur Anyar Berbasis Kecerdasan Buatan, Apa Saja?

GrabX 2026 sekaligus menjadi tonggak penting bagi Program Grab Early Access, memberi kesempatan buat menjajal fitur-fitur baru.
GrabX 2026.
Techno13 April 2026, 15:09 WIB

Instax Mini 13 Resmi Tersedia di Indonesia, Lihat Harga dan Speknya

Peluncuran ini disertai pembaruan pada aplikasi smartphone Instax Up!
Instax Mini 13. (Sumber: Fujifilm)
Techno13 April 2026, 14:34 WIB

Dyson Umumkan Hush Jet Mini Cool: Kipas Genggam Seharga Rp1 Jutaan

Kipas portabel pertama Dyson dengan proyeksi udara Hush Jet untuk pendinginan yang bertenaga.
Dyson Hush Jet Mini Cool. (Sumber: Dyson)
Lifestyle13 April 2026, 14:03 WIB

The Weeknd akan Menjadi Presenter di Acara Crunchyroll Anime Awards ke-10

Superstar Global Ini Akan Mengumumkan Pemenang di Kategori “Anime of The Year”.
The Weeknd (Sumber: theweeknd.com)
Culture10 April 2026, 17:14 WIB

ArtScience Museum Singapura "Pamerkan Tubuh Manusia"

Pameran seni Flesh and Bones mengeksplorasi bagaimana berbagai budaya sepanjang sejarah mempelajari, membayangkan, dan memahami tubuh manusia
The Network Within karya Chiharu Shiota di ArtScience Museum Singapura. (Sumber: istimewa)
Techno10 April 2026, 17:04 WIB

Gerai Anker Resmi Buka di Summarecon Mall Serpong Tangerang

Anker Innovations hadirkan concept store baru di pusat perbelanjaan Summarecon Mall Serpong.
Anker Innovations buka gerai di Summarecon Mall Serpong. (Sumber: istimewa)