Shopee Jadi Pilihan Banyak UMKM Sebagai Tempat Jualan

Uli Febriarni
Senin 29 Januari 2024, 19:14 WIB
riset INDEF menyebut bahwa Shopee jadi platform pilihan UMKM untuk berjualan (Sumber: Getty Images)

riset INDEF menyebut bahwa Shopee jadi platform pilihan UMKM untuk berjualan (Sumber: Getty Images)

Riset Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mendapati bahwa, sebanyak 50% usaha mikro kecil menengah (UMKM) memilih Shopee sebagai platform utama yang mereka gunakan untuk berjualan daring dalam satu tahun terakhir.

Garis besar riset tersebut mengungkap, sebanyak 34,25% pelaku UMKM memilih aplikasi digital sebagai sarana berjualan.

Riset yang bertajuk Peran Platform Digital Terhadap Pengembangan UMKM di Indonesia ini menemukan, platform yang digunakan untuk berjualan bukan hanya aplikasi e-commerce, melainkan juga media sosial seperti Facebook Marketplace dan Instagram Marketplace.

"Dijabarkan dari jumlah persentase, selain Shopee, tempat berjualan daring yang paling banyak digunakan oleh pelaku UMKM antara lain Facebook Marketplace menempati 33,46%, Instagram Shop 28,74%, dan TikTok Shop menempati 20,87%," demikian diterangkan penelitian yang dikutip pada Senin (29/1/2024) itu.

Baca Juga: Manfaatkan AI, 1datapipe Menyediakan Analisis Inklusi Keuangan Secara Mendalam

Aplikasi media sosial Facebook dan Instagram, memungkinkan para penggunanya melakukan pemasaran bisnis melalui berbagai fitur yang disediakan, antara lain fitur Feed, Story, maupun Marketplace/Shop.

Riset INDEF tersebut juga menganalisis tempat berjualan daring yang 'paling sering digunakan'.

Berdasarkan hasil riset tersebut, Shopee konsisten menempati posisi pertama sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan oleh para pelaku UMKM dengan persentase sebesar 36,22%, diikuti oleh Facebook Marketplace (18,50%) dan Online Food Delivery (16,93%), seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Merujuk pada hasil riset INDEF, pelaku UMKM memiliki tiga alasan utama mengapa mereka menerapkan digitalisasi dalam bisnisnya. Tiga alasan utama tersebut meliputi kepraktisan dalam berjualan secara daring (79,13%), eksposur/trafik yang lebih luas (72,83%), dan potensi pertumbuhan bisnis yang lebih cepat (69,69%).

Ekonomi Digital di Indonesia Tumbuh Positif

Menurut riset ini, digitalisasi UMKM mendorong ekonomi digital di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun.

Google, Temasek, dan Bain memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia akan tumbuh menjadi US$109 miliar (sekitar Rp1,721 triliun) pada 2025.

"Pada 2030, ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan menyentuh angka US$210 miliar hingga US$360 miliar (sekitar Rp3,317 triliun sampai Rp5,687 triliun)," lanjut riset tersebut.

Baca Juga: Telkom dan Kemendag Persiapkan Startup Gim Lokal Raih Pasar Global

Baca Juga: Microsoft PHK Ribuan Karyawan di Activision Blizzard

Pertumbuhan ini tak lepas dari tingginya nilai transaksi sektor e-commerce, yang telah menjadi kontributor utama dalam ekosistem ekonomi digital tanah air.

Kehadiran platform e-commerce juga telah membuka banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk semakin mengembangkan bisnisnya secara daring.

Peneliti Center of Digital Economy and SMEs INDEF, Izzudin Farras, menjelaskan bahwa terlepas dari pertumbuhan ini, keterampilan digital tetap menjadi tantangan bagi UMKM untuk bisa masuk dalam digitalisasi.

'Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM untuk menghadapi persaingan bisnis adalah dengan mengikuti program edukasi atau pelatihan UMKM, yang diadakan oleh berbagai platform e-commerce," kata dia.

Baca Juga: Koleksi Levi’s x Gundam SEED: Menangkap Keindahan Galaksi dan Gagahnya Gundam dari Era Kosmik

Tantangan utama yang dihadapi UMKM dalam digitalisasi adalah ketatnya persaingan antar pelaku usaha dalam platform digital (96,46%), dan kurangnya keterampilan tenaga kerja dalam penggunaan platform digital (83,46%).

Namun, Izzudin juga mengatakan, saat ini sudah semakin banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya penggunaan platform digital dan dampak positif digitalisasi dalam bisnis mereka.

"Oleh karena itu, para pelaku UMKM diharapkan dapat terus melakukan inovasi dari segi produk, layanan hingga strategi untuk menggaet pelanggan di tengah persaingan bisnis daring yang semakin ketat," demikian dijelaskan Izzudin.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)