Pembaruan Microsoft Designer Meluncur, Namun Masih Tahap Pratinjau Publik

Uli Febriarni
Jumat 28 April 2023, 11:57 WIB
kantor Microsoft (Sumber : PIXABAY)

kantor Microsoft (Sumber : PIXABAY)

Hari ini, Microsoft Designer, alat desain bertenaga AI dari Microsoft, diluncurkan dalam pratinjau publik dengan rangkaian fitur yang diperluas.

Diumumkan pada Oktober 2022, Designer adalah aplikasi web mirip Canva yang dapat menghasilkan desain untuk presentasi, poster, kartu pos digital, undangan, grafik, dan lainnya untuk dibagikan di media sosial dan saluran lainnya.

Aplikasi ini memanfaatkan konten yang dibuat pengguna dan DALL-E 2, AI text-to-image OpenAI, untuk mengidealkan desain, dengan dropdown dan kotak teks untuk penyesuaian dan personalisasi lebih lanjut.

GM di divisi Konsumen 365 Microsoft, Bryan Rognier, menuturkan bahwa sejak Oktober, model AI terus meningkat.

Microsoft telah bekerja untuk 'menenun' kemampuan yang kuat ini di seluruh kanvas Designer, dengan cara yang lebih menyenangkan sekaligus membuat pengguna tetap memegang kendali.

Dalam sebuah unggahan keterangan perusahaan hari ini, sekarang Designer dapat menghasilkan keterangan tertulis dan tagar yang relevan untuk postingan media sosial, menawarkan beberapa saran yang dapat dipilih pengguna. Juga dapat membuat visual animasi, lengkap dengan latar belakang dan transisi teks, didukung oleh AI.

"Di masa depan, Designer akan mendapatkan fitur pengeditan tambahan, termasuk kemampuan untuk menempatkan objek di tempat tertentu dalam grafik dan secara otomatis mengisi sisa gambar," kata Microsoft, dikutip Jumat (28/4/2023).

Opsi hapus dan ganti latar belakang yang akan datang, sementara itu, akan memungkinkan pengguna menyapu objek, orang, atau latar belakang yang tidak mereka inginkan dalam grafik.

Designer akan tetap gratis selama periode pratinjau, kata Microsoft. Designer tersedia melalui situs web Designer dan di browser Microsoft Edge melalui sidebar.

Setelah aplikasi Designer tersedia secara umum, aplikasi tersebut akan disertakan dalam langganan Microsoft 365 Personal dan Family. Aplikasi itu akan memiliki fungsi beberapa yang bebas digunakan untuk non-pelanggan, meskipun Microsoft tidak menjelaskan lebih lanjut.

Mengatasi beberapa pertanyaan hukum yang muncul baru-baru ini seputar sistem pembuatan gambar bertenaga AI, Microsoft mengatakan bahwa pengguna akan memiliki hak pengguna penuh untuk mengkomersialkan gambar yang mereka buat dengan Designer dan Image Creator.

Masih belum jelas apakah kebijakan itu akan berubah di masa depan, mengingat pertarungan pengadilan sedang berlangsung. Melibatkan OpenAI dan perusahaan rintisan lain, yang mengomersialkan alat AI generatif.

Microsoft Designer bahkan dapat mengunggah ke umpan media sosialmu langsung dari Designer. Pilihan untuk menambahkan keterangan AI muncul saat kalian mengunduh gambar untuk diposkan, lalu memungkinkan kalian terhubung ke feed tersebut.

Memang benar, seni yang dihasilkan AI ada dalam skenario Wild West, di mana membuat desain yang dihasilkan AI tidak dilarang atau diizinkan secara eksplisit.

Laman PAC World, menuliskan bahwa panduan terbaru oleh Kantor Hak Cipta AS menemukan jalan tengah: selama manusia telah mengubah konten buatan AI, konten tersebut dapat dilindungi hak cipta.

Hal itu, secara khusus menyebutkan menyetujui novel grafis yang menggabungkan seni AI dan teks yang dihasilkan manusia. Karena seluruh tujuan Designer adalah untuk memungkinkan pengguna mencampur desain dan teks di atas seni yang dihasilkan AI. Dari proses ini, kemungkinan besar kamu dapat mengklaim kepemilikan pekerjaan.

Microsoft mengatakan hal yang sama, pada dasarnya.

Layanan Azure OpenAI, aplikasi Designer, dan Image Creator semuanya diatur oleh persyaratan layanan masing-masing," kata perusahaan itu.

Berdasarkan ketentuan ini hari ini, Microsoft tidak mengklaim kepemilikan atas masukan konten oleh pelanggan atau keluaran konten oleh layanan.

"Kecuali untuk kebijakan penggunaan kami yang dapat diterima, ketentuan Microsoft tidak membatasi komersialisasi gambar yang dibuat dengan layanan ini, meskipun pelanggan pada akhirnya bertanggung jawab untuk membuat keputusan sendiri tentang kegunaan komersial gambar yang mereka buat," tulis mereka dalam pernyataan. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Travel24 Juli 2026, 20:45 WIB

Hobi Jajan? Coba Kunjungi Enam Destinasi Kuliner Unik di Asia Tenggara

Di destinasi-destinasi tersebut kamu bisa merasakan kuliner tradisional.
Daerah Udon Thani, Tailan. (Sumber: Shutterstock)
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan Suasana Hiburan dan Sesi Kerja Panjang Sepanjang Hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung Membawa Ekosistem Galaxy ke Kacamata Sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe sejati dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET untuk keseimbangan terbaik antara ketelitian dan kecepatan.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)