Kelebihan AI: Bisa Deteksi Kejahatan Pencucian Uang Sampai Radang Paru-Paru

Uli Febriarni
Sabtu 08 April 2023, 16:28 WIB
Ilustrasi AI (Sumber : freepik)

Ilustrasi AI (Sumber : freepik)

Universitas Prasetiya Mulya mengembangkan teknologi yang bisa mendeteksi kejahatan finansial dengan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Mengutip dari LKBN Antara, riset ini tengah dilakukan oleh tim pengembang AI Program Studi Computer Systems Engineering Prasetiya Mulya. Tim periset dipimpin oleh Ketua Progam Studi S1 Computer Systems Engineering Universitas Prasetiya Mulya, Agung Alfiansyah.

Agung menjelaskan, pengembangan kecerdasan buatan ini mereka lakukan agar sistem di lembaga keuangan seperti bank dapat tetap saling berbagi data, namun keamanan informasinya tetap terproteksi dan terjamin.

Menurut Agung, dikutip pada Sabtu (8/4/2023), sistem ini diharapkan bisa digunakan untuk mendeteksi kasus penipuan, fraud, sampai kejahatan pencucian uang.

Agung mengatakan, pihaknya mengembangkan sistem AI ini karena mengingat AI merupakan teknologi yang dapat mengumpulkan dan menggunakan data masyarakat; yang mungkin saja termasuk informasi sensitif.

Ada banyak layanan dan produk online populer, yang mengandalkan kumpulan data besar untuk mengajarkan dan meningkatkan algoritma AI mereka.

Selain jasa keuangan, sektor lain yang sangat sensitif terhadap isu perlindungan privasi dan manajemen data adalah medis. Dua sektor ini, belakangan mulai memanfaatkan teknologi AI untuk mendorong efisiensi dan peningkatan kualitas dalam proses kerja mereka.

Dalam konteks pemanfaatan AI di dunia medis, Agung melanjutkan, saat ini kian banyak sistem diagnosa berbasis AI yang diujicoba untuk diimplementasikan secara luas untuk kesehatan.

Kemudian, ia bersama mahasiswa di Prasetiya Mulya juga sedang mengembangkan sistem AI, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu dokter mendeteksi penyakit pneumonia atau radang paru-paru.

Projek penelitian ini didanai oleh APNIC Foundation, lembaga internasional yang salah satu bidangnya adalah menaungi keamanan internet di Asia Pacific. Sistem yang masih dalam tahap purwarupa ini, dikembangkan tim Prasetiya Mulya bersama mitra penelitian dari INSA Centre Val de Loire di Prancis.

Namun, karena data pasien, seperti rekam medis, merupakan informasi sensitif dan bersifat privat, maka dalam pengembangan sistem pendeteksi pneumonia ini, Agung dan timnya juga mengembangkan sistem pembelajaran mesin (machine learning). Yang dinilai dapat menjamin agar data yang digunakan menjaga privasi dan anonimitas informasi pribadi pasien.

Pengembangan sistem machine learning lain yang telah dikembangkan Agung dan timnya dari Prancis tiga tahun yang lalu adalah sistem berbasis AI yang digunakan untuk mendeteksi kanker payudara.

"Kami merancang sistem yang dapat memilah dan mengelola repository data medis. Agar informasi individual pasien yang bersifat privat tidak bisa diidentifikasi kembali siapa person-nya secara spesifik. Dengan sistem ini, kolaborasi dan pertukaran data antar rumah sakit bisa dilakukan dengan aman dan menjaga privasi pasien," kata dia.

Agung menjelaskan, teknologi ini dirancang agar diagnosis pneumonia atau kanker bisa lebih cepat, akurat, dan murah. Sehingga membantu pengambilan keputusan para dokter menegakkan diagnosis pasien.

Selain itu, di lapangan beberapa dokter pemula juga merasa terbantu dengan adanya sistem ini, karena sering kali sistem berbasis AI mampu mendeteksi objek samar yang tidak begitu tampak oleh para dokter.

Sistem pendeteksi penyakit ini tengah dikembangkan melalui kerjasama dengan beberapa rumah sakit di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk yang belum mengenal Computer Systems Engineering -kanal pengembangan teknologi berbasis AI didalami Universitas Prasetiya Mulya-, dapat dijelaskan bahwa  ini adalah bagian dari aktivitas yang ada di bidang ilmu AI jurusan S1 Program Studi Computer Systems Engineering. Bidang ilmu ini dihadirkan sejak 2017 oleh Universitas Prasetiya Mulya sebagai pengembangan rumpun keilmuan science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

Agung mengungkap, belakangan minat mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya untuk mendalami AI terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia memperkirakan, dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, para ahli AI akan semakin banyak dicari karena luasnya pemanfaatan teknologi tersebut dalam berbagai bidang.

Program Studi Computer Systems Engineering memberikan sejumlah mata kuliah terkait kecerdasan buatan. Namun, mahasiswa tak hanya mendapatkan ilmu terkait kecerdasan buatan dalam konteks praktikal.

"Lebih dari itu, kami justru menitikberatkan pada hal-hal fundamental dan teoretisnya, termasuk juga mengenai etika," ujar Agung.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)