Pemerintah Inggris Raya Melarang TikTok Ada di Perangkat Pemerintahan, TikTok: Sepertinya Ini Kesalahpahaman

Uli Febriarni
Jumat 17 Maret 2023, 14:15 WIB
TikTok

TikTok

Inggris Raya melarang TikTok ada dalam perangkat resmi pemerintah. Larangan itu disampaikan secara resmi, Kamis (16/3/2023).

Larangan tersebut menambah pembatasan serupa, yang diberlakukan oleh sejumlah di Kanada, Uni Eropa, dan Amerika Serikat. Fyi, Selandia Baru dalam perjalanan menyusul.

Aplikasi media sosial tidak banyak digunakan oleh pejabat Inggris Raya, menurut pengumuman pemerintah. Tetapi tindakan tersebut mencerminkan kekhawatiran tentang hubungan TikTok ke China melalui perusahaan induknya, ByteDance, dan kemungkinan bahwa pemerintah China dapat menekan perusahaan agar pengguna menyerahkan informasi pribadi.

Mengingat sifat informasi yang berpotensi sensitif yang disimpan di perangkat pemerintah, kebijakan pemerintah tentang pengelolaan aplikasi pihak ketiga akan diperkuat. Salah satunya mencekal terpasangnya TikTok di perangkat orang-orang pemerintahan.

"Ini adalah langkah proporsional berdasarkan risiko spesifik dengan perangkat pemerintah," ungkap seorang perwakilan kantor kabinet, mengatakan kepada anggota parlemen, kami lansir dari CNN, Jumat (17/3/2023).

Laman resmi pemerintahan Inggris Raya menuliskan, kebijakan larangan ini datang setelah Menteri Kantor Kabinet memerintahkan tinjauan keamanan aplikasi secara lebih luas.

"Ini melihat potensi kerentanan data pemerintah dari aplikasi media sosial pada perangkat, dan risiko seputar seberapa sensitif informasi dapat diakses dan digunakan oleh beberapa platform," tulis laman UK Government yang kami akses. 

Saat ini, penggunaan TikTok di dalam pemerintah terbatas dan kebutuhan staf pemerintah yang terbatas untuk menggunakan aplikasi di perangkat kerja.

Menteri Kantor Kabinet, sekaligus Chancellor of the Duchy of Lancaster, Oliver Dowden menyatakan bahwa keamanan informasi pemerintah yang sensitif harus didahulukan.

"Jadi hari ini kami melarang aplikasi ini di perangkat pemerintah. Penggunaan aplikasi pengekstrak data lainnya akan terus ditinjau," kata dia. 

Menurut Oliver Dowden, membatasi penggunaan TikTok di perangkat Pemerintah adalah langkah yang bijaksana dan proporsional, mengikuti saran dari pakar keamanan siber pemerintahan.

Seperti diketahui, TikTok mewajibkan pengguna untuk memberikan izin kepada aplikasi untuk mengakses data yang disimpan di perangkat, yang kemudian dikumpulkan dan disimpan oleh perusahaan.

Selanjutnya, perizinan tersebut memberikan perusahaan akses ke berbagai data di perangkat, termasuk kontak, konten pengguna, dan data geolokasi.

"Pemerintah, bersama dengan mitra internasional kami, prihatin dengan cara penggunaan data ini," tuturnya.

"Larangan hari ini tidak mencakup perangkat pribadi untuk pegawai pemerintah, menteri, atau masyarakat umum. Setiap individu harus mengetahui kebijakan data setiap platform media sosial saat mempertimbangkan untuk mengunduh dan menggunakannya," tegas Oliver Dowden.

Larangan perangkat pemerintah berlaku untuk perangkat perusahaan pemerintah, di semua departemen pemerintah.

Mengetahui keputusan pemerintah Inggris Raya tersebut, TikTok menyatakan kekecewaannya dalam sebuah pernyataan, di hari yang sama.

"Kami percaya, larangan ini didasarkan pada kesalahpahaman mendasar dan didorong oleh geopolitik yang lebih luas; di mana TikTok, dan jutaan pengguna kami di Inggris Raya, tidak berperan," kata seorang juru bicara.

Juru bicara itu juga menyatakan, TikTok tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi masalah apapun.

"Tetapi harus dinilai berdasarkan fakta dan diperlakukan sama dengan pesaing kami," terangnya.

Perusahaan mengatakan secara sukarela bekerja untuk mengatasi masalah keamanan, dengan mengambil langkah-langkah teknis dan birokrasi, untuk memblokir data pengguna AS dan UE dari operasi globalnya.

Sang juru bicara bahkan menambahkan, mereka belum menerima permintaan apapun dari pemerintah China untuk informasi pengguna, dan akan menolak panggilan semacam itu.

"Kami telah mulai menerapkan rencana komprehensif untuk lebih melindungi data pengguna Eropa kami. Termasuk menyimpan data pengguna Inggris Raya, di pusat data Eropa kami. Kami memperketat kontrol akses data, termasuk pengawasan independen pihak ketiga atas pendekatan kami," pungkas juru bicara tersebut.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Travel24 Juli 2026, 20:45 WIB

Hobi Jajan? Coba Kunjungi Enam Destinasi Kuliner Unik di Asia Ini

Di destinasi-destinasi tersebut kamu bisa merasakan kuliner tradisional.
Daerah Udon Thani, Tailan. (Sumber: Shutterstock)
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan suasana hiburan dan sesi kerja panjang sepanjang hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung membawa ekosistem Galaxy ke kacamata sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)