Kemenkominfo RI Pantau Ruang Digital & Belajar Dari Negara ASEAN Untuk Perangi Hoaks Jelang Pemilu

Uli Febriarni
Sabtu 04 Maret 2023, 23:54 WIB
melawan hoaks (Sumber : freepik)

melawan hoaks (Sumber : freepik)

Pemerintah Republik Indonesia memantau ruang digital (digital space surveillance), sebagai bagian dari strategi dalam menangani berita palsu atau hoaks, dan disinformasi menjelang tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Usman Kansong, mengatakan bahwa selain memantau ruang digital, pihaknya juga mendorong anggota negara ASEAN saling berbagi pengalaman dalam menangani berita palsu, hoaks dan disinformasi.

Usman menyatakan, pemerintah Indonesia menaruh perhatian khusus terhadap penyebaran hoaks dan disinformasi terkait informasi pemerintah.

Hal ini didasarkan pengalaman selama masa Pandemi Covid-19. Ketika itu, pemerintah diserang berbagai isu menyesatkan dan hoaks yang tak terhitung jumlahnya. Mulai dari isu vaksin, varian virus, dan ranah agama, dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Selain itu, hoaks dan disinformasi telah menimbulkan polarisasi sosial dan disharmoni, pada tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 lalu. Kondisi itu terulang kembali di 2019, hal itu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," beber Usman, dikutip lewat laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Sabtu (4/3/2023).

Usman Kasong menjelaskan, sejauh ini Indonesia menerapkan tiga strategi dalam memantau ruang digital untuk memerangi hoaks ini. Yakni meliputi strategi hulu (downstream) berupa edukatif preventif melalui literasi digital.

Kemudian, strategi tengah (midestream), berupa aksi korektif dengan tiga mekanisme; yakni mesin AIS, patroli hoaks oleh manusia atau petugas selama 24 jam dan laporan masyarakat ditambah kontra narasi.

Berikutnya, ada strategi hilir (upstream) berupa penegakkan hukum dengan menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Polri.

"Kominfo bukan ranahnya menindak pelanggaran hukum, itu ranahnya Bawaslu dengan Polri dan Kejaksaan, ada Gakkumdu dalam Pemilu itu. Tetapi Kominfo bertanggung jawab memantau kontennya (terkait pemilu) di media sosial," kata dia, Sabtu (4/3/2023).

Pemerintah Indonesia, juga akan mengambil pelajaran dari pengalaman negara ASEAN dalam menanggulangi hoaks politik di media sosial agar bisa lebih efektif, lanjutnya. 

Ia mencontohkan, misalnya Malaysia yang diketahui memiliki aturan yang mewajibkan moderator atau admin media sosial bertanggungjawab, jika terdapat adanya hoaks dan disinformasi.

"Karena dianggap membiarkan terjadinya pelanggaran hukum," ungkapnya.

Menurut Usman, aturan itu bisa menjadi pelajaran untuk Indonesia. Mengingat, Kementerian Kominfo tidak berhak untuk mengatur aplikasi pribadi atau privat seperti WhatsApp, Telegram, MiChat dan lainnya.

"Mungkin Malaysia memiliki mekanisme yang saya kira bisa kami pertimbangkan. Kalau aplikasi yang sifatnya privat seperti WhatsApp, Telegram, Michat dan lain-lain kami tidak bisa memantau, karena Kominfo tidak boleh menjangkau itu," jelasnya.

Lewat kerjasama dan kajian bersama dengan negara-negara ASEAN, maka diharap akan berdampak pada terciptanya kawasan yang lebih baik. Sambil terus memperkuat kapasitas dan kemampuan negara, dalam mendeteksi dan menanggapi berita palsu dan disinformasi.

Sementara itu, Kepala Pusat Kelembagaan Internasional Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ichwan Nasution, menyatakan hal itu membutuhkan pengelolaan yang baik dan pedoman yang bisa digunakan bersama.

"Saya percaya, informasi pemerintah harus dikelola dengan baik dan sesuai; untuk menjadi salah satu solusi untuk melawan dan menangani disinformasi, serta berita palsu yang beredar di komunitas ASEAN," imbuh dia. 

Ichwan menjelaskan, hoaks dan disinformasi telah menjadi isu besar. Tidak hanya di negara-negara ASEAN, tetapi menjadi isu global dunia, seiring dengan peningkatan kecepatan internet dan penetrasi teknologi informasi di berbagai bidang.

Menurutnya, hoaks yang berkaitan dengan pemerintah paling krusial. Karena informasi tentang program dan kebijakan pemerintah seringkali disasar atau dipelintir oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab di media sosial.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain modular pertama di industri untuk fleksibilitas maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon nirkabel ringkas DJI dilengkapi penutup depan berwarna-warni untuk menyesuaikan dengan gaya apa pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat guna memberikan pengalaman yang nyaman bagi keluarga tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)