Kerjasama Dengan Angkatan Darat AS, Kodiak Robotics Produksi Truk AV Untuk Keperluan Militer

Uli Febriarni
Selasa 06 Desember 2022, 23:39 WIB
truk milik kodiak robotics / kodiak.ai

truk milik kodiak robotics / kodiak.ai

Laman Kodiak Robotics, pada Selasa (6/12/2022) mempublikasikan, bahwa perusahaan teknologi truk otonom ini memenangkan kontrak senilai $49,9 juta dari Departemen Pertahanan AS.

Mereka diajak bekerja sama oleh Angkatan Darat, mengotomatiskan kendaraan darat masa depan untuk melakukan misi berisiko tinggi seperti pengintaian dan pengawasan. 

Perusahaan itu mendapatkan kontrak selama dua tahun, yang diberikan oleh Defense Innovation Unit (DIU) DoD atas nama program Robotic Combat Vehicle (RCV) Angkatan Darat pada Oktober 2022.

Kodiak mengalahkan 33 perusahaan lain yang mengajukan kontrak. Ini menjadi kesempatan bagi Kodiak untuk tampil lebih menonjol dan menunjukkan bahwa teknologinya mampu lebih dari sekedar mengemudikan truk di jalan raya.

Dalam masa kontrak itu, Kodiak akan mengembangkan, menguji, dan menggunakan perangkat lunak otonom yang dapat menavigasi kompleks, medan off road, kondisi operasional yang beragam, dan lingkungan yang menantang GPS.

Pada akhirnya, platform perangkat lunak besutan Kodiak harus dapat diterapkan pada berbagai format dan konfigurasi kendaraan, untuk melayani berbagai kasus penggunaan di masa mendatang.

Seperti yang kita tahu, Kodiak Robotics, Inc., adalah sebuah perusahaan truk swakemudi terkemuka. Hari ini, Kodiak menjadi perusahaan pertama di industri otomotif yang menunjukkan bahwa teknologi otonomnya, -dikenal dengan sebutan Kodiak Driver- , dapat mempertahankan kendali penuh atas truk ketika mengalami ledakan ban yang dahsyat.

Dalam prnewswire.com disebutkan, perusahaan ini sedang mengembangkan teknologi terkemuka di industri otomotif yang dibuat khusus untuk truk jarak jauh, membuat industri pengangkutan lebih aman dan lebih efisien.

Pendekatan perangkat keras modular unik milik Kodiak, mengintegrasikan sensor ke dalam struktur sensor-pod yang disederhanakan yang mengoptimalkan persepsi, skalabilitas, dan pemeliharaan.

Perusahaan mengirimkan barang setiap hari untuk pelanggannya di seluruh Selatan, beroperasi secara mandiri di bagian jalan raya dari rute tersebut.

Pada laman perusahaan, diketahui bahwa sejak Tantangan Besar DARPA, industri teknologi komersial telah sangat matang untuk mengembangkan teknologi kendaraan otonom. Angkatan Darat dan DIU melihat peluang ini, untuk memanfaatkan perkembangan yang sedang berlangsung tersebut untuk keamanan nasional, dengan menggunakan model akuisisi pertahanan non-tradisional seperti kontrak Kodiak untuk mendukung program RCV.

Saat Kodiak mengembangkan produk komersial mereka selama 24 bulan ke depan dan seterusnya, Kodiak akan memberikan peningkatan fungsionalitas dan kinerja kepada Angkatan Darat.

Lebih khusus lagi, bagian penting dari proyek ini adalah mengembangkan jalur teknis berkelanjutan, yang akan memungkinkan pengembangan dan penerapan teknologi kendaraan otonom baru yang cepat saat tersedia secara komersial. Demikian dikutip dari laman Kodiak.ai

Bangga, Kontrak Kodiak x US Army Linier Dengan Roadmap Perusahaan

Kemampuan yang akan mereka kembangkan selama dua tahun ke depan untuk Angkatan Darat dan DIU, sangat selaras dengan peta jalan (roadmap) angkutan truk Kodiak

Kerjasama bersama militer Amerika Serikat ini akan membantu Kodiak mengembangkan produk truk mereka. Penawaran komersial inti yang termasuk bermitra dengan Angkatan Darat dan DIU, bisa memecut perusahaan untuk memastikan KodiakDriver memenuhi standar tertinggi keselamatan dan keamanan.

Kontrak Kodiak dengan Angkatan Darat datang pada saat kritis. Seperti yang dikatakan CEO dari Scale AI, Alexandr Wang.

Wang mengatakan, jika teknologi bertenaga AI yang gesit akan segera mendominasi medan perang. Perusahaan mengklaim bahwa, Amerika Serikat harus terus berinovasi dan menyesuaikan teknologi, khususnya dalam tujuan pertahanan dalam negeri.

"Dalam hal ini, tentunya perusahaan bangga untuk memastikan keunggulan teknologi militer Amerika Serikat bertahan untuk generasi mendatang," ujarnya, ditulis dalam laman Kodiak.ai

Sebetulnya operasi jarak jauh sangat penting untuk mengisi kekosongan dari apa yang dapat dilakukan oleh sistem otonom dan juga dari apa yang masih membutuhkan program bantuan.

"Contoh saja seperti robot penanda trotoar, yang sering kali membantu penyebrang jalan atau menavigasi zona konstruksi," tuturnya.

Wang menambahkan, jika semuanya berjalan dengan baik setelah 24 bulan, kemitraan ini dapat mengarah pada kolaborasi jangka panjang antara Kodiak dan Angkatan Darat. Karena Angkatan Darat bekerja untuk menyiapkan pondasi untuk aplikasi otonom tahun-tahun mendatang, di luar dari proyek protokol pengamanan dan pengawasan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)