Techverse.asia - Shokz tak cuma menghadirkan OpenDots 2 secara global, tapi juga meluncurkan earbud lainnya yaitu OpenDots Air. Shokz memasarkan earbud OpenDots Air baru ini sebagai opsi yang lebih murah, versi lebih ringan, dan lebih mudah diakses dari bentuk earbud jepit. Karena harganya hanya sekitar US$130 atau setara dengan Rp2,3 jutaan.
Baca Juga: ASUS Luncurkan TUF Gaming 16 2026, Cek Spesifikasinya
Bagi mereka yang menyukai gaya earbud OpenDots tetapi tidak membutuhkan teknologi audio tercanggih, Shokz OpenDots Air adalah pilihan yang tepat. Earbud ini menawarkan kenyamanan yang pas, ringan, dan teknologi yang cukup untuk menghasilkan suara yang kaya dan jernih di semua frekuensi.
Kamu lagi mencari kenyamanan sepanjang hari dan kesadaran akan lingkungan sekitar? Shokz OpenDots Air hanya berbobot 6,3 gram per earbud, dibandingkan dengan 6,4 gram untuk OpenDots 2.
Oleh karena itu, OpenDots Air adalah earbud yang paling ringan dalam seri ini, yang membantu mengurangi tekanan pada telinga pemakainya sekaligus membuat mereka tetap sadar akan lingkungan sekitar sepanjang hari, menurut perusahaan.
Ya tentu saja, kamu bisa berpendapat bahwa setiap miligram penting ketika sesuatu menempel di telingamu, tetapi perbedaannya di atas kertas sangat minimal.
Baca Juga: Shokz OpenFit Air Dipasarkan di Indonesia, Lihat Harga dan Spesifikasinya
Perangkat ini juga telah didukung dengan teknologi JointArc fleksibel milik Shokz, yang menggunakan pelat nikel-titanium yang diklaim tahan lama untuk beradaptasi secara alami dengan berbagai bentuk telinga, sehingga memberikan pegangan yang stabil namun nyaman.
Baik saat sedang berolahraga, bepergian, atau sekadar mendengarkan musik di perjalanan, bentuk ergonomis dan lapisan silikon yang ramah kulit pada Shokz OpenDots Air memberikan keseimbangan ideal antara kenyamanan, stabilitas, dan sirkulasi udara.

Untuk keserbagunaan sehari-hari, earbud Shokz OpenDots Air menggabungkan kenyamanan yang ringkas dengan suara yang sangat bertenaga. Ia menggunakan teknologi Bassphere model lawas yang pertama kali dipakai pada model OpenDots, untuk menghasilkan bass yang kaya, detail yang seimbang, dan vokal yang jernih di setiap daftar putar lagu.
Ia juga sudah dilengkapi dengan teknologi DirectPitch, serta mikrofon ganda bertenaga kecerdasan buatna (Artificial Intelligence/AI) dengan beamforming adaptif, yang mampu mengurangi kebisingan latar belakang untuk panggilan yang lebih jernih saat bepergian. Model yang lebih murah ini juga tak menawarkan Dolby Audio atau pengisian daya nirkabel.
Daya tahan baterainya sedikit lebih pendek, yakni hingga sembilan jam pemutaran per pengisian daya. Meskipun tidak sekuat atau setahan lama seperti Shokz OpenDots 2, OpenDots Air tetap unggul, menawarkan total daya tahan baterai 36 jam, ketahanan air IP55, dan pengisian cepat yang memberikan dua jam mendengarkan hanya dalam 10 menit.
Selain itu, earbud tersbeut menawarkan banyak fitur pintar yang sama, seperti deteksi telinga dinamis, pemasangan MultiPoint, Google Fast Pair, dan Microsoft Swift Pair. Pemakai juga akan mendapatkan kemampuan kustomisasi yang sama di aplikasi Shokz, mulai dari pengaturan equalizer (EQ )dan personalisasi sistem kontrol hingga Find My Earbuds dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam
Shokz OpenDots Air tersedia dalam warna Classic Black dan Daybreak Purple. Kelir Classic Black menampilkan sentuhan metalik yang halus untuk tampilan abadi yang dapat dikenakan di mana saja, sementara Daybreak Purple memadukan warna abu-abu lembut dan ungu redup dengan kilau mutiara yang halus, terinspirasi oleh warna fajar.













