Techverse.asia - DJI baru saja memperkenalkan Osmo Mobile 8P ke pasar global. Gimbal ini dilengkapi dengan fitur framing dan tracking tingkat lanjut, sehingga para kreator dapat meningkatkan kualitas bidikan smartphone mereka dengan presisi.
DJI Osmo Mobile 8P Standard Combo dijual seharga 159 Euro atau sekitar Rp3,2 jutaan. Paket ini sudah termasuk Osmo Mobile 8P, DJI OM Magnetic Phone Clamp 5, Osmo FrameTap, kabel daya (USB-C ke USB-C sepanjang 50 cm), kabel pengisi daya ponsel (USB-C ke USB-C 15cm), dan kantong penyimpanan.
Osmo FrameTap yang baru memungkinkan para kreator untuk mengambil swafoto dengan kamera belakang atau mengarahkan bidikan dari jarak jauh, memastikan hasil yang profesional. Remote yang dapat dilepas ini memiliki layar yang mencerminkan tampilan dari smartphone atau Multifunctional Module 2 pada Osmo Mobile 8P.

Joystick yang intuitif memberi para kreator kontrol yang tepat atas pergerakan dan zoom gimbal. Selain itu, kecerahan dan suhu lampu pengisi pada Multifunctional Module 2 dapat disesuaikan hingga delapan level. Desain magnetiknya memudahkan pemasangan pada pegangan gimbal atau pelepasan dengan cepat.
Baca Juga: Insta360 Rilis Pembaruan Software untuk Gimbal Genggam Seri Flow
DJI Osmo Mobile 8P menawarkan berbagai cara untuk menjaga subjek tetap berada dalam bingkai. Multifunctional Module 2 yang baru dipasangkan dengan Osmo Mobile 8P untuk melacak lebih dari sekadar orang dan hewan peliharaan.
Modul ini juga dapat menjaga objek umum, seperti mobil dan landmark, tetap berada di tengah bingkai. Para kreator juga dapat menggunakan ActiveTrack 8.0 melalui aplikasi DJI Mimo. Membawa tingkat kelincahan baru pada pelacakan subjek, para kreator dapat menjaga subjek mereka tetap berada di tengah lingkungan yang ramai seperti konser atau acara olahraga.
Hal tersebut sangat efektif dalam menavigasi di sekitar rintangan dan menangani pergeseran cepat. Atau, kreator iPhone dapat melacak subjek dengan lancar melalui aplikasi kamera bawaan mereka, karena Osmo Mobile 8P yang baru mendukung Apple DockKit.

Baca Juga: DJI Osmo Pocket 4: Kamera Saku yang Mampu Merekam 4K dalam Cahaya Rendah
Gimbal 3-sumbu pada Osmo Mobile 8P memanfaatkan stabilisasi generasi ke-8 DJI untuk bidikan dinamis dan rekaman yang stabil. Dengan berat sekitar 386 gram, gimbal ini dilengkapi tripod terintegrasi dan batang ekstensi 215 mm. Desain tripodnya telah diperbarui agar dapat dibuka lebih lebar untuk meningkatkan stabilitas di berbagai permukaan.
Dibuat agar tahan lama, gimbal ini menawarkan waktu pengoperasian hingga 10 jam. Porta USB-C terintegrasi memungkinkan gimbal berfungsi sebagai pengisi daya ponsel, menjadikannya ideal untuk pengambilan gambar luar ruangan dan siaran langsung dalam waktu lama.
Fitur Infinite Spin 360 derajat pada Osmo Mobile 8P memungkinkan pengambilan gambar panorama yang mulus dari sudut mana pun melalui rotasi horizontal tanpa batas. Dikombinasikan dengan pelacakan cerdas, gimbal terus mengunci subjek yang bergerak untuk menghasilkan rekaman yang mulus dan tampak profesional.

Baca Juga: Insta360 Flow 2: Gimbal Smartphone All-in-One yang Harganya Terjangkau
Pengambilan gambar dari sudut rendah juga dimungkinkan dengan memiringkan sumbu pan ke depan, memungkinkan kreator untuk menangkap dunia dari ketinggian mata anak atau hewan peliharaan. Di sisi lain, aplikasi DJI Mimo mengubah rekaman sehari-hari menjadi konten berkualitas profesional melalui serangkaian mode sinematik intuitif yang mengubah operasi sederhana menjadi efek visual yang menakjubkan.
Fitur DynamicZoom menghadirkan efek visual peregangan dan kompresi ala film blockbuster melalui mode Move In dan Move Out. Slow Shutter dapat menangkap jejak cahaya yang halus di mana keheningan bertemu gerakan, unggul dalam adegan malam dan kondisi cahaya rendah.
Action Shot mempertahankan pembingkaian yang lancar untuk subjek yang bergerak cepat, merespons dengan cepat untuk menjaga atlet atau penari tetap berada di tengah. Mode Widescreen merekam langsung dalam format klasik 2.35:1, menghasilkan tekstur film profesional yang halus tanpa pemangkasan pasca-produksi.
Baca Juga: Intel Hadirkan Prosesor Core Series 3, Siap Mendukung Pemakaian AI















