Pemakai Spotify Sekarang Bisa Mematikan Semua Video di Aplikasi

Rahmat Jiwandono
Rabu 15 April 2026, 14:45 WIB
Menu pengaturan buat mematikan video musik dan kanvas di Spotify.

Menu pengaturan buat mematikan video musik dan kanvas di Spotify.

Techverse.asia - Spotify pada bulan ini resmi memperkenalkan kontrol baru yang memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan semua video di aplikasi, baik untuk musik maupun siniar (podcast). Kontrol ini akan diluncurkan secara global, berfungsi di semua pelantar dan perangkat, dan dapat digunakan oleh pengelola Family Plan (paket keluarga) untuk membatasi konten video untuk setiap anggota dalam langganan.

Kontrol baru ini juga dapat digunakan untuk memilih pengalaman yang mengutamakan audio di aplikasi atau pengalaman yang diperkaya dengan video.

Baca Juga: Instagram Kini Memungkinkan Pengguna Mengedit Komentar Hingga 15 Menit

Dengan demikian, mulai sekarang, pengelola paket keluarga di seluruh dunia dapat mengaktifkan atau menonaktifkan konten video untuk setiap anggota paket langsung dari pengaturan langganan mereka.

Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk akun yang dikelola untuk pengguna di bawah usia 13 tahun. Spotify pun mencatat bahwa 60 persen dari pengguna tersebut telah menonaktifkan video mereka oleh pengelola akun (orang tua atau wali).

Selain itu, perusahaan asal Swedia ini juga sekarang akan mengizinkan pengguna Premium dan Basic di seluruh paket individual, duo, keluarga, dan pelajar, serta pengguna layanan gratisnya, untuk mengontrol bagaimana konten video muncul di aplikasi mereka.

Baca Juga: Hollyland Meluncurkan VenusLiv V2, Terintegrasi untuk Live-streaming ke Banyak Platform

Pengaturan video Spotify mengontrol di beberapa area. Pertama, tombol Canvas lama - video pendek yang diputar berulang dan otomatis yang ditambahkan Spotify ke aplikasi pada 2019 - masih ada. Namun sekarang pemakai akan menemukan dua tombol tambahan di sampingnya.

Tiga opsi pengaturan baru untuk mematikan video di Spotify.

Satunya memungkinkan untuk mengontrol apakah aplikasi memutar video musik. Sedangkan, yang lainnya, "semua video lainnya," mencakup podcast video, video yang bergulir secara vertikal, dan klip artis. Untuk mengakses kontrol video, pemakai perlu membuka pengaturan dan memilih opsi "konten dan tampilan".

Dari sana, mereka dapat mengaktifkan atau menonaktifkan visual atau video berulang Canvas aplikasi untuk musik atau podcast. Setelah pengguna memilih preferensi mereka, preferensi tersebut akan diterapkan di perangkat seluler, desktop, web, dan TV. Dan jika kamu adalah pengelola akun keluarga, maka dapat mengaktifkan pengaturan video untuk semua anggota dalam paket tersebut.

“Pendengar kini dapat memilih dengan tepat bagaimana mereka ingin berinteraksi dengan video yang memperkuat musik, siniar, dan buku audio di Spotify. Kontrol mengubah segalanya. Waktu berhenti terasa terbuang dan mulai terasa dimiliki,” tulis perusahaan tersebut dalam unggahan blog seperti kami lihat, Rabu (15/4/2026)

Baca Juga: Apple Podcast Memperkenalkan Pengalaman Siniar Video

Spotify juga mencatat bahwa pengguna masih akan melihat iklan video, serta video seperti Canvas pada beberapa iklan audio. Spotify semakin mengandalkan video dalam beberapa tahun terakhir. Video loop Canvas hadir pada 2019. Kemudian muncul podcast video pada 2020, karena format tersebut sedang booming di era pandemi.

Spotify turut menambahkan dukungan untuk video musik pada 2024 untuk bersaing lebih baik dengan Youtube. Lalu ada juga klip artis, video vertikal 30 detik di mana kreator dapat mengirimkan pesan intim (promosi) kepada penggemar mereka.

Dengan memberi pengguna pilihan untuk mematikan video di aplikasi, perusahaan kemungkinan ingin menyenangkan regulator dan pembuat UU yang mengawasi dampak aplikasi sosial dan video pada pengguna yang lebih muda. Mereka yang hanya ingin aplikasi musik mereka fokus pada musik juga akan mendapat manfaat.

Baca Juga: Spotify SongDNA Meluncur Global, Tersedia di Platform iOS dan Android

Spotify mengklaim bahwa lebih dari 70 persen penggunanya mengatakan bahwa konten video yang lebih banyak akan meningkatkan pengalaman mereka. Jadi, jangan heran jika lebih banyak fitur video hadir di masa mendatang. Untungnya, Spotify menyadari bahwa pemakai tertentu tidak menginginkan atau membutuhkan aplikasi musik yang mirip TikTok.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan Suasana Hiburan dan Sesi Kerja Panjang Sepanjang Hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung Membawa Ekosistem Galaxy ke Kacamata Sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe sejati dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET untuk keseimbangan terbaik antara ketelitian dan kecepatan.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)
Techno23 Juli 2026, 14:17 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Dirancang untuk Aktivitas Outdoor Ekstrem

Cek lebih lanjut tentang spesifikasi jam tangan pintar baru ini.
Samsung Galaxy Watch Ultra 2. (Sumber: Samsung)