Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Rahmat Jiwandono
Senin 13 April 2026, 17:20 WIB
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.

Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.

Techverse.asia - Apple dikabarkan sedang mengalami "lebih banyak masalah daripada yang mereka perkirakan" selama fase pengujian rekayasa ponsel lipatnya yang diduga akan disebut sebagai iPhone Ultra ketimbang iPhone Fold. Hal ini berarti terbuka potensi menunda peluncuran perangkat yang dapat diliat tersebut hingga tahun depan.

Padahal iPhone Ultra sendiri sudah diperkirakan akan diluncurkan lebih lambat daripada iPhone 18 Pro dan Pro Max pada September tahun ini, yang sejatinya berpotensi mengikuti pola rilis bertahap yang mirip dengan model iPhone X.

Menurut pemberitaan Nikkei, masalah rekayasa dilaporkan muncul selama fase produksi uji coba awal iPhone Ultra dan dapat menunda pengiriman pertama selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Desain iPhone Fold Terungkap, Ini Perkiraan Spesifikasinya

"Situasi saat ini dapat membahayakan jadwal produksi massal. Bulan April ini akan menandai tahap penting dari pengujian verifikasi rekayasa, dan hingga awal Mei besok akan menjadi sangat penting," kata salah satu sumber yang tak disebutkan namanya kami sadur pada Senin (13/4/2026).

Pemasok komponen dilaporkan telah diberitahu bahwa jadwal produksi mungkin perlu diundur, menunjukkan bahwa raksasa teknologi yang didirikan oleh Steve Jobs ini telah menyesuaikan jadwalnya saat berupaya menyelesaikan masalah tersebut.

"Memang benar bahwa lebih banyak masalah daripada yang diperkirakan telah muncul selama fase produksi uji coba awal, dan waktu tambahan akan dibutuhkan untuk menyelesaikannya dan melakukan penyesuaian yang diperlukan," terang sumber anonim tersebut.

Nikkei juga mengutip sumber-sumber dari orang yang bekerja di dalam Apple dan di antara pemasok komponen yang memperingatkan tentang penundaan. Masalah seputar pengembangan ponsel lipat lebih kompleks daripada yang diperkirakan, dan dalam skenario terburuk dapat menunda pengiriman pertama selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap dan Harga Earbud Gaming Razer Hammerhead V3 HyperSpeed

"Apple dan sejumlah rantai pasokannya sekarang bekerja di bawah tekanan waktu dan solusi saat ini tidak cukup untuk sepenuhnya menyelesaikan tantangan rekayasa. Sehingga lebih banyak waktu dibutuhkan," kata sumber tersebut.

Masalah tersebut dilaporkan muncul selama uji verifikasi produksi Apple. Itu adalah langkah keempat dari enam langkah yang harus dilalui produk baru perusahaan sebelum dikirim, sebelum fase produksi percontohan dan produksi massal yang penting.

Lantaran ponsel lipat sendiri akan memiliki desain yang sepenuhnya baru, kemungkinan besar perlu melewati setiap tahap dengan sukses sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca Juga: Samsung Setop Produksi Galaxy Z TriFold Setelah 3 Bulan Peluncuran, Ada Apa?

Di sisi lain, situs pembocor informasi Fixed Focus Digital belum lama ini telah mengklaim bahwa perangkat tersebut tertunda karena negosiasi harga yang sedang berlangsung dengan mitra manufaktur dan keputusan yang belum terselesaikan mengenai material engsel.

Apple dikabarkan sedang memilih antara logam cair, yang dapat meningkatkan daya tahan dan mengurangi lipatan, dan paduan titanium yang dicetak tiga dimensi (3D), dengan keputusan akhir diharapkan selama fase uji validasi produksi pada Juli atau awal Agustus tahun ini.

Sementara itu, diskusi mengenai biaya yang belum terselesaikan dengan mitra perakitannya juga dapat lebih memengaruhi jadwal produksi.

Baca Juga: Motorola Razr Fold: Ponsel Lipat Pertama Mereka Resmi Diperkenalkan

Gawai iPhone lipat sebenarnya telah dirumorkan sejak sembilan tahun yang lalu, dan pesaing terbesar Apple, Samsung, merilis yang pertama pada 2019. Menurut beberapa sumber, Apple bertujuan untuk meluncurkan iPhone lipat pertamanya pada 2026 bersamaan dengan varian iPhone 18 lainnya.

Namun begitu, proyek tersebut dapat bergeser ke tahun 2027 jika Apple mengalami masalah manufaktur atau daya tahan, terutama di sekitar engsel atau layar. Meskipun kemungkinan hanya menyumbang kurang dari 10 persen dari produksi iPhone, iPhone Ultra akan menjadi produk kunci bagi Apple yang dirancang untuk meningkatkan minat pada iPhone di seluruh jajaran produknya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)
Techno13 April 2026, 17:20 WIB

Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Perangkat yang telah lama ditunggu-tunggu ini bisa hadir pada September 2026 atau paling lambat awal 2027.
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.
Techno13 April 2026, 16:53 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Earbud Gaming Razer Hammerhead V3 HyperSpeed

Razer baru saja merilis earbud gaming baru dengan latensi rendah dan peralihan cepat antar perangkat.
Razer Hammerhead V3 HyperSpeed. (Sumber: Razer)
Automotive13 April 2026, 16:39 WIB

KIA EV3 2027 Punya 5 Varian, Bisa Melaju hingga 320 Mil

SUV listrik kompak EV3 menghadirkan desain yang terinspirasi dari EV9, serta pengisian daya cepat.
KIA EV3 2027. (Sumber: KIA)
Startup13 April 2026, 16:01 WIB

Grab Menambahkan 13 Fitur Anyar Berbasis Kecerdasan Buatan, Apa Saja?

GrabX 2026 sekaligus menjadi tonggak penting bagi Program Grab Early Access, memberi kesempatan buat menjajal fitur-fitur baru.
GrabX 2026.
Techno13 April 2026, 15:09 WIB

Instax Mini 13 Resmi Tersedia di Indonesia, Lihat Harga dan Speknya

Peluncuran ini disertai pembaruan pada aplikasi smartphone Instax Up!
Instax Mini 13. (Sumber: Fujifilm)
Techno13 April 2026, 14:34 WIB

Dyson Umumkan Hush Jet Mini Cool: Kipas Genggam Seharga Rp1 Jutaan

Kipas portabel pertama Dyson dengan proyeksi udara Hush Jet untuk pendinginan yang bertenaga.
Dyson Hush Jet Mini Cool. (Sumber: Dyson)
Lifestyle13 April 2026, 14:03 WIB

The Weeknd akan Menjadi Presenter di Acara Crunchyroll Anime Awards ke-10

Superstar Global Ini Akan Mengumumkan Pemenang di Kategori “Anime of The Year”.
The Weeknd (Sumber: theweeknd.com)
Culture10 April 2026, 17:14 WIB

ArtScience Museum Singapura "Pamerkan Tubuh Manusia"

Pameran seni Flesh and Bones mengeksplorasi bagaimana berbagai budaya sepanjang sejarah mempelajari, membayangkan, dan memahami tubuh manusia
The Network Within karya Chiharu Shiota di ArtScience Museum Singapura. (Sumber: istimewa)
Techno10 April 2026, 17:04 WIB

Gerai Anker Resmi Buka di Summarecon Mall Serpong Tangerang

Anker Innovations hadirkan concept store baru di pusat perbelanjaan Summarecon Mall Serpong.
Anker Innovations buka gerai di Summarecon Mall Serpong. (Sumber: istimewa)