Harga dan Spek OpenRock Link 20, Berat Tiap Earbud Cuma 9 Gram

Rahmat Jiwandono
Selasa 30 September 2025, 19:43 WIB
OpenRock Link 20. (Sumber: dok. openrock)

OpenRock Link 20. (Sumber: dok. openrock)

Techverse.asia - OpenRock resmi meluncukran Link 20, earbud model telinga terbuka atau open-ear yang dirancang untuk menggabungkan komunikasi profesional dengan kenyamanan gaya hidup sehari-hari, Link 20 akan mendefinisikan ulang cara orang dalam menikmati headset, baik di tempat kerja maupun di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Logitech Rilis 2 Headphone Anyar: Zone Wireless 2 ES dan Zone Wired 2

OpenRock Link 20 kini sudah tersedia untuk dibeli yang dipatok di harga US$150 atau setara dengan Rp2,5 jutaan di pasar global. Perusahaan menyebutkan, headset komunikasi tradisional seringkali memaksakan kompromi yaitu ikat kepala yang besar, kelelahan telinga, kurangnya kesadaran lingkungan, atau kualitas konstruksi yang rapuh.

Namun, OpenRock Link 20 mengatasi masalah itu dengan desain telinga terbuka yang minimalis, dengan berat hanya sembilan gram per earbud, serta turut memperkenalkan mikrofon boom magnetik inovatif yang dapat dilepas dan diganti.

Sebagai yang pertama di kategorinya, mikrofon boom magnetik OpenRock Link 20 dapat dengan mudah dipasang di kedua telinga. Fleksibilitas unik ini mengakomodasi preferensi pengguna dan mencegah ketidaknyamanan jangka panjang yang terkait dengan penggunaan mikrofon hanya di satu sisi.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga OpenRock Pro, Earbud Khusus untuk Olahraga

Menggunakan magnet N54 dan pelapisan paduan enam lapis, mikrofon boom terpasang dengan aman namun mudah, dengan daya tahan yang telah teruji melalui lebih dari 10 ribu siklus pemasangan-pelepasan. Pengguna juga menerima peringatan audio instan saat mikrofon terhubung atau terputus.

Lebih lanjut, earbud open-ear Link 20 juga telah didukung oleh sistem kecerdasan buatan (AI) ENC 5 mikrofon, sehingga gawai ini dapat menyaring hingga 99,9 persen kebisingan latar belakang (reduksi 58 dB), memastikan komunikasi sejernih kristal di kantor yang sibuk atau saat bepergian.

OpenRock Link 20 mendukung Bluetooth 6.0, memungkinkan koneksi satu ke dua perangkat, transmisi sinyal yang sangat stabil, dengan jangkauan nirkabel hingga 15 meter di dalam ruangan dan 30 meter saat berada di luar ruangan, jadi membuat pemakainya tetap terhubung di mana pun mereka berada.

Baca Juga: OpenRock S Resmi Dijual di Indonesia, Cek Spek dan Harganya

Dari panggilan bisnis hingga streaming musik, OpenRock Link 20 akan beradaptasi dengan mulus. Desain skenario ganda menghilangkan kebutuhan untuk membeli headset terpisah untuk bekerja maupun bersantai.

OpenRock Link 20 (tanpa mikrofon boom) memberikan waktu pemutaran musik terus menerus hingga 13 jam dan waktu bicara sembilan jam. Dengan wadah pengisi daya, waktu pemutaran musik akan mencapai 52 jam dan waktu bicara 36 jam. Dengan pengisian cepat lima menit, perangkat ini akan memberikan waktu bicara darurat selama satu jam.

Dari segi desain, dengan kemiringan ergonomis 6,9 derajat, material silikon cair, dan sistem distribusi tekanan tiga titik, OpenRock Link 20 menjamin kenyamanan yang aman sepanjang hari tanpa penyumbatan saluran telinga atau bekas tekanan.

Baca Juga: Shokz OpenFit Air Dipasarkan di Indonesia, Lihat Harga dan Spesifikasinya

Earbud open-ear ini juga bisa terhubung dengan aplikasi OpenRock eksklusif. Link 20 didukung oleh aplikasi tersebut, yang memungkinkan pemakai untuk menyesuaikan profil equalizer (EQ) dan suara untuk mode kerja dan santai.

Tersedia juga fitur Find My Buds yang memungkinkan pengguna menemukan earbud yang hilang dengan cepat melalui fitur pelacakan dalam aplikasi, memastikan pengguna tidak pernah kehilangan OpenRock Link 20 mereka.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)