MediaTek Dimensity 9400e Dirancang untuk Mendukung Kecerdasan Buatan

Rahmat Jiwandono
Selasa 19 Agustus 2025, 20:01 WIB
MediaTek DImensity 9400e. (Sumber: MediaTek)

MediaTek DImensity 9400e. (Sumber: MediaTek)

Techverse.asia - Tahun ini, MediaTek telah meluncurkan chipset terbarunya di kelas flagship, MediaTek Dimensity 9400e. Dengan arsitektur All Big Core yang canggih, Dimensity 9400e merupakan tambahan terbaru dalam keluarga flagship perusahaan.

Baca Juga: Chip Pabrikan MediaTek Ungguli Snapdragon di Segmen Ponsel 5G

Dimensity 9400e menyediakan beragam pilihan dan fungsionalitas bagi para produsen perangkat, serta menghadirkan performa dan efisiensi energi yang luar biasa untuk kecerdasan buatan (AI), konektivitas, pencitraan, dan gaming yang luar biasa bagi pengguna.

“Dengan peluncuran MediaTek Dimensity 9400e, kami memperluas jajaran platform seluler terkemuka kami untuk memastikan para produsen perangkat dan pengguna dapat memilih pengalaman flagship yang lebih beragam dari sebelumnya,” kata Yenchi Lee sebagai General Manager Unit Bisnis Komunikasi Nirkabel MediaTek.

Perusahaan tetap berkomitmen untuk melampaui ekspektasi dalam hal performa terbaik, efisiensi energi, dan kemampuan kecerdasan buatan dengan menggabungkan perangkat keras yang tangguh dengan teknologi canggih yang didukung MediaTek.

Baca Juga: JBL Tour One M3 Smart Tx Dipasarkan Seharga Rp7,69 Juta, Waktu Pemutaran 70 Jam

Dibangun di atas proses fabrikasi 4 nanometer (nm) generasi ketiga TSMC, Dimensity 9400e mengusung arsitektur CPU All Big Core, yang mencakup 4-core super Cortex-X4 dengan kecepatan clock hingga 3,4GHz dan 4-core besar Cortex-A720 dengan kecepatan clock 2,0GHz.

Arsitektur tangguh itu dengan mudah memenuhi tuntutan performa multitasking dan aplikasi kompleks, sekaligus mempertahankan efisiensi energi yang sangat baik. Chipset ini dilengkapi dengan GPU 12-core unggulan, Immortalis-G720, yang menghadirkan kemampuan rendering grafis bertenaga bagi para penggemar ponsel pintar dan gamer.

Selain itu, chipset ini mendukung teknologi ray tracing seluler tingkat perangkat keras, menghadirkan performa mumpuni dan efek iluminasi global tingkat konsol untuk meningkatkan imersi gim secara signifikan.

Baca Juga: Oppo Find X8 Series akan Ditenagai oleh Chipset MediaTek Dimensity 9400, Ini Kelebihannya

Dengan teknologi MediaTek HyperEngine, Dimensity 9400e memungkinkan para penggemar gim menikmati pengalaman bermain gim yang lancar, tahan lama, dan responsif.

Chipset ini mendukung MediaTek Adaptive Gaming Technology (MAGT 2.0), yang memungkinkan penjadwalan performa secara real-time antara chipset dan aplikasi permainan untuk stabilitas frame rate tinggi yang baik dan konsumsi daya yang rendah.

Lebih lanjut, Dimensity 9400e mendukung MediaTek Frame Rate Converter (MFRC 2.0+), yang dapat mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen saat diaktifkan.

Juga mendukung MediaTek NeuroPilot SDK terbaru, yang memungkinkan aplikasi dan layanan AI generatif menghadirkan pengalaman yang cepat, personal, dan aman. Dilengkapi dengan teknologi dekode inferensi yang disempurnakan (SpD+), yang mempercepat efisiensi komputasi model bahasa besar.

Baca Juga: Qualcomm Hadirkan Snapdragon 8 Elite dengan CPU Seluler Tercepat di Dunia

MediaTek Dimensity 9400e mendukung model bahasa besar dan model bahasa kecil arus utama global, yang memungkinkan pengoperasian model DeepSeek-R1-Distill (Qwen1.5B/Llama7B/Llama8B) di perangkat, serta Gemini Nano dengan Multimodality, LLaVA-1.5 7B, dan lainnya.

MediaTek Dimensity 9400e dilengkapi dengan ISP RAW 18-bit unggulan, yang mendukung mesin video segmentasi semantik AI yang mampu melakukan segmentasi semantik gambar 16 lapis. Chipset ini juga mendukung pengurangan noise dinamis tinggi untuk perekaman dengan tiga mikrofon.

Dengan memanfaatkan teknologi perekaman gambar dan audio canggih, chipset tersebut menghadirkan efek perekaman video kelas profesional bagi para penggemar fotografi ponsel pintar. Sedikitnya ada lima fitur utama pada chipset MediaTek Dimensity 9400e.

Baca Juga: Unisoc T7300: Chipset Flagship Beri Peningkatan dalam Hiburan dan Gim

Pertama, jangkauan koneksi Bluetooth antar smartphone hingga lima kilometer (km) dalam jangkauan garis pandang. Kedua, agregasi empat operator sub-6GHz (4CC-CA) dengan kecepatan unduh (download) jaringan puncak teoretis hingga 7 Gbps.

Ketiga, konkurensi tri-band Wi-Fi 7 (5 aliran data) dengan kecepatan transmisi puncak teoretis hingga 7,3Gbps. Keempat, teknologi hemat daya MediaTek 5G UltraSave 3.0, dan yang terakhir adalah fungsi multi-mode dual-SIM dual-active.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)