Living Lab Ventures x NMAI: Buka Jalur Ekspansi Startup ke Jepang

Living Lab Ventures kerja sama dengan Nihon M&A Center Indonesia. (Sumber: null)

Techverse.asia - Arus modal asing asal Jepang yang terus mengalir ke Tanah Air menjadi momentum penting bagi Living Lab Ventures (LLV). Perusahaan modal ventura korporat yang berada di bawah naungan Sinar Mas Land ini resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Nihon M&A Center Indonesia (NMAI).

Kerja sama tersebut ditujukan untuk mempererat konektivitas investasi sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis yang lebih luas bagi pelaku usaha dari kedua negara.

Baca Juga: Kargo Technologies Kantongi Suntikan Modal Segar Rp100 Miliar Lebih, Ini Pemanfaatan Dananya

Partner Living Lab Ventures Bayu Seto menekankan bahwa Jepang sejak lama menempati posisi sebagai salah satu mitra investasi paling penting bagi Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini memperkuat posisi LLV sebagai platform yang mampu menjembatani kolaborasi bisnis antarbangsa.

"Melalui kemitraan tersebut, kami memperoleh jalur masuk ke salah satu jaringan merger dan akuisisi terbesar di Jepang. Akses itu diharapkan memudahkan perusahaan serta startup dalam negeri untuk bertemu dengan investor maupun korporasi strategis asal Negeri Sakura," katanya.

Keberadaan kantor LLV di BSD City dinilai menjadi nilai tambah tersendiri. Kawasan tersebut kini berkembang sebagai salah satu pusat ekosistem inovasi dan bisnis terbesar di Indonesia. Di dalamnya bertemu startup, korporasi besar, investor, hingga perusahaan multinasional. Kondisi ini dinilai sangat relevan dengan meningkatnya hubungan ekonomi bilateral Indonesia–Jepang.

Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi langsung asing atau foreign direct investment (FDI) dari Jepang sepanjang 2025 mencapai US$3,12 miliar atau setara sekitar Rp50 triliun.

Baca Juga: Josys: Startup Teknologi Informasi Asal Jepang Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Angka tersebut menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu tujuan utama penanaman modal bagi pelaku usaha Jepang. Tren positif ini membuka peluang lebih besar bagi perusahaan dan startup nasional untuk menjalin kerja sama strategis dengan mitra asal Jepang.

President Director PT Nihon M&A Center Indonesia Kosuke Kawata memandang kemitraan dengan Living Lab Ventures sebagai langkah penting. Ia menilai kombinasi antara jaringan korporasi Jepang yang dimilikinya dengan kekuatan ekosistem bisnis LLV akan menciptakan peluang investasi serta transaksi merger dan akuisisi yang lebih beragam.

"Kami memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam memfasilitasi transaksi domestik maupun internasional. Grup perusahaan tersebut telah menangani lebih dari 10 ribu transaksi merger dan akuisisi, didukung jaringan yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara serta hubungan luas dengan perusahaan Jepang, lembaga keuangan, dan mitra investasi," paparnya.

Baca Juga: Living Lab Ventures x Spiral Ventures Resmi Menghadirkan Program Japan Thematic Fund

Dalam praktiknya, kedua pihak akan mengadakan diskusi strategis secara berkala, mengembangkan proyek bersama, serta menunjuk perwakilan masing-masing untuk mengidentifikasi peluang investasi maupun kerja sama bisnis.

Setiap peluang yang muncul akan ditindaklanjuti melalui perjanjian bisnis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan kedua belah pihak. Perusahaan Jepang yang ingin memperluas operasi di Indonesia akan mendapat dukungan melalui ekosistem LLV, sementara perusahaan Indonesia memperoleh akses lebih luas ke investor dan korporasi strategis di Jepang.

Kemitraan ini sekaligus mempertegas peran Living Lab Ventures sebagai penghubung antara ekosistem inovasi Indonesia dengan jaringan bisnis global. Didukung oleh kekuatan ekosistem Sinar Mas Land dan jaringan internasional Nihon M&A Center, LLV menargetkan semakin banyak perusahaan Indonesia yang mampu memperluas pasar ke Jepang.

Pada saat yang sama, investasi Jepang diharapkan terus mengalir masuk ke berbagai sektor di Indonesia. Kolaborasi antara LLV dan NMAI diharapkan tidak hanya menghasilkan transaksi bisnis, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi kedua negara.

Baca Juga: Grup Modalku Dapat Investasi dari Cool Japan Fund, Segini Nominalnya

Dengan menggabungkan kapabilitas investasi dan kekuatan ekosistem lokal di Indonesia bersama keahlian advisory serta jaringan korporasi Jepang, kedua pihak optimistis dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia maupun Jepang.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI