Mau Turun Badan dengan Sehat dan Aman? Pakai Halofit Saja

logo halodoc (Sumber: halodoc)

Techverse.asia - Halodoc menghadirkan fitur barunya yang disebut Halofit, program manajemen berat badan yang menggabungkan teknologi digital, ahli gizi, serta pendampingan dokter, hingga terapi medis secara terintegrasi.

Peluncurannya dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat guna mencari bantuan profesional, utamanya yang memiliki berat badan berlebih.

Baca Juga: Gisact Jadi Pemenang Program MAJU:ON, Dapat Uang Tunai Rp71 Jutaan

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga akhir 2025, menunjukkan bahwa satu dari tiga orang Indonesia mengalami obesitas sentral (kondisi penumpukan lemak di area perut yang terkait erat dengan risiko diabetes), hipertensi, hingga gangguan metabolik lainnya.

Selain itu, studi Action APAC 2022 mencatat cuma 43 persen individu dengan obesitas yang pernah berdiskusi mengenai berat badan dengan tenaga kesehatan (nakes) dalam waktu lima tahun terakhir.

"Sedangkan, data internal kami pada 2024 lalu menunjukkan bahwa 75 persen nutrisionis Halodoc mencari dukungan guna manajemen berat badan, tapi mayoritas masih fokus kepada pengaturan pola makan saja," ujar Vice President (VP) Consultation & Diagnostics Ignasius Hasim.

Dia mengatakan, upaya mengatasi diabetes tak sekadar menurunkan angka di timbangan, namun juga membantu masyarakat membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.

Baca Juga: Alodokter x Kementerian Kesehatan: Upayakan Layanan Kesehatan yang Mudah dan Murah

"Salah satu pendekatan yang tersedia di program Halofit ialah terapi GLP-1, metode medis yang bekerja meniru hormon alami tumbuh guna membantu mengatur rasa kenyang dan kadar gula darah," terangnya.

Metode tersebut, lanjutnya, sekarang mulai banyak dipakai dalam terapi manajemen berat badan berbasis medis. Adapun semua program dalam Halofit diklaim diawasi oleh Board of Wellness yang terdiri dari dokter spesialis endokrin serta gizi klinis.

Terapi medis cuma diberikan jika ada indikasi secara medis usai melalui asesmen dokter, bukan ssebagai solusi instan. Program Halofit sendiri dirancang guna membantu menurunkan berat badan dari 10-12 kilogram (kg) dalam waktu dua bulan dengan cara yang aman dan sehat.

Pengguna bakal menjalani program selama satu bulan, seperti meal plan personal yang dibuat oleh ahli gizi sesuai dengan kebutuhan kalori dan selera makan, obat pendamping untuk membantu metabolisme tubuh, dan pendampingan secara intensif selama program ini berjalan.

Baca Juga: Jenis Obesitas Pada Setiap Orang Berbeda-beda, Kenali Obesitas Sentral

Cara memulai

Proses memulai program diet Halofit dirancang sederhana dan sepenuhnya digital agar pengguna dapat langsung fokus pada perjalanan kesehatannya.

Pertama, pengguna memulai dengan mengisi asesmen kesehatan dan gaya hidup melalui aplikasi Halodoc. Data ini membantu tim medis memahami kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badan.

Kedua, berdasarkan hasil asesmen kesehatan tersebut, pengguna akan menjalani konsultasi online dengan dokter dari Tim Halofit selama satu jam, serta kamu dapat memilih melalui panggilan suara atau panggilan video.

Baca Juga: DoctorTool Dukung Transformasi Digital di Pelayanan Kesehatan

Dalam tahapan ini, kamu akan mendapatkan rekomendasi medis dan menentukan program Halofit yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh kamu. Ketiga, dokter akan meresepkan paket yang telah dipersonalisasi, baik dengan atau tanpa terapi injeksi GLP-1, beserta rekomendasi suplemen dan obat pendamping.

Keempat, pengguna dapat langsung membeli paket program diet Halofit melalui aplikasi Halodoc dengan sistem pembayaran yang mudah dan aman.

Setelah transaksi selesai, paket diet Halofit berisi obat dan suplemen akan dikirim langsung ke alamat pengguna melalui layanan pengiriman terpercaya. Pengiriman paket diet Halofit akan dikirim ke rumah kamu dengan kemasan yang aman dan kualitas terjaga dengan baik.

Setelah paket diet Halofit aktif, pengguna akan mendapatkan meal plan personal dan sesi coaching dengan ahli gizi. Dokter juga akan memantau progres secara berkala untuk memastikan hasil yang optimal.

Baca Juga: Sirka: Platform Layanan Kesehatan dan Produk Nutrisi Terkurasi

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI