Yang Berjualan di Tokopedia Harus Tahu, Ini Pembatasan Kuota Produk Yang Berlaku Oktober

Uli Febriarni
Jumat 16 September 2022, 15:49 WIB
kuota produk masing-masing seller Tokopedia / Tokopedia

kuota produk masing-masing seller Tokopedia / Tokopedia

Tokopedia menerapkan kebijakan baru untuk para seller (penjual) yang menjajakan produknya lewat laman marketplace tersebut. Tokopedia akan membatasi kuota daftar produk yang dipajang seller. Tujuannya, Tokopedia ingin pembeli lebih nyaman berbelanja di laman tersebut. 

Kebijakan ini dinyatakan mulai berlaku 3 Oktober 2022 dan jumlah kuota produk yang bisa ditampilkan akan berbeda masing-masing keanggotaan seller di Tokopedia. 

Baca Juga: Maksimalkan Hasil Penjualan Lewat Jasa Buzzer, Jangan Pilih Yang Gampang Baper

Laman Tokopedia memberikan penjelasan, perihal kenapa toko hijau ini melakukan pembatasan kuota keseluruhan produk dalam satu toko. Menurut perusahaan, dengan memiliki limitasi di toko, seller dapat lebih fokus untuk meningkatkan visibilitas dan kualitas produk, agar memiliki kinerja yang lebih baik pada setiap produk. Atau mungkin bisa dikatakan, produk bisa lebih laku.

Pembatasan kuota membantu mengorganisasi dan meningkatkan performa produk-produk menjadi lebih mudah. Sehingga tidak akan ada namanya ketimpangan performa antar produk yang ditawarkan.

Perusahaan menilai, daftar produk yang akurat juga bisa memberi pengalaman belanja yang menyenangkan bagi pembeli. Selain itu, seller juga bisa menggunakan fitur 'Varian'. lebih optimal, bahkan hingga menambahkan 20 varian per produk. Pembelipun jadi lebih nyaman saat mencari dan menemukan produk seller.

Tapi, perlu diingat juga, bahwa pembatasan kuota produk ini tidak sama dengan pembatasan jumlah stok maksimal produk, ya. Jumlah stok maksimal 100.000 hanya berlaku per produk, sedangkan kuota produk adalah total jenis produk yang dijual di tokomu.

Nah, jika seller merasa perlu untuk menambah kuota produk, simak cara langkah mudah menambah lebih banyak produk toko di bawah ini:

  • Upgrade toko ke Power Merchant, Power Merchant PRO, atau Official Store
    Dengan upgrade keanggotaan, seller akan punya kuota lebih banyak. Selain itu juga dapat menikmati berbagai fitur eksklusif.
  • Maksimalkan fitur Varian
    Jika seller menjual baju dengan banyak warna, cukup unggah satu jenis produk. Lalu masukkan pilihan warna dan ukuran sebagai varian produk, untuk mengurangi kuota produkmu. Selain lebih praktis, pembeli jadi lebih mudah memilih produk di tokomu jika dengan menggunakan fitur Varian.
  • Hapus produk yang kurang diminati
    Jika ada produk yang kurang diminati atau tidak akan diproduksi kembali, segera hapus agar bisa menambah produk lain.
  • Pasang iklan dan promosi untuk tingkatkan penjualan
    Semakin banyak produk terjual, semakin banyak kuota produk yang bisa didapatkan

Yang mungkin menjadi pertanyaan di kalangan seller, apa yang terjadi jika seller memiliki produk lebih banyak dari kuota yang dimiliki?
Seller tidak akan dapat menambahkan produk baru, kecuali seller sudah menghapus beberapa produk yang saat ini ada di tokonya

Apa yang harus dilakukan jika seller ingin menambah kuota produk di toko mereka?
Jumlah kuota produk akan berbeda-beda di setiap toko dan keanggotaan Seller. Seller dapat meningkatkan jumlah penjualan di toko atau upgrade keanggotaan, untuk mendapatkan lebih banyak kuota produk.

Ternyata bukan hanya aturan pembatasan kuota, Tokopedia juga semakin menggencarkan promosi aktivasi fitur Pre-Order untuk para seller. Dengan fitur ini, seller yang memiliki produk khas dan harus diproduksi berdasarkan pesanan, bisa memperpanjang waktu memproses pesanan hingga 90 hari! Jadi, seller bisa lebih fokus membuat pesanan dengan kualitas terbaik, tanpa dikejar waktu yang mepet. 

Walaupun penjualan dilakukan dengan sistem Pre Order, namun pembeli tetap membayar penuh harga produk Pre Order alias tanpa sistem DP.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.