Team Spirit Jadi Juara MLBB Mid Season Cup Esports World Cup 2026

Team Spirit angkat piala MSC 2026 di Paris, Prancis. (Sumber: ist)

Techverse.asia - Setelah sembilan hari kompetisi yang berlangsung sengit, berhasil mengamankan posisi ketiga, sementara Team Spirit berhasil mencetak sejarah dengan menjuarai Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Mid Season Cup di Esports World Cup 2026.

Kemenangan mereka atas tim asal Myanmar, Yangon Galacticos, di babak Grand Final menjadikan Team Spirit sebagai tim pertama dari kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah (EECA) yang berhasil meraih gelar juara turnamen tersebut.

Selama ini, kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) didominasi oleh tim-tim dari Asia Tenggara, dengan Malaysia, Indonesia, dan Filipina secara konsisten menempati posisi teratas.

Pada 2025, Team Liquid PH berhasil menjuarai Mid Season Cup, sementara Aurora Gaming PH meraih gelar M7 World Championship pada awal tahun ini. Kemenangan Team Spirit di Esports World Cup 2026 menjadi tonggak penting bagi kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah (EECA).

Baca Juga: Penjualan Tiket The Odyssey Tembus Rp13 Triliun Lebih di Seluruh Dunia

Setelah bertahun-tahun berjuang di kancah kompetitif, kemenangan ini menjadi tonggak penting yang menandai babak baru dalam lanskap kompetitif MLBB. Sebelum Grand Final dimulai, ONIC menghadapi Team Falcons PH dalam perebutan posisi ketiga.

Pertandingan best-of-five (BO5) berlangsung singkat, dengan ONIC tampil dominan dan menyapu bersih wakil Filipina tersebut 3-0. Permainan agresif yang ditunjukkan Kairi 'Kairi' Ygnacio Rayosdelsol menjadi kunci keunggulan ONIC sepanjang pertandingan.

ONIC memastikan kemenangan pada game ketiga sekaligus mengamankan posisi ketiga dalam waktu kurang dari 50 menit total durasi pertandingan. Atas pencapaian tersebut, ONIC berhak membawa pulang hadiah sebesar US$250 ribu.

Setelah perebutan posisi ketiga selesai, Grand Final mempertemukan Team Spirit dan Yangon Galacticos, yang sama-sama mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di partai puncak Mid Season Cup.

Baca Juga: Indonesia Resmi Lolos ke Turnamen Honor of Kings di ENC 2026

Bagi Myanmar, pencapaian ini juga menjadi penampilan pertama di babak Grand Final setelah lima tahun. Pertandingan best-of-seven (BO7) langsung berlangsung sengit sejak game pertama, ketika Team Spirit berhasil mengamankan kemenangan pembuka.

Namun, Yangon Galacticos segera memberikan perlawanan sengit pada game kedua. Tim asal Myanmar tersebut tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil menyamakan kedudukan.

Team Spirit kembali mengambil alih jalannya pertandingan dengan memenangkan game ketiga dan keempat, sehingga unggul 3-1 dalam seri dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara. Namun, Yangon Galacticos tidak menyerah.

Tim asal Myanmar tersebut berhasil bangkit dengan merebut dua game berikutnya secara beruntun, memaksa pertandingan berlanjut hingga game ketujuh penentuan. Meski rangkaian pertandingan berlangsung sangat ketat, game penutup justru dikuasai sepenuhnya oleh Team Spirit.

Baca Juga: Daftar Roster Mobile Legends untuk Esports Nation Cup 2026 Resmi Diumumkan

Mereka tampil dominan dan menuntaskan pertandingan dalam waktu sedikit lebih dari 10 menit. Usai membawa timnya meraih kemenangan, Kemiran 'Sunset Lover' Kochkarov mengatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras, dan semua itu terbayar.

Sementara itu, saat ditanya mengenai target pencapaian berikutnya di kancah kompetitif MLBB, Zaur 'zauregoist' Magomadov mengaku sulit untuk menjawab hal ini. "Yang pasti, kami akan terus bekerja keras. Saya ingin meraih lebih banyak gelar, termasuk M-Series. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, terutama ibu saya yang selalu mendukung saya," ujarnya.

Berkat penampilannya yang memukau sepanjang turnamen, Mathaios 'Kid Bomba' Chatzilakos dari Team Spirit dinobatkan sebagai penerima Sony Finals MVP Award. Menanggapi penghargaan tersebut, menurutnya, sepertinya dia tidak bekerja lebih keras dibanding rekan-rekan tim saya.

"Justru merekalah yang berkontribusi lebih besar, sehingga saya sangat bersyukur bisa menerima penghargaan ini. Saya bahkan tidak tahu bagaimana saya bisa memenangkannya setelah mencatat skor 0/7 saat menggunakan Phoveus, tetapi terima kasih," ujarnya.

Baca Juga: Esports Foundation Resmi Buka Program Kreator untuk Streaming EWC dan ENC 2026

Atas keberhasilan tersebut, Team Spirit membawa pulang hadiah sebesar US$1 juta serta memperoleh 1.000 poin Club Championship. Dengan partisipasi mereka di cabang Chess yang masih akan ditentukan dan kompetisi Counter-Strike 2 yang belum dimulai, posisi akhir Team Spirit di klasemen Club Championship masih berpeluang berubah.

Namun, kemenangan ini telah mengangkat mereka ke peringkat ketujuh klasemen sementara. Sementara itu, sebagai runner-up, Yangon Galacticos akan membawa pulang US$500 ribu serta memperoleh 750 poin Club Championship.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI