Jakpat Beauty Trend Report 2024: Pria Pakai Skincare Tak Lagi Dicap Feminin

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 Januari 2025, 18:55 WIB
Laporan Jakpat tentang pria yang sadar untuk merawat kulit mereka. (Sumber: istimewa)

Laporan Jakpat tentang pria yang sadar untuk merawat kulit mereka. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Skin care kini tidak lagi menjadi eksklusif untuk perempuan. Sebab, pria Indonesia juga semakin menyadari pentingnya merawat kulit mereka sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menurut laporan Jakpat Beauty Trend Report 2024 menunjukkan bahwa pria mengadopsi rutinitas perawatan kulit yang sederhana namun efektif. Produk seperti pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya menjadi elemen utama yang digunakan, baik pada pagi maupun malam hari.

Survei yang mendasari laporan ini melibatkan lebih dari 1.700 responden pria dan wanita dari berbagai generasi, termasuk Gen Z, milenial, dan Gen X. Metode kuantitatif melalui aplikasi Jakpat memastikan hasil yang representatif dengan margin kesalahan 5% dan tingkat kepercayaan 95%.

Responden berasal dari wilayah urban seperti Jakarta hingga daerah-daerah luar Jawa, memberikan cakupan geografis yang luas. Fakta bahwa 83% pria lebih memilih produk over-the-counter (OTC) daripada produk resep menunjukkan preferensi mereka terhadap kemudahan akses dan kepraktisan dibandingkan perawatan klinis yang lebih kompleks.

Baca Juga: Somethinc Umumkan Calm Down Gentle Micellar Water Khusus untuk Kulit Sensitif

Perbedaan rutinitas di antara generasi pria mencerminkan kebutuhan dan preferensi spesifik. Gen Z, yang lebih terpapar informasi digital, cenderung memilih produk yang multifungsi, seperti pembersih yang juga mengatasi jerawat dan memberikan efek glowing. Mereka lebih proaktif dalam mencegah masalah kulit.

Generasi Milenial, di sisi lain, menambahkan krim siang atau serum untuk hidrasi tambahan, menunjukkan kesadaran mereka terhadap pentingnya regenerasi kulit.

Sedangkan, Gen X, generasi yang lebih mapan, mengadopsi rutinitas minimalis yang hanya berfokus pada kebutuhan mendasar, seperti membersihkan dan melembapkan kulit. Pola ini memperlihatkan adanya kompromi antara efektivitas dan waktu, terutama bagi pria dengan gaya hidup sibuk.

Salah satu pendorong utama tren ini adalah peran media sosial, terutama Instagram dan TikTok, dalam menyebarkan informasi tentang produk skin care.

Baca Juga: Tidak Hanya Pria, Ini Penyebab Remaja Perempuan Juga Merokok

Namun, meskipun platform ini efektif, belum semua pria memiliki pemahaman yang mendalam tentang manfaat skin care jangka panjang. Edukasi yang lebih terarah diperlukan, terutama bagi Gen X, yang cenderung kurang terpapar informasi tentang pentingnya pencegahan penuaan dini atau perlindungan kulit dari polusi.

Tren ini juga mencerminkan perubahan nilai sosial. Perawatan kulit bukan lagi dianggap sebagai sesuatu yang "feminin," tetapi sebagai investasi kesehatan jangka panjang yang meningkatkan kepercayaan diri. Hal ini membuka peluang besar bagi industri kecantikan untuk mengembangkan produk khusus pria.

Namun, tantangan tetap ada: bagaimana menciptakan produk yang tidak hanya efektif, tetapi juga menarik bagi pria yang mungkin kurang memiliki kebiasaan rutin dalam perawatan diri?

Inovasi seperti hybrid skin care - produk yang menggabungkan perlindungan kulit dengan manfaat tambahan seperti anti-polusi atau pemulihan kulit pasca-aktivitas olahraga - dapat menjadi kunci.

Baca Juga: Jangan Hanya Pakai Skincare, Konsumsi Buah-Buahan Ini Bisa Lembabkan Kulitmu

Produk multifungsi itu sesuai dengan gaya hidup pria urban yang sibuk. Selain itu, desain kemasan yang maskulin dan narasi pemasaran yang relevan, seperti menekankan pentingnya kulit sehat untuk performa sehari-hari, dapat menarik minat konsumen pria.

Strategi pemasaran harus lebih kritis dan fokus pada nilai-nilai yang dihargai pria modern. Survei menunjukkan bahwa selain efektivitas produk, pria juga peduli pada komitmen brand terhadap isu sosial dan lingkungan.

Label seperti "ramah lingkungan" atau "tidak diuji pada hewan" bukan sekadar tambahan, tetapi bisa menjadi faktor pembeda yang memengaruhi keputusan pembelian.

Kampanye yang menggambarkan skin care sebagai bagian dari gaya hidup yang bertanggung jawab dapat menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat dengan konsumen.

Baca Juga: 4 Skincare dari Elsheskin untuk Perawatan Kulit Saat Musim Hujan

Distribusi juga memainkan peran penting. Dengan mayoritas pria memilih produk OTC, ketersediaan di e-commerce seperti Shopee atau Lazada menjadi krusial.

Promosi seperti bundling khusus untuk pria atau diskon pada momen tertentu dapat meningkatkan adopsi produk. Namun, penetrasi di supermarket atau minimarket tetap diperlukan untuk menjangkau pria yang lebih suka berbelanja langsung.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup02 Februari 2026, 19:13 WIB

Dash Electric Umumkan Seed Round dari Sagana, Perkuat Operasionalnya

Sagana masuk dalam daftar pemberi modal anyar untuk startup ini.
Pendiri Dash Electric Aditya Brahmana (kiri) dan Robert Mulianto. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 18:52 WIB

Indonesia Resmi Cabut Larangan Grok, tetapi dengan Beberapa Syarat

Langkah ini mengikuti Filipina dan Malaysia yang baru-baru ini juga mencabut pelarangan akses ke Grok.
Ilustrasi Grok.
Hobby02 Februari 2026, 17:43 WIB

ENC 2026 Dilaksanakan 2-29 November di Arab Saudi, Total Hadiahnya Fantastis

ENC hadir untuk mendorong kemajuan esports global melalui pembentukan ekosistem nasional yang terstruktur, mendukung pemain, klub, dan tim nasional.
Jadwal penyelenggaraan ENC 2026. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 16:54 WIB

LG StanbyME 2: TV Portabel yang Layarnya Bisa Dicopot, Harga Hampir Rp20 Juta

Produk ini menawarkan fleksbilitas untuk menonton.
LG StanbyME 2. (Sumber: LG)
Lifestyle02 Februari 2026, 15:10 WIB

Papion dan Dept Rilis Lagu Chocolate: Makna Cinta yang Lebih Kompleks

Kolaborasi antara girlband baru asal Indonesia dengan penyanyi solo asal Negeri Ginseng.
Dept (pria di tengah) bersama girlband Papion. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 14:18 WIB

Samsung Hadirkan E-Paper Berwarna 13 Inci, Layarnya Terbuat dari Bio-Resin Fitoplankton

Layar ini menghadirkan kinerja daya ultra-low dengan manajemen lokal dan jarak jauh melalui Aplikasi Samsung E-Paper dan VXT.
Samsung Color E-Paper 13 inci. (Sumber: Samsung)
Automotive02 Februari 2026, 14:07 WIB

Ford Resmi Buka Dealer Baru di PIK 2 Tangerang Banten

Ford PIK 2 Resmi Dibuka, Tonggak Baru Ekspansi Jaringan Ford di Indonesia.
Peresmian diler Ford di Pantai Indah Kapuk 2. (Sumber: istimewa)
Techno02 Februari 2026, 13:56 WIB

Spek Lengkap dan Harga Redmi Note 15 Pro Plus 5G di Indonesia

Sebagai varian unggulan, perangkat tersebut memiliki fitur ketahanan paling lengkap di lini ini.
Redmi Note 15 Pro Plus 5G. (Sumber: Xiaomi)
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)