Begini Jadinya Kalau Salon Nyentrik Studio OOO-ing Menata Rambut Model Kacamata Sun Buddies

Uli Febriarni
Rabu 26 Oktober 2022, 00:56 WIB
kacamata sun buddies dengan model yang didandani oleh studio ooo-ing / @sunbuddies

kacamata sun buddies dengan model yang didandani oleh studio ooo-ing / @sunbuddies

Studio OOO-ing yang berada di kota Taichung, Taiwan sedang memproyeksikan tatanan rambut terbaru pada tahun lalu. Hari ini, salon yang bekerja sama dengan Sun Buddies itu mengeluarkan kampanye baru tentang merayakan tatanan rambut dan kebebasan ekspresi diri melalui kecantikan.

Baca Juga: Cari Laptop Gaming Murah? Ini Empat Rekomendasi Untuk Kamu

Sun Buddies yang merupakan merek kacamata asal Swedia, menyerahkan model terbaru mereka kepada penata gaya di OOO-ing Studio dan memberikan mereka kebebasan secara artistik penuh untuk menciptakan enam gaya rambut yang terinspirasi dari kacamata hitam.

Hasilnya adalah serangkaian potret studio yang membayangkan seperti apa rupa setiap karakter jika mereka hidup di dunia maya yang lebih futuristik.

Dilansir dari Dazed Digital, Direktur Seni OOO-ing Studio Light Liao mengatakan, mereka selalu menciptkan lingkungan yang sesuai sebelum mendesain.

"Sebuah ‘getaran’ tepatnya. Ini adalah bagian paling menyenangkan dari apa yang kami kerjakan,” ujarnya, dikutip pada Selasa (25/10/2022).

Dalam proyek dengan Sun Buddies ini, tim studio OOO-ing ingin menciptakan perasaan bahwa, orang-orang ini tinggal di kota virtual futuristik yang antara nyata dan tidak nyata.

Baca Juga: Sosok 'Uzumaki' Dalam Electric Bike Dan Merch Culture Fly x Super73

Setiap model dalam pemotretan, tim kreatif memimpikan gaya hidup dan kepribadian, mereka membayangkan apa yang akan dikenakan masing-masing model dan bagaimana mereka akan mengekspresikan diri.

“Ini seperti menciptakan karakter dalam pikiran kami dan kami senang melakukannya. Karena membawa perpektif yang lebih menarik, untuk mendesain dan memotivasi kami untuk mencoba pencocokan warna dan gaya yang berbeda”, tutur Liao.

Studio mereka juga mendapatkan pola, warna, dan tema masing-masing kacamata. Kacamata Deep Blue Sea yang dikenakan Courtney misalkan, mengingatkan mereka pada sinar matahari yang menyinari lautan dan menghasilkan nuansa cahaya biru.

“Untuk bagian desain rambut, kami juga berharap bisa menciptakan rasa rumput laut yang mengapung di laut. Ide-ide ini kemudian dicampur dengan ‘vibe’ yang ingin kami hadirkan dari awal, dan secara bertahap menciptakan rasa yang berbeda dari setiap karakter," lanjutnya. 

Karakter yang diciptakan oleh studio ini, mencoba untuk menghidupkan kembali hal-hal yang luput dari kita, dengan kedetailan warna dan pengolahan dimensi yang menarik menunjukkan gambaran yang lebih menonjol dalam estetikanya. Selain itu, juga akan sangat menarik jika dapat dihidupkan dengan karya fotografi.

Dunia yang dihidupkan lebih menonjol dalam aspek estika, tidak monoton mengikuti trend yang ada hari ini, memiliki prinsip yang lebih kuat dari segala aspek yang muncul.

Dalam beberapa corak, ia ingin menceritakan pengalaman visual yang pernah ia alami, dengan apa yang ia lihat ia tuangkan ke dalam karya mereka.

Keinginan OOO-ing Studio memberikan nilai yang lebih maju dalam perkembangan dunia fashion, tidak hanya cukup melihat hal-hal yang monoton. Mereka dapat mengekspresikan gaya dalam bentuk yang lebih hidup, hal itu ditunjukkan dengan pemaknaan konsep dalam model mereka.

Selain itu, konsep fashion akhirnya tidak hanya muncul dari negara-negara besar di Eropa dan Amerika. Karena akhirnya konsep-konsep gaya fashion bisa muncul dari Asia. Dengan hal itu, dapat diharapkan pasar fashion dapat merambah lebih jauh lagi, dan tidak hanya dapat diambil dari negara negara Eropa dan Amerika.

Lewat projek ini, diharapkan pula dapat menambah konsep yang estetikal untuk penggarapan gaya rambut, dalam kata lain, fashion dapat menghasilkan penerapan konsep yang lebih baru dari segala bidang, dan tak luput dari bagaimana memahami konsep fashion sendiri.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Startup30 Juni 2026, 20:26 WIB

Explorise Q2 2026 Bandung: Pertemukan Startup dan Enterprise

Acara ini digagas oleh MDI Ventures dengan tujuan agar inovasi tak mandek di teknologi.
MDI Ventures. (Sumber: telkom)
Techno30 Juni 2026, 19:57 WIB

Ugreen Hadirkan Solusi Pengisi Daya dan Pelacak Baru untuk Perangkat Ringan

Dua produk tersebut baru tersedia di Singapura serta Filipina.
Ugreen Air Editions dan pelacak FineTrack 2. (Sumber: dok. ugreen)
Automotive30 Juni 2026, 19:13 WIB

Vespa Edizione Ottantesimo Hanya akan Diproduksi Sebanyak 1.946 Unit

Kendaraan matik roda dua ini diluncurkan dalam rangka peringatan hari jadi jenama otomotif Italia ke-80.
Vespa Edizione Ottantesimo. (Sumber: Piaggio)
Techno30 Juni 2026, 18:41 WIB

Cara Klaim Fitur Nama Pengguna di WhatsApp, Enggak Perlu Kasih Nomor Telepon

WhatsApp memperkenalkan nama pengguna sehingga pengguna dapat mengobrol tanpa nomor telepon.
WhatsApp username. (Sumber: Meta)
Hobby30 Juni 2026, 17:53 WIB

Guild Wars 3 Dapat Dimainkan pada 3 Konsol Ini, Rilis Mulai Tahun Depan

Pertama Kalinya Game dari Waralaba Legendaris Ini Hadir di Konsol.
Guild Wars 3. (Sumber: ArenaNet)
Techno30 Juni 2026, 17:33 WIB

DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur Global, Begini Spek Lengkapnya

Kamera Gimbal Lensa Ganda Pertama DJI Membuka Potensi Sinematik dengan Rentang Dinamis 17 Stop dan D-Log 2 10-bit Terbaru.
DJI Osmo Pocket 4P.
Lifestyle30 Juni 2026, 17:03 WIB

Casio G-SHOCK x Edifice Perkenalkan Mesin Mekanis Otomatis

Desain case menonjolkan lekukan elegan dan tampilan premium yang dapat berubah-ubah mengikuti pantulan cahaya.
Casio EFK-200CD.
Techno30 Juni 2026, 15:14 WIB

Bisa Main Gim 10 Jam Lebih, Realme P4x Pecahkan Rekor MURI

Ditenagai baterai jumbo, gawai ini membuktikan ketangguhannya lewat permainan MOBA ranked selama 10 jam tanpa henti bersama pro player legends RRQ.
Realme P4x pecah rekor main gim MOBA selama 10 jam. (Sumber: ist)
Startup30 Juni 2026, 14:04 WIB

Startup Orionex Mewakili Indonesia dalam Startup Grind Global Conference 2026

Usaha rintisan ini dipimpin oleh mantan alumni DTETI FT UGM.
CEO Orionex Bellatrix Gracia Antameng. (Sumber: Dok. Bellatrix)
Techno30 Juni 2026, 13:34 WIB

Norwegia Larang Siswa SD Pakai AI Generatif, Ada Apa?

Langkah ini menyusul larangan penggunaan ponsel pintar dan tablet di ruang kelas.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)