Mau Olahraga Di Akhir Pekan, Ini Pesan Dokter Asa Ibrahim Kalau Kamu Alami Cedera Jaringan Lunak

Uli Febriarni
Jumat 30 September 2022, 22:39 WIB
injury / freepik

injury / freepik

Berolahraga bisa jadi salah satu cara seseorang untuk menjaga tubuh tetap bugar dan pikiran tetap sehat. Berolahraga terbukti bukan hanya dapat membangun otot, melainkan juga meningkatkan produksi endorfin yang berperan menimbulkan efek bahagia. Gerakan atau aktivitas olahraga tertentu juga bisa memperkuat tulang. 

Orang-orang akan berolahraga bersama teman-teman atau sendirian. Ada yang memilih melakukan pertandingan olahraga dalam tim. Sementara yang lainnya, akan mengambil jadwal ke gim. 

Namun, setiap gerakan yang kita lakukan saat olahraga, berpotensi menyebabkan cedera pada anggota atau bagian tubuh. Bukan hanya tulang yang merupakan jaringan keras, melainkan juga jaringan lunak. Nah, kalau sudah mengalami cedera jaringan lunak, kita tidak bisa lantas menyepelekannya dan menganggap akan sembuh sendirinya tanpa diberi perhatian lebih. Jadi, harus bagaimana dong? Coba simak penuturan pakar ini

dr. Asa Ibrahim Zainal Arifin, Sp.OT, Dokter Praktik RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menjelaskan, jaringan lunak adalah bagian tubuh di antara kulit dan jaringan. Termasuk di antaranya otot, tendon, saraf, fascia, ligament, lemak, pembuluh darah, pembuluh limfa, dan kartilago.

"Otot merupakan jaringan dalam tubuh manusia yang menggerakan tulang dibantu oleh tendon. Tendon merupakan jaringan tebal yang berfungsi menempelkan otot dengan tulang, agar mampu bergerak tubuh butuh peran dari saraf," kata dokter yang juga dikenal sebagai selebgram ini, dikutip dari laman Universitas Islam Indonesia, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga: Punya Tekanan Darah Rendah? Ada Tips Dietnya, Atur Konsumsi Karbohidrat

dr.Asa menyebut, secara umum cara kerja saraf adalah dengan mengumpulkan informasi (sensorik) dari luar tubuh manusia untuk dikirimkan ke otak. Selanjutnya, otak akan memproses informasi dan memberikan informasi (motorik) ke otot, kelenjar, dan organ.

Ketika kita mengalami cedera jaringan lunak, maka langkah awal penanganan pada cedera jaringan lunak hampir sama dengan cedera patah tulang.

Baca Juga: Terlalu Ketat Menghitung Kalori Saat Diet Bikin Depresi

Ia memberikan permisalan, bila kita mengalami cedera pada lengan bawah. Saat pemeriksaan awal, kita tidak cukup hanya memeriksa pada bagian tersebut saja.

"Periksalah bagian jari-jari tangan, apakah mampu bergerak untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada saraf. Selanjutnya adalah amati penampakan pada luka," ungkap lelaki yang juga sering membagikan tips kesehatan, lewat akun Twitternya ini.

Apabila ketika mengalami cedera warna luka tampak pucat, maka kemungkinan adanya kerusakan pembuluh darah lokal. Namun, saat pucat terjadi pada seluruh hampir bagian tubuh, maka kemungkinan pasien mengalami cedera pada arteri (pembuluh darah besar).

“Pemeriksaan gold standar cedera jaringan lunak adalah dengan MRI,” tambahnya.

Baca Juga: Cheating Day Tiba, Boleh Skip Olahraga Loh

Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa ada lagi beberapa teknik pemeriksaan pada tubuh yang mengalami cedera. Yakni, MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau suatu teknologi yang menggunakan magnet dan energi gelombang tubuh untuk melihat kondisi organ tubuh.

Apabila x-ray hanya mampu menghasilkan gambar dua dimensi, berbeda dengan MRI yang mampu menampilkan hasil tiga dimensi dengan lebih detail. Namun, penggunaan alat MRI tersebut biasanya terbatas di rumah sakit besar.

Pilihan lain selanjutnya adalah dengan menggunakan USG (Ultrasonografi). USG selain mudah ditemukan di berbagai fasilitas kesehatan, juga memiliki biaya yang lebih terjangkau.

Dari penjelasan dr.Asa tadi, sudah tahu kan kalau cedera tak bisa disepelekan? Berhati-hati saat olahraga ya. Akan lebih baik lagi bila kamu berolahraga dengan dampingan instruktur.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)