Etika Bermedia Sosial, Mengumbar Privasi Orang Lain Tak Membuat Kita Jadi Pahlawan

Uli Febriarni
Senin 12 September 2022, 23:13 WIB
privacy / freepik

privacy / freepik

Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan dengan gambar-gambar yang disebarkan oleh sebuah akun media sosial, yang isinya foto kebersamaan antara Jennie Blackpink dan V BTS. Agensi yang menaungi mereka, masing-masing tak bisa memberikan keterangan secara gamblang karena hal itu merupakan privasi keduanya, baik V maupun Jennie. 

Jauh sebelumnya, kita melihat wajah anak seorang penyanyi Indonesia Raisa Andriana diperlihatkan oleh seorang pengguna media sosial. Padahal selama ini Raisa, suami, segenap keluarga dan sahabat keduanya selalu menyembunyikan wajah sang putri dari media sosial. Alasannya? privasi keluarga dan anak.

Beberapa peristiwa bocornya privasi orang-orang terkenal itu ke publik, semakin membuat kita meyakini, bahwa bagi sebagian orang, teramat sulit untuk berpartisipasi merahasiakan privasi orang lain. Tetapi justru dengan bangganya mampu menyebarkan ke media sosial. Etika dalam bermedia sosial sepertinya sudah selalu digaungkan oleh banyak orang, namun tak dipungkiri wawasan itu hanya menguap dan tak dipraktikkan.

Tahan Diri Untuk Membocorkannya

Masih banyak orang yang ingin dikenal apa adanya. Namun beberapa orang meyakini, mereka harus memiliki citra baik di hadapan orang lain, termasuk di media sosial.

Segala unggahan yang ada di media sosial tentang mereka, bisa direspons secara bebas oleh orang-orang, bahkan oleh orang-orang yang tidak dikenal. Unggahan akan menuai reaksi negatif dan reaksi positif. 

Sangat penting bagi kita dalam membagikan informasi yang berkaitan orang lain kepada khalayak umum, hendaknya mencegah mengunggah materi-materi yang berhubungan dengan informasi pribadi dan keluarga mereka. Bagikanlah informasi yang bersifat umum, hindari membagikan informasi yang bersifat privasi. Selain hal itu membuat orang lain tidak nyaman, hal itu bisa berpotensi menjadikan orang tersebut pada akhirnya menerima komplain dan perundungan di media sosialnya.

Minta Persetujuan Mereka

Kendati bersifat informatif, foto maupun video yang kita dapatkan adalah materi yang sangat berharga untuk sejumlah orang, tak ada salahnya kita menahan diri untuk mengabarkannya. Apalagi orang yang privasinya kita unggah, belum menyampaikannya kepada teman yang lain atau khalayak umum. Mintalah persetujuan mereka. Risiko bila informasi yang kita sebarkan menimbulkan kesalahpahaman dari beberapa pihak, akan membebani mereka. 

Baca Juga: Nomor HP Ditelepon Marketing Judi Online? Tetap Tenang dan Lakukan Ini

Tunjukkan Rasa Hormat Pada Budaya dan Nilai yang Berbeda

Setiap orang punya pandangan, definisi dan nilai masing-masing soal bagaimana sebuah momen atau peristiwa masuk dalam ranah privasi atau bukan. Kembali berkaca pada budaya dan nilai yang kita yakini. Pahami bahwa apa yang tidak kita anggap sebagai privasi, bisa jadi privasi dalam budaya dan nilai hidup orang lain, demikian juga sebaliknya. Bila privasi yang sedemikian rupa kita jaga, dibocorkan atau dimuat di media sosial orang lain, bagaimana perasaan dan pikiran kita saat itu terjadi?

Mengindahkan norma-norma yang berlaku di dunia nyata untuk dibawa di dunia maya bisa menjadi sangat penting. Bila tak ingin suatu saat kelak privasi kita diganggu, maka ada baiknya kita sebagai pengguna media sosial juga harus bijak untuk tidak menginformasikan privasi orang lain.

Membocorkan Privasi Orang Lain Tak Akan Membuat Kita Jadi Pahlawan

Di negara-negara maju, hak privasi sangat diperhatikan, termasuk gambar pribadi. Mengambil gambar orang lain tanpa sepengetahuan mereka adalah tindakan yang tidak etis, apalagi menyebarluaskannya. Belum lagi, bila materi yang kita sebarkan itu adalah konten yang sangat dijaga oleh mereka. 

Bertemu selebriti, teman dekat memang sangatlah menyenangkan. Membocorkan apa yang selama ini mereka rahasiakan, tak akan membuat kita menjadi pahlawan. Ingat, itu tidak keren.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)