Healing dengan Menjurnal dan Mengkreasikan Sampah Plastik di “Sejauh Rumah Kita”

Editor Techverse
Jumat 02 September 2022, 19:57 WIB
Belajar bersama TacTic Plastic/istimewa.

Belajar bersama TacTic Plastic/istimewa.

Techverse.asia – Kesadaran akan isu-isu lingkungan yang mengancam kepunahan makhluk di Bumi semakin hari semakin meningkat di kalangan masyarakat. Namun, menjadi sadar tidaklah cukup, perlu ada tindakan nyata untuk mengurangi ancaman kepunahan tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan beralih ke gaya hidup yang sadar, bertanggungjawab, dan tentunya ramah lingkungan atau biasa dikenal dengan gaya hidup slow living. Cara menerapkan gaya hidup slow living tersebut dapat dipelajari di “Sejauh Rumah Kita” yang dihadirkan di Yogyakarta oleh Sejauh Mata Memandang sejak tanggal 8 Juli 2022 hingga 4 September 2022 melalui kegiatan Belajar Bersama.

Melalui kegiatan Belajar Bersama tersebut, Sejauh Mata Memandang menggandeng berbagai komunitas slow living di Yogyakarta untuk berbagi ilmu dan tips menjalani gaya hidup slow living yang dapat membantu kita membangun hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri, dengan sesama manusia, dan juga dengan alam.

Selama dua bulan hadirnya “Sejauh Rumah Kita”, berbagai kegiatan Belajar Bersama telah dilakukan, seperti mendaur ulang kaos bersama Chitra Subyakto, menggambar dan mewarnai bersama Art Class Cikgu, membuat sabun cuci ramah lingkungan bersama Akuna Indonesia, merangkai bunga sembari mencatat cerita bersama Sporadies Botanical Lab & Klub, membuat tote bag ecoprint bersama Kastuba Indonesia, mengenal teh Jawa dan Sumatra serta cara memasangkan teh bersama Klub Masak Sirja, membuat tempe kedelai lokal bersama Sekolah Pagesangan, menjilid buku bersama Tarlen Handayani, meracik minuman berbasis rempah bersama Agradaya, mengenal lebih jauh tentang Hutan Leuser bersama Farwiza Farhan, dan belajar tentang sejarah warisan budaya ubin semen cap kunci bersama Tegel Kunci.

Hari Sabtu (27/08/2022) merupakan hari terakhir diadakannya kegiatan Belajar Bersama di “Sejauh Rumah Kita”. Pada kesempatan ini, Sejauh Mata Memandang menggandeng Janti ‘Alterjiwo’ Wignjopranoto dalam kegiatan “Menulis Jurnal untuk Pulih” di sesi pagi dan TacTic Plastic dalam kegiatan membuat kerajinan tangan dari sampah plastik di sesi sore.

Menulis Jurnal untuk Pulih bersama Janti ‘Alterjiwo’ Wignjopranoto

Janti Wignjopranoto adalah seorang penulis buku, praktisi vegan, raw food chef, serta Certified Ayurveda Practitioner asal Yogyakarta. Ia juga dikenal sebagai Janti ‘Alterjiwo’ di Instagram yang sering membagikan catatan harian tentang makanan dan resep makanan yang diolahnya sendiri.

Pada kegiatan Belajar Bersama ini, Janti berbagi wawasan kepada peserta yang hadir tentang cara memahami diri sendiri melalui kegiatan menulis jurnal sebagai cara memulihkan diri yang dimulai dari langkah penerimaan, pemulihan, dan pemberdayaan. Janti mengajarkan para peserta untuk memahami manfaat menulis jurnal, hubungannya dengan proses trauma emosi, hal-hal yang membedakan menulis buku harian (diary) dengan menulis jurnal, dan melatih peserta untuk menulis jurnal dengan berbagai format.

Kegiatan menulis jurnal untuk proses pemulihan ini pada dasarnya adalah sebuah kegiatan yang mengharuskan seseorang untuk mengekspresikan pikiran dan perasaannya dengan menulis yang bertujuan untuk refleksi diri. Proses refleksi diri tak hanya sebatas mengekspresikan pikiran dan perasaan seseorang, tetapi juga memetakan faktor-faktor yang membuat ia merasa atau mengalami suatu permasalahan, serta mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang mengganggunya tersebut.

Setelah sesi pembelajaran singkat di “Sejauh Rumah Kita”, para peserta akan melanjutkan kegiatan Tujuh Hari Menulis Jurnal Bersama yang akan melengkapi pembelajaran singkat tersebut secara daring dan yang dipandu oleh Janti.

Membuat Magnet Kulkas dari Sampah Plastik Sekali Pakai bersama TacTic Plastic

Kegiatan Belajar Bersama yang terakhir diadakan di “Sejauh Rumah Kita” adalah belajar mengkreasikan sampah plastik sekali pakai menjadi sebuah kerajinan tangan yang diajarkan oleh TacTic Plastic.

Tactic Plastic adalah sebuah kelompok seni yang mengolah kembali sampah plastik yang didirikan pada tahun 2016 oleh tiga seniman, yaitu Ayu Arista Murti, Mutia Bunga dan Lily Elserisa karena keprihatinan mereka terhadap pencemaran plastik yang berbahaya dan mempengaruhi kelangsungan makhluk hidup di bumi.

Pada awalnya, para seniman TacTic Plastic mendapatkan plastik dengan cara berburu sampah di sekitar pinggir pantai daerah Bantul dan bekerjasama dengan beberapa bank sampah. Namun, karena persediaan sampah plastik tak selalu memadai, mereka mencetuskan program “Donasi Plastik” pada awal tahun 2018 dengan mengandalkan media sosial.

Pada kegiatan Belajar Bersama ini, para peserta diajarkan untuk berkreasi membuat magnet tempelan kulkas yang dibuat dari sampah kantong plastik sekali pakai yang sudah dibersihkan lalu dibuat sesuai dengan bentuk, perpaduan warna, dan kreasi masing-masing peserta.

Lily berpendapat bahwa banyak cara untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan yang dapat dimulai dari hal yang terdekat dan kecil. Sebagai seniman, para seniman TacTic Plastic memulainya dengan membuat karya seni rupa.

Sekadar diketahui, “Sejauh Rumah Kita” dibuka setiap hari untuk umum mulai tanggal 8 Juli hingga 4 September 2022, dari pukul 10.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB, berlokasi di Rumah Simbah Studio, NG I / 1301 Jl Kp. Ngadiwinatan, Ngampilan, Yogyakarta 55261.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)