Techverse.asia - Richesee Factory resmi menghadirkan menu baru yakni ayam goreng dengan seasoning garlic parmesan atau disebut Garlic Parmesan Temptation. Menu ini unik karena sebagaimana diketahui bahwa restoran cepat saji itu terkenal akan menu ayam pedas dengan saos kejunya.
Apabila selama ini pelanggan datang untuk mencicipi rasa pedas Fire Chicken, awal 2026 ini jadi momen yang tepat buat para penikmat rasa gurih dan creamy guna mencoba menikmati menu Garlic Parmesan Temptation yang khas tanpa harus merasa kepedasan.
Baca Juga: Tissa Biani Jadi Brand Ambassador Crocs Indonesia, Rilis Koleksi Share The Joy
Melalui menu barunya itu, perusahaan menyingkatnya dengan RicheeseGPT agar mudah disebutkan. Mereka tak menampik jika nama ini memang ada hubungannya dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yaitu ChatGPT. Dengan demikian, Richeese Factory mengajak pelanggan untuk mengeksplorasi rasa dari sisi yang lebih lembut, tapi tetap menggoda.
Lain dari menu andalannya yang lebih cenderung pedas berlapis-lapis, RicheseeGPT ini dibuat khusus bagi pelanggan yang enggak suka rasa pedas maupun yang mencari alternatif non-spicy friendly. Potongan ayamnya gurih alias crispy dengan tekstur renyah di luar, tapi tetap juicy dan lembut di dalam.
Saat digigit, taburan bumbu keju parmesan langsung terasa melimpah, menghadirkan sensasi rasa gurih yang kaya. "Aroma bawangnya sama sekali enggak menyengat, tapi justru harum, menciptakan harmoni rasa yang nyaman sekaligus elegan di lidah," terang Perwakilan Corporate Communicate Richeese Factory Chandrataruna lewat keterangan resminya kami sadur, Senin (16/2/2026).
Baca Juga: Ternyata Alasan Ini Yang Bikin Orang Berebut Kulit Ayam
Perpaduan antara keju dan aromatic itulah yang menjadi daya tarik utamanya. Tak cuma sekadar rasa asin dan gurih biasa, melainkan kombinasi yang membuat RicheeseGPT tersebut terasa ringan, seimbang, dan creamy di setiap gigitannya. Terlebih kala dicocol ke saus keju signature Richeese.
"Ini adalah perpaduan yang sempurna untuk kamu pecinta keju," ujarnya.
Nama RicheeseGPT sendiri sempat mengundang rasa penasaran. Kata GPT di sini enggak ada korelasinya dengan ChatGPT, melainkan singkatan dari Garlic Parmesan Temptation (GPT). "Jangan salah sangka dulu, nama GPT ini bukan tentang AI. Kalau AI bekerja dengan data, maka menu baru kami ini bekerja dengan indera perasa, memberi pengalaman kuliner yang relevan dengan selera konsumen kekinian," ujarnya.
Melalui menu Richeese Chicken with Garlic Parmesan Temptation (GPT) atau RicheeseGPT ini, pihaknya mengajak siapa saja untuk berani eksplorasi rasa dan merasakan harmoni antara kelezatan keju parmesan dan keharuman bawang yang autentik.
Baca Juga: McDonald's Indonesia Hadirkan Lagi Menu Ayam Lengkuas Sambal Bajak
Adanya menu itu sekaligus memperluas pilihan bagi para 'cheesemate' (sapaan akrab untuk pelanggan setia Richeese yang suka keju) guna dapat merasakan cita rasa keju yang lebih halus dan nyaman tapi tak begitu suka dengan sensasi pedasnya.
Sekarang menikmati menu ayam goreng dengan balutan rasa keju tak harus identik dengan rasa pedas level tertentu. RicheeseGPT ini bsia menjadi menu santai untuk makan bareng keluarga, teman, dan anak-anak yang cenderung memilih rasa lebih ringan.
"Menu RicheeseGPT sudah tersedia di seluruh gerai Richeese Factory di seluruh Indonesia dan juga bisa kamu pesan melalui dine-in, take away, drive-thru, atau lewat aplikasi pemesanan daring (online)," tambahnya.
Sekadar informasi, Richeese Factory telah membuka cabang pertama di Paris Van Java Mall Bandung, Kora Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada 2011 silam. Kemudian di tahun 2023, Richeese Factory ikut merambah Negeri Jiran dengan membuka outlet di Malaysia.
Baca Juga: Pizza Hut Indonesia x Pop Mart Hadirkan Menu Spesial Edisi Molly
Saat ini Richeese Factory memiliki total 422 titik lokasi resto di seluruh dalam negeri, termasuk menjangkau wilayah timur Indonesia, dan 93 outlet yang ada di Malaysia.












