Duh, Tiga Perusahaan Ini Bakal Tidak Hadir Dalam Event Industri Game 'E3 2023'

Uli Febriarni
Minggu 26 Februari 2023, 13:16 WIB
logo Nintendo (Sumber : Nintendo)

logo Nintendo (Sumber : Nintendo)

logo XBOXlogo XBOX (Sumber: XBOX)

 

Acara E3, secara historis telah menjadi acara pameran utama untuk industri game. E3 adalah momen merek dagang penyedia game, untuk punya kesempatan menangkap kembali beberapa kegembiraan dari konvensi sebelumnya.

Namun, tampaknya ketika E3 2023 hadir di Los Angeles Convention Center, Juni mendatang, ada tiga perusahaan penting yang dikabarkan tidak akan hadir.

Laman IGN South East Asia mengungkap, media itu telah mendengar kabar perihal ketidakhadiran itu dari berbagai sumber yang mereka percaya. Dari sumber itu, diketahui bahwa tiga perusahaan yang tidak akan hadir dalam E3: Xbox, Sony, dan Nintendo. Ya, ketiganya tidak akan menjadi bagian dari E3 2023 atau hadir di showfloor Los Angeles Convention Center.

Informasi ini muncul setelah pengumuman Xbox pekan lalu, soal Xbox yang akan kembali ke Los Angeles untuk pertunjukan musim panas tahunan; sambil menolak untuk mengkonfirmasi pertanyaan yang beredar 'Apakah itu akan menjadi bagian dari pertunjukan mereka sendiri?'

Pada tahun lalu, SEA IGN juga menuliskan bahwa, CEO Xbox Phil Spencer telah mengatakan, pemegang platform mengatur waktu pemerannya dengan E3.

Masa itu disebutnya sebagai saat yang nyaman untuk pers dan konsumen.

"Xbox ada di papan Entertainment Software Association (ESA), dan saya pikir ESA yang sukses dan sehat sangat penting untuk apa yang kami coba lakukan. Jadi kami menempatkan etalase kami, seperti yang selalu kami lakukan," kata dia, kami kutip, Minggu (26/2/2023).

"Itulah yang kami coba lakukan sekarang. Kami akan terus bekerja dengan ESA dalam hal rencana mereka. Seperti yang saya katakan, kami berada di dewan, dan kami ingin untuk memastikan bahwa kami melakukan semua yang kami bisa untuk membantu kesuksesan E3," sambung Spencer.

Spencer juga menekankan adanya dukungan publik Xbox untuk E3 dan Entertainment Software Association (ESA). Tapi SEA IGN tetap memahami keputusan XBOX yang tidak akan berubah, tidak ada XBOX di ruang event. 

"E3, bagi saya, hanyalah salah satu momen penting dalam bermain game. Saya suka sejarah pergi ke LA, ribuan orang di sana, melihat hal-hal baru yang hebat, mengenal orang-orang di industri, penggemar acara yang telah kami alami. Saya pasti ingin itu berlanjut," kata Spencer.

Rencana Xbox saat ini untuk showcase masih belum dikonfirmasi, tetapi di tahun-tahun sebelumnya Xbox telah mengadakan showcase, acara pratinjau, dan press mixer.

Secara internal, Xbox baru-baru ini mengalami PHK dan pemotongan lainnya. Ini memaksa mereka untuk mengencangkan ikat pinggang, setelah setahun hampir tidak ada rilis besar.

Keputusan Xbox untuk tidak hadir secara formal di show floor E3 adalah sebuah kejutan.Mmengingat dukungannya untuk acara tersebut di masa lalu.

Nintendo yang secara tradisional mempertahankan stan mereka di showfloor E3, sayangnya tidak dapat hadir juga di acara itu.

Keterangan dari Nintendo tentang ketidakhadiran mereka itu, kami dapati dengan mengakses Engadget.

"Kami mendekati keterlibatan kami dalam acara apapun, berdasarkan kasus per kasus, dan selalu mempertimbangkan berbagai cara untuk terlibat dengan penggemar kami," kata Nintendo kepada media itu.

Tetapi menurut Nintendo, acara E3 tahun ini tidak sesuai dengan rencana perusahaan. Sehingga Nintendo memutuskan untuk tidak berpartisipasi.

"Namun, kami telah dan terus menjadi pendukung kuat ESA dan E3," tulis Engadget.

Nintendo biasanya hadir di showfloor E3, dan sering menjalankan siaran Treehouse selama acara selain Direct.

Perusahaan mengambil bagian dalam edisi terakhir E3 yang tepat pada 2019, serta urusan serba digital pada 2021. Tidak ada E3 pada 2020 atau 2022.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Startup24 Juni 2026, 20:00 WIB

Spillify.io Ubah Rekomendasi Produk Menjadi Aktivasi Konsumen

Dengan memberikan informasi merek tertentu, mereka bisa mendapat uang.
Spillify. (Sumber: istimewa)
Techno24 Juni 2026, 19:20 WIB

Samsung Rilis UFS 5.0 untuk Aplikasi AI Generasi Berikutnya di Perangkat

Peningkatan efisiensi daya dan ukuran yang lebih kecil untuk memberikan pengalaman AI seluler yang optimal.
Samsung UFS 5.0.
Techno24 Juni 2026, 19:08 WIB

ASUS ExpertBook B5 Flip G2: Laptop Konvertibel 360 Derajat yang Serbaguna

Laptop ini dirancang untuk pendidikan dan perusahaan.
ExpertBook B5 Flip G2. (Sumber: ASUS)
Culture24 Juni 2026, 19:04 WIB

Kebun Raya Bogor Gelar Program Kultura Ngariung Sunda

Program ini berupaya untuk melestarikan kekayaan asli Nusantara lewat wisata budaya yang edukatif.
Kultura Sunda Ngariung. (Sumber: kebun raya bogor)
Techno24 Juni 2026, 15:13 WIB

ASUS ExpertBook B5 Flip G2: Laptop Konvertibel 360 Derajat yang Serbaguna

Laptop ini dirancang untuk perusahaan dan pendidikan.
ExpertBook B5 Flip G2. (Sumber: ASUS)
Lifestyle24 Juni 2026, 14:57 WIB

Louna Luncurkan Dual Arc dalam 2 Model Ukuran, Segini Harganya

Tumbler ini hadir untuk menjawab kebutuhan dalam memilih produk yang menemani aktivitas sehari-hari.
Louna Dual Arc. (Sumber: oxone)
Techno24 Juni 2026, 13:59 WIB

Meta Glasses Hadir dengan 3 Pilihan Model, Harganya Lebih Miring

Meta meluncurkan kacamata pintar yang lebih murah tanpa merek Ray-Ban.
Meta Glasses.
Techno24 Juni 2026, 13:25 WIB

Percepat Adopsi Agentic AI, Lintasarta Kolaborasi dengan Komunitas OpenClaw

Kolaborasi antara keduanya menjadi bagian dari upaya mendorong terbentuknya ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan.
Lintasarta x OpenClaw. (Sumber: istimewa)
Hobby24 Juni 2026, 13:15 WIB

Review Toy Story 5: Benarkah Gawai akan Menggantikan Mainan Tradisional?

Film ini dapat ditonton oleh segala usia.
Toy Story 5. (Sumber: Disney)
Techno24 Juni 2026, 11:36 WIB

Speaker Marshall Stockwell III Dijual Rp4 Jutaan, Masa Pakai 40 Jam

Speaker Stockwell menggunakan baterai yang dapat diganti dan tahan hingga dua kali lebih lama.
Marshall Stockwell III. (Sumber: Marshall)