Keren! The Chainsmokers Rencanakan Gelar Konser di Luar Angkasa

Editor Techverse
Jumat 05 Agustus 2022, 10:25 WIB
The Chainsmokers/Instagram @thechainsmokers

The Chainsmokers/Instagram @thechainsmokers

Techverse.asia - Manusia di bumi terus berupaya untuk mengekspansi luar angkasa dengan segala kecanggihan tekonologi kontemporer yang ada saat ini. Seperti apa yang dilakukan oleh pendiri SpaceX Elon Musk yang mencanangkan program agar manusia bisa tinggal di planet Mars.

Tampaknya ini yang menjadi inspirasi bagi dua musisi elektronik asal New York, Amerika Serikat yakni Alexander "Alex" Pall and Andrew "Drew" Taggart yang tergabung dalam The Chainsmokers untuk menyelenggarakan konser di luar angkasa. Dengan demikian, mereka akan jadi musisi pertama yang akan melakukan hal tersebut. Konser itu diproyeksikan terlaksana pada 2024 yang akan datang.

Guna merealisasikan konser di luar angkasa, kedua pria itu menggandeng perusahaan pariwisata luar angkasa World View. Kabarnya mereka akan dimasukkan ke dalam kapsul bertekanan yang ditambatkan ke balon stratosfer untuk kinerja sekira 32 kilometer di atas bumi. Lantas mereka akan tampil di ketinggian 32 kilometer di atas bumi.

"Kami selalu bermimpi pergi ke luar angkasa dan bersemangat untuk berkolaborasi dengan World View untuk mendapatkan petualangan dan pengalaman ini," kata The Chainsmokers dalam sebuah pernyataan resminya belum lama ini.

“Kami tahu pemandangan bumi dan luar angkasa akan luar biasa dan menginspirasi dan kami berharap dapat memanfaatkan penerbangan ini untuk kreativitas pada proyek-proyek masa depan,” ungkapnya. 

Baca Juga: Bocoran Tentang GTA VI: Karakter Utamanya Bukan Lagi Pria

Sementara itu, CEO World View Ryan Hartman menambahkan bahwa pihaknya berharap acara tersebut dapat menginspirasi artis lain untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari yang seharusnya mereka lakukan.

Ini sejalan dengan targetnya untuk mengenalkan secara lebih luas wisata ke luar angkasa dan bagi The Chainsmokers untuk menjangkau penontonnya dengan cara yang tak lazim.

"Itu adalah sesuatu yang secara pribadi saya terinspirasi dan bersemangat," katanya.

Menurutnya, alasan untuk mengirim The Chainsmokers ke luar angkasa adalah upaya untuk menggairahkan audiens yang lebih muda tentang perjalanan ruang angkasa dan dipengaruhi oleh putra bungsunya.

“Saya baru saja melihat secara langsung dan secara pribadi bagaimana musik mereka menjangkau banyak kelompok yang berbeda, banyak kelompok usia yang berbeda dan betapa bersemangatnya mereka tentang musik dan seni mereka. Itu sesuai dengan passion kita terhadap apa yang kita lakukan,” ujarnya.

Baca Juga: Tips Mengatasi Get Contact Tidak Bisa Dibuka dan Gagalnya Proses Verifikasi

Sebagai informasi, World View adalah perusahaan teknologi ruang angksa baru yang menawarkan layanan untuk publik, seperti pendahulunya antara lain Space X, Virgin Galactic, dan Blue Origin. Dalam setiap kapsul balon World View maksimal hanya bisa ditumpangi delapan orang. Ketinggian yang bisa dicapai kapsul balon itu hingga 30.480 meter atau 100.000 ribu kaki. Untuk setiap penerbangannya diperkirakan butuh waktu antara 6-12 jam.

Menarik untuk diikuti perkembangan ke depannya, sebab sampai sekarang ini belum diketahui bagaimana cara musik mereka bisa didengarkan penonton yang ada di bumi,cara membawa equipment musik mereka ke luar angkasa, dan jalannya konser seperti apa.

Pada Mei 2022 kemarin, The Chainsmokers merilis album studio keempat mereka yang berjudul So Far So Good. Ini album keempat mereka setelah album Words on the Bathroom Walls yang rilis pada tahun 2020. The Chainsmokers pun telah merilis serangkaian video musik untuk trek album seperti Riptide, iPad, dan High.

 

 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Culture24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Cerita Tuliswati Setia Melestarikan Kain Jumputan di Jogja Selama 16 Tahun

Tuliswati juga mengajak para pelaku UMKM untuk konsisten dalam membuat produk dan melakukan inovasi.
Tuliswati menunjukan baju yang dikreasikan kain jumputan dan lurik. (Sumber: istimewa)
Techno24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Laporan GSMA: Industri Seluler Berkontribusi US$1,4 Triliun pada Perekonomian Asia Pasifik

Laporan tersebut soroti peluang dan prioritas kebijakan yang akan membentuk fase pertumbuhan digital berikutnya di kawasan ini.
Ilustrasi industri seluler. (Sumber: istimewa)
Lifestyle24 Agustus 2026, 08:17 WIB

ASICS Gel Challenger 15: Sepatu Tenis dengan Teknologi Wingwall

Sepatu tenis yang menghidupkan perjalanan kota yang mengasyikkan, energik, dan menyenangkan.
ASICS Gel Challenger 15. (Sumber: ASICS)
Techno24 Agustus 2026, 08:16 WIB

Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Wish 6, Ada 3 Pilihan Warna

Model dasar yang memadukan kemudahan melihat dengan daya tahan, serta menawarkan fitur yang "pas" dalam berbagai aspek.
Sharp Aquos Wish 6. (Sumber: Sharp)
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)