Penampilan Tari Mahasyahdu Titi Laku: Interpretasi Ruang Histori dan Tubuh

Rahmat Jiwandono
Senin 05 Desember 2022, 17:48 WIB
Pertunjukkan tari di Situs Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja pada Senin (5/12/2022)/Dok. TBY

Pertunjukkan tari di Situs Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja pada Senin (5/12/2022)/Dok. TBY

Techverse.asia — Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dan Dinas Kebudayaan Kundha Kabudhayan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan pertunjukan tari kontemporer bertajuk "Mahasyahdu Titi Laku" di Situs Warungboto, Yogyakarta pada Senin (5/12/2022) sore. Pertunjukan yang melibatkan delapan penari perempuan dan delapan penari laki-laki dari ISI Yogyakarta ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Kolaborator karya ini adalah Uti Setyastuti (koreografer), Memet Chairul Slamet (komposer), Koes Yuliadi (dramaturg), Erlina Pantja Sulistyaningtas (penata busana), dan Dindin Heryadi (host manager).

Koreografer, Uti Setyastuti mengatakan Situs Warungboto dipilih sebagai lokasi pertunjukan karena memiliki sejarah yang penting dan patut diangkat. Situs Warungboto/Umbul Warungboto/Pesanggrahan Warungboto/ Pesanggrahan Rejowinangun adalah tempat peristirahatan dan pemandian yang dibangun oleh Gusti Raden Mas Sundara (HB II) saat masih menjadi putera mahkota.

"Beberapa sumber seperti Tijdschrift voor Nederlandsch Indië (J.F. Walrofen van Nes, 1884), Serat Rerenggan, dan Babad Momana menyebutkan bahwa pesanggrahan ini mulai dibangun sejak tahun 1711 Jawa atau 1785 Masehi," katanya. 

Baca Juga: Belum Resmi Diluncurkan, Bentuk dan Spesifikasi DJI Mini 3 Sudah Bocor di Internet

Selain nilai sejarahnya penting bagi Jogja, Situs Warungboto juga punya potensial sebagai objek wisata dan ruang kesenian. Situs ini banyak dikunjungi wisatawan baik dari Jogja maupun dari luar kota. Bahkan sudah banyak acara-acara seni dilangsungkan di sini. Jika biasanya acara seni di Situs Warungboto mengangkat kekayaan khazanah seni tradisional seperti tarian klasik.

Kali ini, para kolaborator karya mencoba menawarkan hal baru dengan menampilkan eksperimentasi tari di Situs Warungboto. Tujuannya untuk membuka kemungkinan tafsir yang cair terhadap sebuah situs sejarah, sesuai kondisi zaman. Sekaligus merespon sebuah warisan budaya kebendaan dengan tarian sebagai warisan budaya tak benda.

Lewat pertunjukan tari ini, kolaborator karya ingin memperlihatkan kekuatan perempuan dan resiliensi mereka dalam menghadapi permasalahan. Situs Warungboto, yang mampu berdiri kokoh hingga ratusan tahun ini, dianggap dapat menggambarkan hal tersebut. Apalagi, Tim Peneliti Pusat Studi Kebudayaan UGM (Toponimi Kecamatan Kotagede: Sejarah dan Asal-Usul Nama-Nama Kampung, 2020) menengarai bahwa Pesanggrahan Rejowinangun ini juga pernah digunakan untuk latihan perang Langenkusumo (prajurit perempuan keraton) pada masa pemerintahan HB II.

Pementasan ini sengaja selenggarakan pada Senin (hari kerja) di sore hari sebagai bagian dari konsep eksperimentasi bagaimana respon penonton akan waktu. Selain itu, penyelenggara juga sengaja tidak menyediakan kursi atau tenda karena dengan harapan agar penonton juga berpartisipasi dalam menyesuaikan/membentuk ruang ini. 

Baca Juga: Trailer Guardians of the Galaxy Volume 3, Tayang 5 Mei 2023

Kepala Dinas Kebudayaan Kudha Kabudhayan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan karya ini merupakan sebuah repertoar yang luar biasa. Menurutnya ide-ide semacam ini yang diharapkan muncul dari para seniman Jogja. Ide yang menggabungkan antara warisan budaya kebendaan seperti bangunan/situs cagar budaya dengan warisan budaya tak benda berupa tarian.

"Mari kita nikmati bersama nilai dalam karya Mahasyahdu Titi Laku dengan konteks historis bangunan Situs Warungboto," ujarnya.

Sinopsis Karya

Sebuah ruang memilki sekian ragam peristiwa. Seperti halnya perempuan yang mempunyai berbagai macam peristiwa dalam kehidupannya. Saling silang dan kait kelindan antara peristiwa-peristiwa tersebut memperkaya perspektif diri perempuan. Diri perempuan pun menjadi ruang bebas, yang terbuka akan interpretasi di setiap era. 

Meski begitu, perempuan kerap kali ditafsir dari satu dimensi saja, tidak pernah utuh. Banyak yang diabaikan, luput dari pengamatan. Padahal setiap diri perempuan memiliki hasrat, imaji, dan pandangan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Maka, sudah saatnya perempuan merebut ruangnya, menceritakan kisahnya sendiri secara utuh, menyeluruh.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Startup24 Agustus 2026, 14:30 WIB

Kargo Technologies Kantongi Suntikan Modal Segar Rp100 Miliar Lebih, Ini Pemanfaatan Dananya

Pendanaan ini akan dialokasikan buat mengakselerasi elektrifikasi armada truk dan perluas logistik hijau di Tanah Air.
Armada truk listrik milik Kargo Technologies. (Sumber: null)
Techno24 Agustus 2026, 14:28 WIB

Youtube Resmi Ubah Cara Hitung View Mulai 24 Agustus 2026

Platform tersebut akan mulai melacak jumlah tayangan dengan cara yang sama di berbagai format video.
Youtube. (Sumber: null)
Automotive24 Agustus 2026, 13:44 WIB

ICS 2026: Ratusan Karya Custom Unjuk Gigi di Yogyakarta

Meski begitu, para petrolhead berburu inspirasi sambil hadapi tantangan legalitas.
Indonesia Custom Show 2026 yang digelar di JEC, Bantul, Yogyakarta. (Sumber: istimewa)
Techno24 Agustus 2026, 13:41 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Sennheiser Momentum True Wireless 5

Desain serba baru – kenyamanan, stabilitas, dan portabilitas yang ditingkatkan.
Sennheiser Momentum True Wireless 5. (Sumber: Sennheiser)
Culture24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Cerita Tuliswati Setia Melestarikan Kain Jumputan di Jogja Selama 16 Tahun

Tuliswati juga mengajak para pelaku UMKM untuk konsisten dalam membuat produk dan melakukan inovasi.
Tuliswati menunjukan baju yang dikreasikan kain jumputan dan lurik. (Sumber: istimewa)
Techno24 Agustus 2026, 11:01 WIB

Laporan GSMA: Industri Seluler Berkontribusi US$1,4 Triliun pada Perekonomian Asia Pasifik

Laporan tersebut soroti peluang dan prioritas kebijakan yang akan membentuk fase pertumbuhan digital berikutnya di kawasan ini.
Ilustrasi industri seluler. (Sumber: istimewa)
Lifestyle24 Agustus 2026, 08:17 WIB

ASICS Gel Challenger 15: Sepatu Tenis dengan Teknologi Wingwall

Sepatu tenis yang menghidupkan perjalanan kota yang mengasyikkan, energik, dan menyenangkan.
ASICS Gel Challenger 15. (Sumber: ASICS)
Techno24 Agustus 2026, 08:16 WIB

Spesifikasi Lengkap Sharp Aquos Wish 6, Ada 3 Pilihan Warna

Model dasar yang memadukan kemudahan melihat dengan daya tahan, serta menawarkan fitur yang "pas" dalam berbagai aspek.
Sharp Aquos Wish 6. (Sumber: Sharp)
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)