Chery Omoda E5 Diproduksi di Indonesia, Bakal Masuk Daftar EV yang Dapat Subsidi?

Chery Omoda E5 (Sumber: Chery)

Mobil Chery Omoda E5 yang sebelumnya dikenal dengan nama Chery Omoda 5 EV, resmi diproduksi di Indonesia.

PT Chery Sales Indonesia (CSI) memulai produksi perdana unit tersebut dengan mekanisme Completely Knock Down (CKD). Perusahaan mengklaim, ini adalah kali pertama mobil listrik mereka diproduksi di kawasan Asia Tenggara.

Produksi CKD yang dilakukan di pabrik perakitan Chery yang berlokasi di Pondok Ungu, Jawa Barat, ini merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab Chery atas keberlanjutan lingkungan melalui produk mobil rendah emisi.

President PT Chery Sales Indonesia, Chen Chunqing, mengatakan perihal dimulainya produksi Chery OMODA E5 di Indonesia ini menjadi sebuah langkah nyata yang menunjukkan komitmen Chery untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia.

"Kami percaya bahwa mobil listrik adalah masa depan transportasi, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengurangi emisi karbon di Indonesia," kata dia, dalam keterangan tertulis, dikutip Techverse.Asia, Selasa (5/12/2023).

Wakil Gubernur Provinsi Anhui China, Zhang Guibing, yang juga orang nomor satu pada struktur organisasi Chery Internasional, menegaskan dukungan Chery untuk transisi energi hijau di Indonesia akan berjalan beriringan dengan komitmen dukungan Chery mengembangkan industri otomotif Indonesia.

Pihaknya berharap bisa mendorong perkembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di tanah air dengan lebih pesat.

"Kami selalu memiliki keyakinan kuat untuk pasar Indonesia, karena peningkatan [yang tercatat] stabil sejak peluncuran [produk] pertama di Indonesia," ujar Zhang.

Baca Juga: Disuntik Dana dari Investor Amerika, Startup Konstruksi Gravel Incar Proyek Ini

Zhang menambahkan, Chery menunjukkan komitmen dukungannya untuk industri otomotif Indonesia dengan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi dan distribusi kendaraan listrik setir kanan, yang akan diekspor ke beberapa negara seperti Vietnam, Filipina, hingga Australia.

Produksi CKD Chery di Indonesia, menurut perusahaan itu, bukan hanya tentang membangun kendaraan. Tetapi juga menciptakan keunggulan dalam industri dengan memastikan proses produksi OMODA E5 berjalan dengan standar kualitas tinggi dan metode produksi yang baik.

Kualitas akan menjadi pondasi dari reputasi, yang menjadi tanda kesuksesan Chery dalam dalam melahirkan kendaraan listrik; yang efisien secara energi, dapat diandalkan dan memberikan pengalaman berkendara luar biasa.

Baca Juga: Cara Mudah Menikmati Banyak Konten WeTV VIP Mobile Tanpa Biaya Tambahan

Produksi OMODA E5 dijalankan tepat waktu, sesuai yang sudah direncanakan, untuk dapat memenuhi jadwal pendistribusian kepada para pemesan yang akan dilakukan pada Q1 2024.

Kepastian jadwal produksi dan distribusi, merupakan hal yang sangat dijaga oleh CSI sebagai salah satu cara untuk membangun kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, CSI melengkapi infrastruktur produksinya dengan peralatan canggih khusus untuk perakitan kendaraan listrik agar kualitas produksi dapat berlangsung sesuai standarisasi global Chery.

Sementara itu Antaranews mengabarkan, nilai investasi PT Chery Sales Indonesia (CSI) untuk memproduksi kendaraan listrik pertama mereka itu di Indonesia adalah sebesar Rp250 miliar. Tercatat, sudah ada 400 pemesanan untuk Chery OMODA 5E.

Head of Brand PT Chery Sales Indonesia (CSI), Rifki Setiawan, meyakini kendaraan Chery yang dilangsungkan oleh PT Handal Indonesia Motor (HIM)

Meski masih berbagi produksi dengan pabrikan otomotif lainnya yang menaruh harapan di PT Handal, Chery meyakini kendaraan mereka akan sampai pada pemesan di Februari 2024.

Diketahui, Chery juga akan mendirikan pabrik dan juga pusat riset mereka di Indonesia. Berikutnya, bukan hanya Omoda dan Tiggo Series yang dibawa oleh Chery ke Indonesia, jenama lain juga akan diboyong, misalnya Jaecoo.

Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S24 Series: Material Titanium dan Layarnya Rata

Baca Juga: GoTo Perkenalkan Mode Contrast, Fitur Ramah Bagi Penyandang Buta Warna

Jakarta Globe menyebut, investasi Chery tersebut disambut baik oleh pemerintah Republik Indonesia.

Menteri Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pengenalan Omoda 5E diharapkan dapat menambah terbatasnya merek kendaraan listrik yang tersedia di Indonesia.

Airlangga juga mengisyaratkan kemungkinan insentif pajak bagi Chery, jika produknya memenuhi kriteria penggunaan komponen dan material lokal.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI