Techverse.asia - Royal Enfield Bear 650 resmi diniagakan di Indonesia lewat event Indonesia International Motor Show (IIMS 2026). Model anyar ini menjadi scrambler dengan gaya klasik yang terinspirasi kemenangan bersejarah Eddie Mulder pada kompetisi Big Bear Run 1960 silam, sekaligus memperluas lini motornya di Tanah Air.
Royal Enfield Bear 650 tersedia dalam lima opsi kelir, mencakup Boardwalk White, Golden Shadow, Petrol Green, Wild Honey, dan Two Four Nine. Kendaraan ini dibanderol mulai dari Rp241 juta hingga Rp247,7 juta.
"Bear 650 menyalurkan insting, spontanitas dan determinasi tanpa kompromi yang menjadi DNA scrambler sejati. Motor ini kami buat dikendarai di perkotaan maupun di medan yang menantang," kata Asia Pacific Business Head Royal Enfield Manoj Gajarlawar dalam keterangan resminya kami sadur, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Astra Honda Motor Hadirkan Pengalaman Mobilitas Lengkap di IIMS 2026
Inspirasi Bear 650 berasal dari cerita Mulder, pembalap asal California, Amerika Serikat, yang menorehkan sejarah pada 1960 lalu. Saat itu, Gurun Mojave menjadi lokasi penyelenggaraan Big Bear Run, balapan yang dinilai paling ekstrem pada zamannya. Dia mampu menaklukkan race ini dalam waktu 4 jam 21 menit.
Motor yang ia kendarai adalah Royal Enfield Fury 500CC, sekaligus menjadi salah satu dari 197 pembalap yang sukses mencapai garis finish. Enam dekade berikutnya, semangat tersebut kembali dihidupkan melalui Bear 650. Motor ini dibuat sebagai simbol keberanian, perjalanan, dan kebebasan mengikuti kata hati.

Dari aspek eksterior, Bear 650 mengutamakan DNA scrambler yang kuat, dengan memakai roda belakang berukuran 17 inci dan roda depan 19 inci berprofil tebal dengan pola tapak terbuka, sistem knalpot 2-in-1, rear loop terangkat, ground clearance tinggi, dan papan nomor balap bergaya kompetisi.
Baca Juga: Spesifikasi Royal Enfield Hunter 350: Pertahankan Style Old School
Guna menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, Bear 650 dibekali rangka yang lebih kokoh. Spesifikasi kaki-kakinya, mencakup suspensi depan Showa USD Big Piston Fork 130 mm, serta suspensi belakang Showa Twin Tube RSU 115 mm. Kombinasi ini membuat motor tetap nyaman di aspal, namun juga cocok untuk aktivitas off-road ringan.
Lebih jauh, motor ini menggunakan mesin Twin Platform 650 milik Royal Enfield yang sudah mendapat pengakuan secara global. Tenaga yang dihasilkan Bear 650 sebesar 47 bhp (34,6 kW) pada 7.250 rpm, dan torsi maksimum 56,5 Nm pada 5.150 rpm, membuatnya sebagai model Twin dengan karakter dorongan tenaga yang lebih kuat.
"Kami juga menyematkan peredam tunggal pada Bear 650 yang berfungsi mengurangi bobot kendaraan dan semakin mempertegas tampilan scrambler yang khas," ujarnya.

Selain motor, jenama otomotif asal Inggris ini juga menghadirkan Royal Enfield Genuine Motorcycle Accessories (GMA) di event IIMS 2026. Sejumlah koleksi dan perlengkapan berkendara turut dijual, seperti kaos, aksesori, hingga perlengkapan lainnya.
Baca Juga: Ducati Scrambler Nightshift Hadir dengan Warna Hijau Zamrud
Aksesori tersebut cocok dengan beberapa model sepeda motor seperti Guerilla, Shotgun, dan Classic 650, sementara aksesori khusus untuk Bear 650 bakal segera resmi dirilis di jaringan diler resmi mereka.
Menggabungkan desain klasik, performa yang mumpuni, dan warisan sejarah yang kuat, Royal Enfield Bear 650 bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen pecinta motor model scrambler di Indonesia tahun ini.
"Selama ini kami mengambil inspirasi mendalam dari komunitas dan para pengendara kami yang telah mencatatkan capaian yang luar biasa. Inspirasi Bear 650 ini lahir dari salah satu kisah legendaris tersebut - Eddie Mulder dan Big Bear Run tahun 1960," imbuhnya.
Baca Juga: Royal Enfield All New Himalayan 450 Tampil di GIIAS 2024, Ada 4 Varian