Mobil Lewati Jalan Menanjak? Jangan Lupa Pakai Fitur Hill Hold Control

Rahmat Jiwandono
Kamis 23 Februari 2023, 15:05 WIB
Ilustrasi Hill Hold Control. (Sumber : Istimewa)

Ilustrasi Hill Hold Control. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Membawa mobil di jalanan menanjak seringkali menimbulkan kekhawatiran kendaraan yang dimiliki tidak kuat menanjak atau menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan. Menjawab kebutuhan tersebut, maka penting untuk Anda melengkapi kendaraan dengan Hill Hold Control.

Fitur Hill Hold Control atau disebut juga Hill-Start Assist hadir untuk membantu mobil tetap berhenti saat mengemudi di jalan menanjak. Fitur satu ini penting dimiliki, terutama bagi pengemudi yang sering melewati jalur tanjakan, dapat membantu memulai kembali kendaraannya di tanjakan dengan lebih mudah dan mengurangi risiko kecelakaan. 

Menghentikan mobil selama beberapa detik setelah melepaskan rem, fitur ini membantu pengemudi memiliki waktu memindahkan kaki ke pedal gas tanpa khawatir mobil akan mundur. Dengan begitu, Anda tidak perlu merasa khawatir kendaraan akan tergelincir ke belakang saat mobil dalam posisi menanjak. Karena itu, berikut beberapa alasan mengapa Hill Hold Control penting untuk dimiliki. 

Baca Juga: The All New Lexus RX Resmi Meluncur di Indonesia, Ada 3 Pilihan Powertrains


Kelebihan dan Kekurangan Hill Hold Control

Membantu pengemudi saat memulai kembali kendaraannya saat berada di tanjakan, berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan HHC:

Kelebihan Hill Hold Control

1. Menghindari mobil mundur ke belakang

Kelebihan pertama dari HHC yaitu dapat membantu mencegah mobil bergeser ke belakang saat pengemudi melepas rem ketika berada di tanjakan. Fitur ini membantu pengemudi memindahkan kaki dari rem ke gas tanpa khawatir mobil mundur ke belakang. 

2. Meningkatkan kemampuan pengemudi

Dengan fitur HHC, pengemudi yang masih kurang mahir membawa kendaraannya di posisi tanjakan dapat lebih percaya diri dan nyaman.

3. Mengurangi risiko kecelakaan

Pengemudi dapat lebih mudah mengontrol kendaraannya saat memulai kembali berada di tanjakan. Pasalnya, fitur pengaman satu ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan karena kendaraan mundur ke belakang.

Baca Juga: Cara Mengemudikan Mobil Listrik yang Aman untuk Pemula

Kekurangan Hill Hold Control

1. Fitur HHC termasuk dalam biaya tambahan

HHC merupakan fitur tambahan pada mobil. Dengan begitu, dapat membuat biaya pembelian kendaraan lebih mahal. 

2. Kesalahan sistem

Pada beberapa kasus, HHC dapat melakukan kesalahan deteksi yang menyebabkan mobil tidak bisa berjalan. 

3. Mengurangi pengalaman mengemudi

Pemakaian HHC dapat mengurangi pengalaman pengemudi saat berada di posisi tanjakan. Fitur ini bisa membantu pengemudi ketika menanjak di jalanan terjal dan sempit, karena pengendara tidak perlu lagi memakai teknik kopling gas yang sulit dan berisiko saat kembali menyalakan kendaraannya di tanjakan jalan. 

Fitur ini sangat membantu terutama bagi pengemudi yang masih kurang mahir mengemudi di jalanan menanjak. Meski dibantu fitur HHC, Anda harus tetap mengikuti aturan keselamatan berkendara dan memperhatikan kondisi jalan serta memiliki keterampilan mengemudi yang baik. 

Fitur HHC Tak Hanya Dominasi Mobil Rp200 Juta Saja

Fitur Hill Hold Control saat ini sudah tersedia di berbagai brand mobil yang tersebar di pasaran. Terutama, mobil dengan transmisi otomatis atau CVT.
Adapun beberapa merek mobil seperti Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Nissan, Mazda, Hyundai hingga Kia menawarkan fitur pengaman satu ini untuk beberapa jenis kendaraan lansiran mereka. 

Tak hanya didominasi kendaraan dengan harga Rp200 jutaan saja, fitur Hill Hold Control juga dimiliki beberapa mobil dengan harga di bawah Rp200 juta seperti Suzuki Ignis dan Baleno, Honda Brio, dan Kia Picanto. Meski begitu, ada pula beberapa kendaraan di bawah Rp200 juta yang tidak memiliki fitur satu ini, terutama mobil bekas atau mobil dengan transmisi manual.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.