Apa Saja yang Dilakukan Oleh Pengendara Mobil Dan Itu Dianggap Menyebalkan?

Uli Febriarni
Selasa 21 Februari 2023, 17:42 WIB
mengendarai mobil (Sumber : pixabay)

mengendarai mobil (Sumber : pixabay)

Sebagai pengemudi kendaraan bermotor, khususnya mobil, sulit untuk tidak terganggu dengan kebiasaan pengguna jalan lain.

Sebuah survey terhadap publik Inggris, yang dilakukan oleh laman heydiscount.co. , menunjukkan bahwa 70% dari responden mengaku pernah mengalami kemarahan di jalan raya, selama kehidupan otomotif mereka.

 

hasil survei soal perilaku pengendarahasil survei soal perilaku pengendara (Sumber: heydiscount.co.uk)

 

Dikutip oleh Techverse.Asia pada Selasa (21/2/2023), baik laki-laki maupun perempuan, sama-sama pernah mengalami kemarahan di jalan. Tetapi di antara dua jenis kelamin itu, laki-laki lebih cenderung kehilangan kesabaran di jalan, daripada rekan perempuan.

Sebuah penelitian bahkan mengungkap, pengendara merasa empat kali lebih stres atau cemas, jika pasangannya ada di dalam mobil bersama mereka.

"Setelah lulus tes mengemudi, maka aktivitas mengemudi hampir menjadi kebiasaan. Tetapi setelah beberapa tahun, sadar atau tidak, sulit untuk kita tidak melakukan beberapa kebiasaan aneh yang mengganggu, di sepanjang jalan," tulis laman tersebut.

Masih dari penelitian yang sama, terangkum pula kalau dari 10 kebiasaan mengemudi yang menyebalkan menurut pengemudi Inggris, ada dua yang terburuk; ngebut dan parkir yang buruk.

Perempuan adalah penyebab utama parkir yang buruk, dengan 39% responden perempuan mengakui kebiasaan ini. Sementara itu soal kebut-kebutan, 43% responden laki-laki mengira mereka dapat menyaingi Lewis Hamilton dalam berkendara. Ngebut adalah kebiasaan buruk kaum adam. 

Kalau mau tahu penjabarannya secara lebih mendetail, ada beberapa kebiasaan lain yang dinilai mengganggu pengendara lain di jalan. Berikut daftarnya, kami temukan dari Carmoola.

Menggeber Gas Kendaraan

Kebiasaan menggeber gas tidak hanya membuat orang sangat tidak nyaman, tetapi juga dapat merusak bagian dalam mobil.

Saat menghidupkan mesin, sebetulnya tidak terlalu diperlukan usaha untuk memberi tekanan tambahan dengan menarik gas sangat kuat.

Menggeber gas mesin saat udara dingin, padahal mobil belum dipanasi, itu akan merusak mesin. Penyebabnya, oli mesin tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersirkulasi dan melumasi kendaraan dengan baik.

Memutar Musik Terlalu Keras atau Terlalu Sering Mengganti Lagu

Mengemudikan mobil terasa lebih rileks, bila dilakukan sembari mendengarkan musik. Namun, bila partner kita tidak dapat mendengar apa yang kita katakan di dalam kendaran, itu berarti musik yang diputar terlalu keras.

Bukan hanya mengganggu, tetapi menaikkan volume dapat membuat kita didenda atau kendaraan disita. Pasalnya, mendengarkan musik keras adalah ilegal, jika mengganggu orang lain secara teratur -atau jika menyebabkan kita mengemudi dengan tidak menentu.

Kendaraan Kotor

Kita semua sepakat kalau sejauh ini tidak ada undang-undang khusus, yang melarang menjaga kebersihan kendaraan. Kecuali, jika kondisi itu sudah berpotensi membahayakan keselamatan dan menimbulkan risiko pengendara.

Misalnya, jika kaca depan mobil kita terlalu kotor dan menghalangi pandangan terhadap jalan. Atau plat nomor sampai tak terbaca, karena kotor yang terlalu parah.

Pengereman Mendadak Dan Terlalu Dalam

Pengereman mendadak apalagi yang dilakukan sampai terlalu dalam, dapat merusak rem. Selain itu, membahayakan dirimu dan partner, karena wajahmu atau wajah (bahkan tubuh) mereka akan terdorong ke arah depan. 

Rem bekerja dengan meningkatkan jumlah gesekan antara bantalan dan as roda, bantalan tersebut bisa mengalami keausan. 

Membuka Semua Jendela

Baik pengendara atau penumpang kendaraan tahu bahwa ini adalah tindakan menyebalkan. Yakni, ada satu orang yang berkeras membuka jendela selama perjalanan berlangsung. Padahal penumpang lain kedinginan, dan tidak dapat mendengar apapun saat bercakap-cakap di dalam, karena terganggu suara kendaraan lain yang lewat.

Jika ingin merasakan dinginnya alam terbuka, atau keriuhan di jalanan, maka mengendarai motor adalah pilihan terbaik. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno24 Maret 2026, 18:51 WIB

Apple WWDC26 akan Menyoroti Kemajuan Kecerdasan Buatan

Acara WWDC 2026 Apple dijadwalkan pada 8-12 Juni.
WWDC 2026. (Sumber: Apple)
Startup24 Maret 2026, 18:39 WIB

Cerita Tessa Wijaya dari Xendit Membangun Infrastruktur Pembayaran Global

Usaha rintisan di sektor teknologi finansial ini sudah merambah sampai ke Amerika Latin.
Pendiri startup Xendit Tessa Wijaya. (Sumber: AC Ventures)
Techno24 Maret 2026, 18:28 WIB

Omoway Umumkan Mobility One: Robot dengan Roda yang Serbaguna

Arsitektur yang Dikembangkan secara Mandiri Kini Hadir dengan Berbagai Potensi Skenario Penggunaan.
Omoway Mobility One. (Sumber: Omoway)
Lifestyle24 Maret 2026, 18:09 WIB

Trailer dan Visual Anyar The Beginning After The End Season 2

Anime ini diproyeksikan tayang perdana pada 1 April 2026 di Netflix.
The Beginning After The End Season 2. (Sumber: Crunchyroll)
Techno24 Maret 2026, 15:44 WIB

ASUS ROG Hadirkan 3 Monitor Gaming Strix OLED Terbaru

Monitor gaming QHD 27 inci berkualitas premium menghadirkan performa OLED terbaik dan visual yang menakjubkan.
ROG Strix OLED XG27AQDMG Gen2. (Sumber: ASUS)
Automotive24 Maret 2026, 15:29 WIB

Suzuki e EVERY: Mobil Van BEV Komersial Mini Mengaspal di Jepang

Mobil listrik cocok untuk dijalankan kendaraan operasional bisnis.
Suzuki e EVERY. (Sumber: Suzuki)
Techno24 Maret 2026, 15:15 WIB

Redmi 15 Dibanderol Mulai dari Rp2,29 Juta di Indonesia, Tersedia 3 Warna

Baterai disebut-sebut bisa bertahan selama dua hari.
Redmi 15. (Sumber: Xiaomi)
Lifestyle20 Maret 2026, 13:23 WIB

The Grand Outlet Karawang Hadirkan 100 Merek Terkenal

Surga belanja ini membawa konsep branded, original, affordable.
Pusat perbelanjaan The Grand Outlet Karawang, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)
Techno20 Maret 2026, 12:55 WIB

Apple Mengakuisisi Perusahaan Software Pengeditan Video MotionVFX

MotionVFX menawarkan repositori online berisi efek visual dan grafis gerak untuk beberapa aplikasi pengeditan video.
MotionVFX.
Lifestyle19 Maret 2026, 16:34 WIB

H&M Ingin Membuat Pakaian dari Gas Karbon Dioksida

Agar program ini bisa terwujud, merek fesyen asal Swedia ini menggandeng startup bernama Rubi.
H&M. (Sumber: H&M)