Sejumlah Toko Masih Tawarkan Diskon Sampai Akhir November, Ini Tips Untuk Pemilik Toko Dalam Rayakan Black Friday

Uli Febriarni
Senin 28 November 2022, 22:23 WIB
black friday / freepik

black friday / freepik

Secara harfiah arti dari Black Friday adalah hari Jumat Hitam. Menurut Investopedia, Black Friday adalah hari spesial setelah Thanksgiving dan sebelum Natal yang dirayakan dengan berbelanja dan diskon besar-besaran. Hari jumat ini secara resmi menandakan dimulainya musim liburan Hari Raya Natal dan menjadi hari libur “tidak resmi” bagi banyak karyawan selama beberapa dekade.

Black Friday, seperti namanya, terjadi pada hari Jumat di akhir November. Tahun ini, Black Friday terjadi pada Jumat, 26 November 2021, lalu. Untuk menarik pembeli sebanyak mungkin, banyak pedagang, baik online maupun offline, membuka toko mereka untuk waktu yang lama, dari sebelum fajar hingga larut malam.

Black Friday menjadi tolak ukur kondisi ekonomi negara dan cara termudah bagi para ekonom untuk mengukurnya karena pengeluaran puncak. Para ekonom percaya bahwa, penjualan yang lebih rendah pada Black Friday tahun ini adalah tanda bahwa ekonomi sedang melambat. 

Teori Sejarah Asal-Usul Black Friday

Mengutip berbagai sumber, dari sejarahnya, istilah 'Black Friday' punya beberapa versi. Beberapa di antaranya dianggap mitos.

Black Friday berasal dari krisis keuangan yang parah di negara Paman Sam pada 24 September 1869, sebagai akibat dari krisis komoditas emas. Jay Goul dan Jim Fisk, dua pemodal besar Wall Street yang dikenal cukup nakal, bersekongkol untuk membeli emas sebanyak mungkin. Mereka bekerja sama untuk menaikkan harga komoditas yang diperdagangkan di pasar modal dan hanya akan menjualnya ketika harganya terlalu tinggi.

Namun konspirasi ini akhirnya terbongkar, sehingga menyebabkan harga emas turun dan akibatnya harga saham turun. Saat itulah banyak investor kehilangan uang, dari investor besar hingga investor skala kecil seperti petani yang membeli emas dan saham saham.

Akibatnya mereka terpaksa menjual portofolio mereka dengan harga terendah untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Kisah lain dari Black Friday adalah terkait jual beli budak yang terjadi pada 1800-an. Pada hari setelah Thanksgiving, petani di Amerika Serikat bagian selatan dapat membeli budak dengan harga diskon.

Versi lain dari sejarah Black Friday adalah, soal kekacauan di Philadelphia akibat dari banyaknya turis mengunjungi kota selama liburan Thanksgiving untuk menonton pertandingan American Football antara Angkatan Laut AS dan Angkatan Darat AS.

Meskipun akarnya berasal dari benua Amerika, Black Friday juga telah sampai di Indonesia dan mulai jadi salah satu tradisi belanja.

Sebagai pedagang, tentunya momentum seperti ini perlu disambut dengan persiapan agar dapat berjualan dan mendapatkan untung.

Kami memberikan tiga hal yang harus kalian lakukan saat berjualan di masa Black Friday. Kalaupun terlambat diterapkan sekarang, bisa disimpan untuk Black Friday masa berikutnya!

1. Persiapkan dan Audit Daftar Item

Melansir Hostinger, dengan mengaudit daftar item, kalian bisa menentukan barang-barang apa saja yang akan dipromosikan pada Black Friday dan diskon yang akan diberikan untuk masing-masing produk. Metode yang bisa dicoba adalah kategorisasi item ABC, yaitu mengklasifikasikan barang berdasarkan keuntungan yang diberikannya:
-Item A mencakup produk-produk best-selling, memberikan sekitar 70% dari total penjualan, berjumlah sekitar 20% dari total stok.
-Item B mencakup barang-barang dengan popularitas standar yang memberikan sekitar 25% dari total pendapatan, berjumlah sekitar 30% dari total stok.
-Item C hanya memberikan 5% dari total penjualan, tapi biasanya memiliki stok paling banyak dalam daftar.

Biasanya, diskon untuk item A tidak terlalu banyak, karena barang-barang inilah yang memberikan penghasilan paling tinggi. Jadi, penting untuk sering-sering restock item kalian untuk bersiap-siap jika ada lonjakan permintaan.

Jika produk sumber berasal dari penyedia pihak ketiga, buat estimasi tentang kapan kalian harus menambah item dalam daftar, dan sebaiknya siapkan stok cadangan agar tidak kehabisan dan tidak kehilangan potensi penjualan.

Di sisi lain, kalian bisa menurunkan harga item B dan C secara lebih fleksibel, khususnya jika ingin memberikan ruang yang lebih lega untuk etalase kalian.

2. Buat Kategori Baru

Kalian bisa mencoba menambahkan kategori baru untuk memudahkan pelanggan. Tambahan kategori, tanpa disadari bisa memberikan perhatian secara psikologis bagi pelanggan. Karena memberikan kemudahan dan referensi produk tertentu yang awalnya potensial dibeli, menjadi produk yang harus dibeli pelanggan. 

Berikut beberapa saran kategori produk untuk tokomu:

  • Highlight manfaat/tujuan produk. Misalnya 'Kado Lucu' atau 'Kado untuk Dekorasi Rumah'
  • Kategorikan menurut penerima. Produk yang lebih tertarget seperti 'Kado untuk Orang Spesial' atau 'Kado untuk Kakek/Nenek'
  • Satukan penawaran. Untuk yang memiliki kategori sama, seperti 'Set Kado untuk Keluarga' atau 'Set Kado Perawatan Hewan Peliharaan'

3. Tentukan strategi diskon yang tepat

Retailer dan merek-merek terkenal biasanya memberikan diskon yang sama di seluruh lokasinya selama Black Friday. Ini karena mereka bisa me-restock item langsung secara massal dan bisa memberikan diskon lebih besar, tanpa takut pendapatannya akan turun drastis.

Bisnis online kecil mengandalkan opsi pengiriman gratis, yang cukup menarik bagi banyak pelanggan di seluruh dunia. Luangkan waktu untuk membuat iklan online yang menarik, guna menawarkan diskon terbaik dari tokomu.

Contohnya, Apple menawarkan opsi gratis untuk pengiriman satu hari bagi produk-produk yang lebih mahal, seperti MacBook dan iPad. Sementara itu, device kecil seperti EarPods akan sampai ke pembeli dalam dua hari.

Kode kupon khusus member, juga sering digunakan pada event belanja karena bisa memperbesar basis pelanggan. Karena pengguna harus mendaftar pada milis untuk mendapatkan diskon. Misalnya seperti dilakukan thredUP, mereka melakukan teknik ini dengan menampilkan form email pop-up, yang menjelaskan penawaran ekstra bagi pelanggan apabila mereka mendaftar.

Siap optimasi penjualanmu selama Black Friday berikutnya?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)