Techverse.asia - Samsung baru saja memperkenalkan kacamata pintarnya di acara Galaxy Unpacked di London, Inggris, Rabu (22/7/2026). Mengembangkan konsep yang diumumkan pada Google I/O terbaru, desain baru ini dikembangkan bersama merek kacamata global, Gentle Monster dan Warby Parker.
“Seiring AI yang dinamis membentuk kembali pengalaman mobile, langkah selanjutnya adalah membuat pengalaman tersebut lebih intuitif dan responsif terhadap konteks setiap pengguna,” kata Chief Operating Officer dari Mobile Experience Business Samsung Electronics Won-Joon Choi.
Baca Juga: ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir
Dirancang untuk pemakaian sehari-hari, kacamata pintar ini menggabungkan bingkai yang ringan, profil ramping, dan performa baterai, menawarkan hingga sembilan jam penggunaan dengan sekali pengisian daya dan hingga tujuh kali pengisian penuh tambahan dari casing pengisi daya.
Kameranya terintegrasi menghadirkan konteks visual ke dalam pengalaman AI, sementara cip Snapdragon AR1 Gen12 mendukung performa AI yang dirancang untuk bantuan real-time, dengan interaksi sentuh, konektivitas, efisiensi daya, dan manajemen termal yang dioptimalkan dalam bingkai kacamata yang ringkas.
Sebagai perpanjangan pengalaman Galaxy tanpa menggunakan tangan, perangkat ini memungkinkan pengguna untuk tetap fokus pada momen tersebut. Dikembangkan melalui kerja sama dengan Google, Gemini hadir dalam bentuk perangkat wearable yang familiar, membuat interaksi terasa lebih alami, langsung, dan intuitif.
“Dibangun di atas platform Android XR, kacamata pintar ini memadukan desain kelas dunia dengan bantuan canggih Gemini yang secara alami merespons apa yang pengguna lihat, memberikan bantuan sepanjang hari tanpa perlu memegang perangkat,” terang Presiden Ekosistem Android Google Sameer Samat.
Baca Juga: Kacamata Rayban-Meta Punya Lebih Banyak Pilihan Bingkai dan Warna Lensa
Sameer mengungkapkan, perangkat ini dapat membantu meringkas pesan panjang, membacakan informasi penting, mendukung terjemahan langsung, dan memungkinkan pengguna untuk mengontrol pengalaman dengan interaksi suara atau gerakan sederhana melalui perangkat yang terhubung.
Saat diminta, kacamata pintar ini dapat menangkap apa yang dilihat pengguna, seperti papan tulis atau diskusi rapat, mengatur informasi penting dalam catatan, dan mempermudah peninjauan, berbagi, dan tindak lanjut di kemudian hari.
Selain itu, pengguna dapat meminta panduan berdasarkan lokasi mereka, seperti menemukan rute, menetapkan tujuan, atau memahami apa yang ada di sekitar mereka, sementara terjemahan langsung dapat mendukung komunikasi dalam bahasa lain.
Perangkat ini pun dapat mendukung interaksi lanjutan yang lebih bermanfaat dengan memahami konteks pengguna saat ini dan menghubungkan informasi yang relevan di seluruh tugas, membantu pengguna melanjutkan dari tempat mereka berhenti dengan lebih sedikit pengulangan.
Baca Juga: Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta
Pengguna juga dapat berbagi apa yang mereka lihat selama panggilan atau merekam sudut pandang mereka sendiri, membuat komunikasi lebih langsung sambil tetap membebaskan tangan mereka.
Di sisi lain, kacamata adalah produk fungsional sekaligus pernyataan gaya pribadi. Samsung bekerja sama dengan Gentle Monster dan Warby Parker untuk menciptakan kacamata pintar yang menyeimbangkan desain yang cermat, kenyamanan, dan kemudahan pemakaian sehari-hari.
Dengan menggabungkan keahlian perangkat keras Samsung dengan pendekatan desain khas masing-masing merek, kolaborasi ini menawarkan berbagai gaya yang lebih luas untuk menyesuaikan preferensi, gaya hidup, dan kesempatan yang berbeda.
Baca Juga: Rayneo Air 4 Pro: Kacamata Pintar AR dengan Kemampuan HDR10 Pertama di Dunia
Edisi Gentle Monster menampilkan bingkai ramping berwarna hitam, memadukan bingkai atas lurus dengan tepi bawah yang membulat lembut untuk menciptakan siluet yang halus dan modis.
Sementara, gaya Warby Parker menampilkan garis alis yang sedikit melengkung ke atas dengan warna cokelat pekat, menciptakan bentuk yang halus dan serbaguna yang sempurna untuk pengaturan sehari-hari.
Sepanjang proses desain, Samsung bekerja sama erat dengan mitra produsen kacamata untuk menyempurnakan titik-titik kesesuaian utama seperti dahi dan telinga. Wawasan ini membantu membentuk desain akhir dengan kenyamanan yang lebih baik dan kemudahan pemakaian sehari-hari.