Techverse.asia - Punkt, pelopor ponsel minimalis asal Swiss, kembali dengan model barunya yakni MC03. Gadget baru ini melanjutkan fokus Punkt pada privasi, keamanan, dan minimalisme digital. Di samping itu, MC03 adalah ponsel pintar pertama perusahaan yang dirakit di Eropa, bukan Asia, menepati janji mereka yang dibuat awal tahun ini.
Sebagai informasi, Punkt MC03 adalah smartphone pertama yang dihasilkan dari komitmennya untuk merakit ponsel di Jerman. Perangkat ini dirakit di pabrik di Bocholt milik Gigaset, sebuah perusahaan yang telah memproduksi smartphone di Jerman sejak 2018.
Baca Juga: Jadi Smartphone Pertama yang Ditenagai MediaTek Dimensity 7360 Turbo, iQOO Z10R Rilis di Indonesia
Apabila kamu belum pernah melihat produk smartphone Punkt MP01 atau pun MP02, lini ponsel pintar sederhana minimalis yang menawan dari perusahaan ini. Sementara itu, Punkt MC03 yang baru ini adalah upaya kedua perusahaan guna menghadirkan ponsel pintar layar sentuh yang lebih praktis, setelah MC02 yang dirilis pada 2023 lalu.
Karena masalah yang dialami MP02, Punkt tampaknya mengatasi beberapa kritik tersebut dengan menghadirkan layar OLED selebar 6,67 inci yang lebih modern dengan kecepatan refresh tinggi 120Hz, sangat bagus untuk menampilkan antarmuka pengguna (UI) hitam yang bersih, dibandingkan dengan LCD 60Hz pada MP02.
Punkt MC03 memiliki baterai 5.200mAh yang dapat dilepas dan kamera beresolusi 64MP. Perangkat ini memiliki peringkat IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7300, dan dijadwalkan mendapatkan tiga pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan.
Baca Juga: Nothing Hadirkan Phone 3A Lite, Sistem 3 Kamera dan Cip Dimensity 7300 Pro
Seperti sebelumnya, MC03 itu menjalankan sistem operasi AphyOS yang berfokus pada privasi dan keamanan, dari perusahaan Apostrophy yang juga berorientasi pada privasi, didasarkan pada Android Open Source Project (AOSP). Versi modifikasi pada Punkt MC03 tampaknya mengambil inspirasi dari lini Light Phone.

Tampilan antarmukanya mencakup baris teks yang berdekatan dengan Light Phone untuk pintasan yang paling umum, seperti email, kontak, dan kalender. Punkt MC03 membagi data menjadi dua bagian. Ada The Vault, sebuah enklaf aman untuk aplikasi yang telah diverifikasi oleh Punkt untuk privasi dan keamanan.
Yang kedua, Wild Web, memberi kebebasan untuk memasang aplikasi Android apa pun. Untuk melindungi pengguna saat menggunakan bagian tersebut, ada Ledger, yang digambarkan Punkt sebagai "perlindungan ketat dan terlihat yang memungkinkan kontrol privasi yang mudah."
Mirip dengan pengelola izin Android, Ledger memungkinkan untuk menentukan data, sensor, dan sumber daya latar belakang mana yang dapat diakses oleh setiap aplikasi. Sebagai imbalan atas kerumitan menyetujui dan menolak izin, pengguna mendapatkan kontrol yang lebih bertahap atas data mereka.
Baca Juga: Climeworks: Perusahaan Asal Swiss yang Sedot Karbondioksida dan Disimpan dalam Tanah
Semua aplikasi dari perusahaan Swiss lainnya, Proton, tersedia di The Vault. Itu termasuk Proton Mail, Proton Calendar, Proton Drive, Proton VPN, dan Proton Pass.
Terpisah, Pendiri dan CEO Proton Andy Yen mengatakan bahwa dia berharap kolaborasi ini dapat menambahkan sedikit lebih banyak pilihan ke pasar, memberi pengguna lebih banyak cara untuk mengendalikan data mereka dan mendapatkan kembali privasi mereka.
Pengiriman Punkt MC03 dimulai pada bulan ini di pasar Eropa. Ponsel ini harganya 700 Euro atau sekitar Rp13,7 jutaan. Seperti model-model sebelumnya, MC03 memerlukan langganan. Punkt menyebutnya sebagai pembayaran untuk mempertahankan data pengguna, bukan pembayaran dengan data mereka.
Satu tahun langganan sudah termasuk dalam pembelian si pengguna. Setelah itu, mereka tetap harus membayar 10 Euro atau setara dengan Rp190 ribuan setiap bulannya. Namun, dengan membayar di muka untuk langganan jangka panjang, pengguna dapat menghemat hingga 60 persen.
Baca Juga: Oppo Reno 13 Series Rilis Global, Hadirkan 3 Smartphone Sekaligus














