Canon Luncurkan 3 Lensa RF Terbaru di Indonesia, Cek Selengkapnya

Canon menghadirkan tiga lensa RF baru. (Sumber: Canon)

Techverse.asia - Canon merilis tiga lensa RF terbaru yang terdiri dari RF24-105 f/2.8L IS USM Z, RF200-800mm f/6.3-9 IS USM, dan RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM. Ketiga lensa tersebut punya kelebihan masing-masing sesuai dengan kebutuhan si konsumen.

"Cara memahami kebutuhan para fotografer dan videografer yang memerlukan lensa dengan berbagai opsi focal length," ungkap Canon Business Unit Director PT Datascrip, Iqbal Rifqi Prayoga, Rabu (31/1/2024).

RF24-105 f/2.8L IS USM Z

Lensa ini, memiliki rentang fokus lebar dan kualitas optik yang mumpuni, dan aperture maksimum yang besar. RF24-105mm f/2.8 L IS USM Z memiliki aperture maksimum f/2.8 pada seluruh rentang fokus 24-105mm, dengan kualitas gambar menakjubkan untuk mendukung fotografi resolusi tinggi dan video hingga resolusi 8K.

Pengguna juga dapat menikmati fleksibilitas lebih besar dalam pengaturan komposisi dan eksposur pada beragam subjek, terutama saat memotret dalam kondisi minim cahaya atau membuat efek bokeh.

Pada saat yang sama, lensa ini juga memperkenalkan fitur desain baru yang memenuhi kebutuhan pembuatan video profesional, seperti cincin iris pertama pada jajaran lensa RF, sebuah fitur yang biasanya ditemukan pada lensa sinema Canon.

Baca Juga: Leica Luncurkan Kamera Full Frame Leica Q3: Banyak Fitur Baru dan Lensa Summilux

Fitur ini memungkinkan kontrol aperture yang senyap dan intuitif dengan torsi halus, ideal untuk menyesuaikan eksposur dan efek bokeh selama perekaman video.

Berkat optimalisasi kontrol optik, mekanis, dan elektrik yang baik termasuk penerapan Dual Nano USM yang bisa digerakkan secara individual. Lensa ini juga menawarkan kontrol yang lebih baik terhadap pergerakan autofocus yang cenderung terjadi selama zoom.

Sehingga pengguna dapat menikmati autofocus yang lebih stabil dan konsisten saat melakukan zoom saat proses merekam video atau pengambilan gambar burst kecepatan tinggi.

Ada juga built-in image stabilizer (IS) Optik yang mampu mengoreksi guncangan kamera hingga 5,5 stop dan jika dikombinasikan dengan bodi kamera yang memiliki In-Body IS, performa meningkat hingga 8 stop. Sehingga mampu menghasilkan gambar yang tajam dan stabil, bahkan pada kecepatan shutter speed yang lambat.

Dengan kemampuan dan fleksibilitasnya, lensa ini sangat mumpuni untuk berbagai macam kebutuhan foto maupun video seperti halnya, portrait, event, pernikahan, foto jurnalis, bahkan olahraga indoor sekalipun.

Baca Juga: Nikon Z8: Kamera Mirrorless Full Frame yang Menawarkan Video RAW 8K60p

Tidak kalah penting, lensa ini semakin tangguh karena dilengkapi dengan struktur bodi yang tahan akan debu, cipratan air, serta flourine coating pada elemen depan lensa untuk mencegah goresan, debu menempel dan memudahkan para penggunanya untuk membersihkan elemen depan lensa.

RF200-800 f/6.3-9 IS USM

RF200-800mm f/6.3-9 IS USM merupakan lensa zoom super telephoto mounting RF pertama dari Canon yang memiliki focal length hingga 800mm berukuran portabel. Jika digunakan dengan RF Extender 2x, cakupan lensa diperluas hingga 1600mm (2560mm pada kamera APS-C) cocok digunakan untuk genre olahraga, wildlife dan astrofotografi.

Meskipun memiliki rentang zoom yang menakjubkan, lensa ini hanya memiliki bobot dua kilogram (kg) sehingga memudahkan mobilitas pengguna yang harus bergerak atau berpindah tempat dengan cepat.

Lensa ini juga memiliki built-in IS hingga 5,5 stop yang efektif meredam guncangan kamera yang lebih sering terjadi saat digunakan pada rentang fokus yang panjang, sehingga dapat menghasilkan gambar yang tajam dan stabil hingga 1/20 detik bahkan jika digunakan pada rentang fokus terpanjang 800mm.

Baca Juga: Spesifikasi Hasselblad X2D 100C: Kamera Mirrorless yang Punya Sensor 100 Megapiksel

Dirancang khusus untuk menangkap aksi berkecepatan tinggi, lensa ini dilengkapi dengan Nano USM yang mampu memungkinkan pemfokusan yang cepat dan akurat untuk gambar diam, serta pemfokusan yang halus dan senyap untuk video jika digunakan pada kamera yang kompatibel.

Kontrol yang cepat dan intuitif juga mencakup pengoperasian lensa - selain cincin fokus/kontrol yang dapat disesuaikan, terdapat dua tombol fungsi lensa yang dapat diubah menjadi shortcut untuk mengatur fungsi AF atau kontrol eksposur.

Lensa ini akan selalu diandalkan dalam berbagai jenis lapangan, tidak terkecuali pada lapangan dengan kondisi ekstrim. Meskipun dilengkapi dengan banyak tombol, bodi pada lensa ini sudah dibekali dengan desain dan kontruksi yang dust and weather resistant.

RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM

Berbeda dengan kedua lensa di atas, lensa ini merupakan lensa zoom ultra-wide berukuran ringkas yang dirancang khusus untuk kamera APS-C EOS R. Didesain ringkas dan ringan agar sesuai dengan bodi kamera APS-C EOS R, lensa ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan lensa EF-S dan EF-M.

Baca Juga: Sony ZV-1 II: Kamera Vlogging dengan Lensa Lebar dan Sensor yang Lebih Cepat

Walaupun ringan, lensa ini memiliki rentang fokus setara lensa full-frame dengan rentang focus 16mm hingga 29mm, menawarkan cakupan ultra-wide yang ideal untuk merekam momen saat travelling, hiking, foto pemandangan dan pengambilan gambar di ruang sempit.

RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam dan stabil berkat built-in Optical Image Stabilizer (Optical IS) yang mampu meredam guncangan kamera hingga 4 stop, mengurangi kemungkinan hasil gambar blur bahkan saat menggunakan shutter speed yang lambat.

Bila dipadukan dengan kamera yang memiliki In-Body IS seperti EOS R7, Coordinated Control IS meningkatkan hingga 6 stop.

Meskipun bodinya ringan, lensa ini  mampu menghasilkan kualitas gambar yang melampaui lensa EF-S yang lebih besar mounting RF yang lebih pendek sehingga mengoptimalkan kualitas gambar sekaligus meminimalkan jumlah elemen, menjaga ghosting, aberasi kromatik, dan kualitas warna yang tetap terkendali.

Autofocus pada lensa ini digerakkan oleh STM  tipe leadscrew, yang membuat transisi fokus yang lebih mulus selama perekaman video. Lensa ini juga mendukung Focus Breathing Correction, yang secara digital mengoreksi perubahan sudut pandang yang mengganggu akibat pergerakan fokus saat merekam video.

Baca Juga: Harga dan Spek Fujifilm X-S20, Kamera Mirrorless Entry Level dengan Sensor 26 Megapiksel

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI